Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Tanggapi aksi FMRP, Kepala Kesbangpol: Pemindahan makam Theys permintaan keluarga

May 16, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: CR-8 - Editor: Zely Ariane
Makam Theys

Peserta aksi berkumpul saat membacakan pernyataan sikap di dampingi perwakilan tujuh wilayah adat, di Kantor Bupati Jayapura Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (16/5/2024). - Jubi/CR-8

Sentani, Jubi – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Abdul Hamid Tofir, menyatakan bahwa wacana pemindahan makam Dortheys Hiyo Eluay berasal dari permintaan pihak keluarga. Pernyataan itu disampaikan Hamid Tofir meneruskan pesan dari Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo, yang tidak bisa hadir menemui massa aksi ‘Front Mahasiswa dan Rakyat Papua’ yang menolak pemindahan makam Theys Eluay.

Aksi FMRP berlangsung di Halaman lingkungan Kantor Bupati Jayapura Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (16/5/2024) mulai pukul 10.00 WP. Puluhan massa berkumpul dan mulai berorasi menyampaikan aspirasinya sambil menuntut Pj Bupati Kabupaten Jayapura untuk menghentikan wacana pemindahan makam tokoh pejuang Papua, Theys Eluay.

Massa memegang poster foto mendiang Theys, beberapa lainnya memegang spanduk yang bertuliskan ‘Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Menolak Wacana Pemindahan Makam Dorheys H. Eluay’.

RELATED POSTS

Menolak Lupa: 24 Tahun Hilangnya Aristoteles Masoka, Luka Tak Sembuh di Tanah Papua

MacArthur saja dihargai, kenapa Theys Eluay tidak?

Makam Theys adalah ‘monumen’ memoria passionis rakyat Papua, harus dilindungi

Dalam aksi yang berlangsung hingga pukul 12 siang itu salah seorang orator, Pilipus Robaha menyinggung doa Theys Eluay sebelum ia ditangkap dan dibunuh oleh aparat keamanan Indonesia.

“Saya mau ingatkan, sebelum Theys mati dia bilang: ‘ketika saya ke Surga, kalau ada orang Indonesia disana, lebih baik saya akan lari ke Neraka. Kalau ditanya kenapa? Saya akan jawab, saya tidak mau dijajah lagi di Surga’. Dia bilang, dia akan lari dari surga ke neraka bukan pemindahan makam mendiang Theys ke pemakaman umum,” katanya sembari menirukan ucapan Theys.

FMRP
Salah seorang peserta aksi memberikan orasi terkait penolakan pemindahan makam Theys Hiyo Eluay, di Kantor Bupati Jayapura Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (16/5/2024). – Jubi/CR-8
Salah seorang massa aksi lainnya, Vara Yaba, mengenakan pakaian adat koteka dengan hiasan tubuh seperti biasa yang dilakukan masyarakat adat di wilayah adat Lapago dan Meepago. Ia memegang panah dan busur ditangan sambil berorasi menyampaikan alasan penolakan pemindahan makam Theys.

“Dalam struktur sosial masyarakat adat Tabi itu, Theys sebagai Ondofolo. Ondofolo itu patut dihargai oleh seluruh rakyat, karena itu pemindahan makam sewenang-wenang merupakan tindakan merendahkan harkat dan martabat pimpinan Presidium Dewan Papua itu,” ujarnya.

Koordinator lapangan aksi FMRP Etho Tokoro mengatakan semua massa yang hadir memiliki aspirasi yang sama yakni menolak pemindahan makam Tokoh pejuang keadilan Papua itu dengan alasan apapun.

“Kami tolak pemindahan makam Theys Eluay titik. Dengan alasan menata tata kota sentani, menurut kami tidak masuk akal karena masih banyak yang perlu dibenahi seperti pasar mama-mama Papua yang jualan di jalan-jalan atau jalan rusak, dan sebagainya,” kata Korlap aksi itu.

Menurut Tokoro Theys adalah tokoh adat, dia telah memperjuangkan hak-hak orang Papua yang saat orang Papua maupun non Papua di dunia pemerintahan, birokrasi menikmati hasil perjuangannya yaitu Otsus jilid I dan kini dilanjutkan jilid II itu. Tokoro meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan hal-hal yang lebih besar di Kabupaten Jayapura.

“Kami harap pemerintah memikirkan persoalan yang lebih besar, dan jangan hal-hal yang tidak perlu pemerintah pikirkan begitu. Kasi tinggal makam itu disitu, itu dia punya tempat dan tanahnya Theys Hiyo Eluay,” katanya.

Di hadapan massa Kepala Kesbangpol menyatakan sesungguhnya pemerintah Kabupaten Jayapura tidak ada niat untuk memindahkan makam mendiang Theys, tetapi wacana itu muncul karena ada permintaan keluarga dari Theys kepada pemerintah.

“Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Pj Bupati tidak berniat, tidak punya kepentingan, dan tidak punya kebijakan sendiri memindahkan makam almarhum Theys Eluay. Tetapi permintaan dan lain sebagainya itu bisa dikomunikasikan langsung dengan putra-putri dan anak-anak dari Theys Eluay. Jadi pemindahan makam itu bukan dari kami, ya ini perlu dipahami dengan baik,” ujar Abdul Hamid Tofir.

Menurut Abdul Hamid Tofir, Pj Bupati saat itu tidak ada di tempat, sehingga dirinya dimandatkan untuk menerima aspirasi yang sampaikan FRMP.

“Kami atas nama pemerintah menerima apa yang menjadi aspirasi hari ini. Dan aspirasi penolakan makam Theys itu akan diteruskan kepada pimpinan dalam ini Pj Bupati Kabupaten Jayapura,” lanjutnya.

Puluhan personil Kepolisian Resor Jayapura tampak dikerahkan mengamankan aksi demo tersebut. Aksi berjalan aman meski massa didesak oleh aparat keamanan sampai membacakan pernyataan sikap dan mengakhiri aksi dengan doa sebelum memburkan diri. (*)
Tags: Aksi FMRPFMRPFront Mahasiswa dan Rakyat PapuaMakam Theys Eluayrencana pemindahan makam Theys EluayTheys Hiyo Eluay
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara