Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

FPKPMA: Ombudsmen temukan maladminsitasi pansel kursi pengangkatan DPR Papua

May 11, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
FPKPMA

Forum Peduli Kursi Pengangkatan Masyarakat Adat atau FPKPMA Tabi Saireri menggelar konferensi pers, di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/5/2025) - Jubi/ Larius Kogoya.

Jayapura, Jubi – Forum Peduli Kursi Pengangkatan Masyarakat Adat atau FPKPMA Tabi Sireri menyatakan panitia seleksi atau pansel kursi pengangkatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua diduga melakukan maladministrasi.

Sekretaris FPKPMA Tabi Saireri, Rudolf Hugo Ayomi mengatakan, ini berdasarkan laporan hasil pemeriksaan atau LHP Ombudsman Republik Indonesia atau ORI perwakilan Papua, yang diterima pihaknya.

RELATED POSTS

DAS Sentani sampaikan rekomendasi kepada DPRK dan DPRP mekanisme pengangkatan

Pers dan Ombudsman mesti perkuat kerjasama cegah maladministrasi

Lima Fraksi DPR Papua bantah isu penyalahgunaan dana cadangan Rp44 Miliar

“Ditemukan [dugaan] bahwa pansel telah melakukan maladministrasi dan tindakan korektif Ombudsman terkait pengumuman pansel, serta tindakan korektif terhadap Pj Gubernur Papua agar membatalkan keputusan Gubernur Papua, Nomor : 100.3.3.1/KEP.73/2025, tertanggal 11 Februari 2025 tentang penetapan calon anggota DPR Papua terpilih melalui  mekanisme pengangkatan,” kata Hugo Ayomi dalam konferensi Pers, di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/5/2025).

Rudolf Hugo menjelaskan, ORI perwakilan Provinsi Papua pada Jumat, 09 Mei 2025 telah menerbitkan LHP, Nomor : 0021/LM/II/2025/JPR, tentang dugaan penyimpangan prosedur dalam pelaksanaan proses seleksi calon DPRP periode 2024-2029 oleh pansel.

Katanya, berdasarkan LHP tersebut ORI perwakilan Papua berkesimpulan bahwa ditemukan maladministrasi berupa penyimpangan prosedur oleh pansel dan tindakan korektif ORI perwakilan Papua. Pihaknya pun mengapresiasi kinerja ORI perwakilan Papua.

“Pansel calon anggota DPRP terpilih melalui mekanisme pengangkatan diperintahkan agar melakukan koordinasi dengan Pj Gubernur Papua terkait Pengumuman 7/PANSEL-PP/PU/I/2025, dan Pj. Gubernur Papua direkomendasikan membatalkan keputusan gubernur serta melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri berkaitan dengan proses seleksi calon anggota DPRP mekanisme pengangkatan periode 2024-2029, sebagai upaya penyelesaian perkara ini,” ujar Ayomi.

Ketua FPKPMA Tabi Saireri, Daniel Toto mengatakan pihaknya menguji kebenaran dan hasil kerja pansel melalui pengaduan ke Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Papua didampingi oleh kuasa hukum mereka, dan hasilnya telah keluar.

“Kami sampaikan ke masyarakat umum, mari sama-sama kita menerima hasil keputusan Ombudsman itu. Untuk pansel dan Pj Gubernur, segera memproses dan menindaklanjutinya, agar waktu tidak tertunda,” kata Daniel Toto.

Daniel Toto mengatakan, perlu disampaikan ke publik, tentang proses kursi DPR Papua dan upaya yang telah dilakukan pihaknya selama ini, di antaranya pengaduan ke Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Papua.

“Supaya tidak terjadi berita-berita yang meluas, membias dan mengakibatkan banyak penafsiran tentang penetapan kursi DPR Papua oleh Pansel Provinsi Papua. Kami mendesak Pj Gubernur dan pansel wajib menindaklanjuti hasil pemeriksaan Ombudsman itu untuk mempertanggungjawabkan kerja pansel dan pengawasan tidak benar itu,” ucapnya.

Kuasa Hukum FPKPMA Tabi Saireri, Gustaf R Kawer mengatakan, pihaknya telah menerima LHP dari ORI perwakilan Papua, dan terkait tindakan korektif tersebut, ORI Perwakilan Papua memberikan waktu 30 hari kerja untuk melaksanakan tindakan korektif kepada pansel dan Pj Gubernur Papua, sejak diterimanya LHP dan Ombudsman akan melakukan monitoring perkembangan pelaksanaannya.

“Temuan maladministrasi dan tindakan korektif itu secara hukum mengikat, dan wajib dilaksanakan sesuai ketentuan Pasal 38 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 Tentang Ombudsman Republik Indonesia,” kata Kawer.

Gustaf Kawer mengapresiasi kinerja ORI Perwakilan Papua yang telah bekerja independen melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, sesuai fakta-fakta dan regulasi yang berlaku serta sebagai wujud ketaatan kepada hasil temuan Ombudsman tersebut.

“Kami mendesak Pj Gubernur Provinsi Papua dan Menteri dalam Negeri sesuai dengan kewenangannya membatalkan Keputusan Gubernur Papua, serta melakukan proses seleksi ulang sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Kawer mengatakan, terkait LHP ini memang sebenarnya dari forum mengadu dan melapor dugaan maladministrasi pansel ke Ombudsman. Namun selama proses itu Pj Gubernur Papua dan pansel tidak hadir. Akan tetapi pihaknya sebagai pengadu hadir memberikan keterangan dan bukti-bukti terkait, dan LHP Ombudsman menyimpulkan indikasi kuat adanya maladministrasi.

“Itu ada tindakan korektif dari Ombudsman. Tindakan korektif itu soal pengumuman itu. Ada proses yang salah di situ jadi Ombudsman menghimbau tindakan korektif itu untuk pansel berkoordinasi dengan PJ Gubernur Papua. Dari tindakan korektif itu, Ombudsman meminta kepada PJ Gubernur Papua agar membatalkan SK yang sudah diterbitkan untuk penetapan calon terpilih DPRP Mekanisme pengangkatan,” ujarnya.

Menurut Kawer, Ombudsman meminta Mendagri dengan Pj Gubernur Papua  berkoordinasi terkait dengan proses. Pihaknya berharap dari hasil ini, Pj Gubernur Papua atau Mendagri segera membatalkan SK Gubernur Papua itu, kemudian melakukan seleksi ulang, supaya prosesnya lebih transparan. (*)

Tags: dpr papuaFPKPMAMaladministrasi
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara