Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

LP3BH: Komnas HAM bentuk Tim adhoc, Presiden hentikan operasi militer

April 17, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: admin - Editor: Angela Flassy
LP3BH

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan C. Warinussy - Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Jayapura, Jubi – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan C. Warinussy mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas) segera membentuk Tim adhoc guna menyelidiki peristiwa Pelanggaran HAM Berat di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah yang menyebabkan sembilan orang meninggal dunia.  LP3BH Manokwari menyerukan kepada Presiden untuk menghentikan penghentian segenap bentuk kegiatan operasi militer di Tanah Papua

“LP3BH Manokwari menduga keras perbuatan Pelanggaran HAM Berat sebagai Kejahatan Genosida menurut amanat pasal 9 Undang Undang Pengadilan HAM telah terjadi di Dogiyai serta Kabupaten Puncak saat ini,” katanya dalam rilis yang diterima Jubi Jumat (17/4/2026).

RELATED POSTS

Senator Lis Tabuni kecam keras insiden Puncak yang menewaskan 9 warga

LP3BH duga terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di Dogiyai

Intimidasi warga, LP3BH desak Panglima TNI proses prajurit

Sebelumnya, pada awal tahun 2026, pada saat berlangsungnya masa raya Paskah 2026, terjadi serangan bersenjata yang sistematis terhadap sejumlah warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. “Setelah masa raya Paskah terjadi lagi serangan militer yang sistematis terhadap warga sipil di Kampung Guamo, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah,” katanya.

Menurutnya, serangan militer sistematis yang terjadi pada Senin (13/4) sekitar pukul 05.00 WP, tidak diarahkan pada markas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB), melainkan mengarah kepada kampung dan atau pemukiman warga sipil.

“Ini nyata-nyata merupakan Kejahatan terhadap kemanusiaan (Crime against humanity) sebagaimana diatur dalam Pasal 8 dari Undang Republik Indonesia Nomor: 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM),” tegas Peraih Penghargaan Internasional Hak Asasi Manusia (HAM) John Humphrey Freedom Award Tahun 2005 di Canada.

Seorang anak kecil berusia 5 (lima) tahun bernama Para Walia (5) diduga terkena tembakan di bagian dadanya dan masih dirawat. Sementara terdapat informasi bahwa ada 8 (delapan) warga sipil tewas akibat serangan militer Indonesia tersebut. Mereka yang tewas adalah Wundili Kogoya (36), Kikungge Walia (55), Pelen Kogoya (65), Tigiagan Walia (76), Ekimira Kogoya (47), Daremet Telenggen (55), Inikiwewo Walia (52), dan Amer Walia (77).

LP3BH Manokwari juga mendesak Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (Sekjen PBB) melalui Dewan HAM PBB agar ikut memantau dan terus memberi dukungan advis kepada Komnas HAM RI guna menyelidiki hingga memastikan terdapat peristiwa pelanggaran HAM Berat di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. “LP3BH Manokwari akan senantiasa mengkawal proses penegakan hukum atas peristiwa Puncak dan Dogiyai hingga pelakunya dibawa serta diadili di depan Pengadilan HAM yang adil dan transparan serta memenuhi tuntutan pemenuhan kepastian hukum dan perlindungan keadilan berdasarkan prinsip HAM yang bersifat universal”’ ujarnya.

LP3BH Manokwari menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar segera memerintahkan penghentian segenap bentuk kegiatan operasi militer di Tanah Papua. (*)

Tags: Konflik Bersenjata di PuncakLP3BH ManokwariPenembakan Warga Sipil
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara