Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Pesawat ditembak di Sinak, MRP minta aparat tidak gunakan pesawat sipil

TPNPB nyatakan bertanggung jawab menembak pesawat sipil yang sedang melakukan pengedropan pasukan dan logistik militer Indonesia dari Nabire

July 9, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Syofiardi
Sinak

Bekas tembakan pada baling-baling pesawat Smart Aviation PK–SNH di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak pada Senin (8/7/2024). – Jubi/Dok. Polda Papua

Nabire, Jubi – Juru Bicara TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) Sebby Sambom menyatakan TPNPB Komando Daerah Pertahanan Sinak Brigadir Jenderal (Brigjen) Militer Murib dan Panglima Kodap Mayor Kalenak Murib bertanggung jawab atas penembakan pesawat sipil yang sedang melakukan pengedropan pasukan dan logistik militer Indonesia dari Nabire di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak pada Senin (8/7/2024) pukul 12.40 Waktu Papua.

Sambom mengatakan Manajemen Markas Pusat komnas TPNPB telah menerima laporan resmi dari Mayor Kelenak Murib, Komandan Operasi TPNPB Kodap Sinak, Kabupaten Puncak pada pukul 4 sore.

RELATED POSTS

LP3BH: Komnas HAM bentuk Tim adhoc, Presiden hentikan operasi militer

Senator Lis Tabuni kecam keras insiden Puncak yang menewaskan 9 warga

John NR Gobay: Terkait transmigrasi pemerintah pusat harus hormati UU Otsus Papua

“Kami telah melakukan penembakan terhadap sebuah pesawat sipil pada Senin, 8 Juli 2024 tepat jam 12:40 siang di Bandar Udara Sinak, karena pesawat tersebut sedang melakukan pengedropan pasukan dan logistik militer Indonesia dari Nabire ke wilayah operasi TPNPB di Sinak,” katanya melalui siaran pers yang diterima Jubi.id pada Senin (8/7/ 2024) sore.

Sinak

Ia menyebutkan juga terjadi baku tembak selama dua jam sejak pukul 12.40 sampai 14.00 Waktu Papua.

“Sementara pasukan TPNPB yang sedang melakukan kontak tembak dalam keadaan aman. Namun, kami belum bisa pastikan apakah ada jatuhnya korban dari militer Indonesia atau tidak dan jika ada korban TPNPB Kodap Sinak juga siap bertanggung jawab,” katanya.

Melalui siaran pers itu, TPNPB juga mendesak Presiden Indonesia untuk segera membeli pesawat militer selama melakukan pengejaran terhadap pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan (Kodap) di seluruh Tanah Papua.

“Sebab pengedropan pasukan dan logistik militer dengan menggunakan pesawat sipil telah melanggar hukum humaniter internasional selama perang terjadi di Papua Barat,” ujarnya.

Polda Papua: Pelaku melarikan diri

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo menyatakan pesawat Smart Aviation dengan nomor registrasi PK–SNH dari Distrik Sinak, Kabupaten Puncak tujuan Nabire ditembak oleh yang disebut polisi sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Senin (8/7/2024) sekitar pukul 11.30 WIT (Waktu Indonesia Timur).

Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan pesawat yang dipiloti Capten Riczoin dan Copilot Imam ditembak sebanyak dua kali dan mengenai bagian baling-baling pesawat tersebut.

Sinak
Bekas tembakan pada baling-baling pesawat Smart Aviation PK–SNH di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak pada Senin (8/7/2024). – Jubi/Dok. Polda Papua

“Pesawat jenis caravan… tersebut hendak menuju bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut,” ujarnya.

Ia menyebutkan aparat TNI-Polri yang berada di Bandara Sinak langsung mengamankan Bandara Sinak dan terlihat tiga orang yang disebut polisi sebagai KKB, di mana salah satunya membawa senjata api laras panjang.

“Saat dilakukan pengejaran, tiga orang tersebut telah melarikan diri,” ujarnya.

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengatakan aparat gabungan telah disiagakan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengantisipasi aksi susulan.

“Saat ini aparat gabungan masih bersiaga di TKP dan situasi di Puncak masih relatif aman, kondusif,” katanya.

Akibat kejadian itu pesawat Smart Aviation Air dipastikan belum bisa beroperasi, karena masih akan dilakukan perbaikan sambil menunggu petunjuk dari perusahaan Smart Aviation Pusat di Jakarta.

MRP minta aparat tidak gunakan penerbangan sipil

Ketua Pokja (Kelompok Kerja) Agama Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah Benny Wenior Pakage yang dimintai Jubi.id komentarnya terkait peristiwa penembakan pesawat sipil di Sinak itu mengatakan masyarkat umat Tuhan sudah melaporkan dari lapangan bahwa telah terjadi kontak tembak antara TPNPB dan TNI-Polri.

“Umat Tuhan mengalami ketakutan, akibat penerbangan sipil digunakan untuk mengangkut logistik milik militer,” ujarnya, Selasa (9/7/2024).

Sinak
Suasana penumpang dan aparat setelah insiden serta bekas tembakan pada baling-baling pesawat Smart Aviation PK–SNH di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak pada Senin (8/7/2024). – Jubi/Dok. Polda Papua

Ia memohon agar ke depan penerbangan sipil tidak memuat logistik atau makan-minum aparat keamanan ke daerah Kabupaten Puncak.

“Karena berdampak besar dan masyarakat umat Tuhan yang akan mengalami masalah,” katanya.

Dampak atau masalah besar itu menurut Pakage adalah, jika pesawat sipil tidak lagi beroperasi di wilayah pedalaman maka akan berdampak pada mahalnya harga-harga barang.

“Orang hidup dalam kesusahan, mau berobat dari kampung ke kota nanti susah, dari kota mau naik ke pedalaman susah,” ujarnya.

Menurut penembakan yang dilakukan TPNPB karena TPNPB melihat penerbangan sipil sebagai musuh yang harus ditembak.

“Mohon supaya aparat keamanan juga tidak menggunakan penerbangan sipil mengangkut logistik dan naik ke daerah-daerah konflik untuk melakukan operasi,” katanya. (*)

Tags: Konflik Bersenjata di PuncakKontak tembak TPNPB-TNI/PolriMRP Papua TengahPenembakan Pesawat Sipil
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Polsek Kawasan Bandara Wamena

Polsek Kawasan Bandara Wamena amankan penumpang membawa 12 botol minol

February 3, 2024
B20

Australia hadiri Pertemuan B20

November 12, 2022
Lebanon

Ribuan orang di Brussels tuntut gencatan senjata di Gaza dan Lebanon

October 21, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara