Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Keterbatasan akses menjadi tantangan mengangkat isu perempuan di Tanah Papua

February 13, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
isu perempuan

Tangkapan layar para narasumber diskusi peluncuran Kabar Perempuan dan Microsite Perempuan Timur yang diselenggarakan secara hybrid, Kamis (12/2/2026)

Sentani, Jubi – Jurnalis Jubi, Aida Nursanti Ulim mengungkapkan salah satu tantangan jurnalis perempuan di Papua untuk mengangkat isu perempuan adalah keterbatasan akses, karena luas wilayah.

Aida Ulim mengatakan, situasi inilah yang menyulitkan jurnalis menemui atau mendapatkan narasumber, untuk menulis isu perempuan.

RELATED POSTS

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

Ini disampaikan Aida Ulim saat membagikan pengalamannya sebagai jurnalis perempuan dalam diskusi peluncuran Kabar Perempuan dan Microsite Perempuan Timur yang diselenggarakan secara hybrid (offline dan virtual), Kamis (12/2/2026).

Menurut Aida Ulim, banyak masalah atau isu perempuan di Tanah Papua yang bisa ditulis. Namun keterbatasan akses menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, sangat sedikit narasumber perempuan yang bersuara.

“Kami terbatas dalam akses [terutama] biaya. Apalagi biaya ke luar [daerah] sangat mahal [karena sebagian besar wilayah di Tanah Papua hanya bisa dijangkau dengan transportasi udara]. Lalu, di Papua, khususnya Jayapura, kita mau menulis tentang isu-isu perempuan, narasumber yang mau bicara tentang isu perempuan itu agak susah,” kata Aida Ulim.

Katanya, sejak beberapa tahun lalu di sejumlah kabupaten di Tanah Papua ada warga pengungsi akibat konflik bersenjata antara aparat keamanan dan kelompok pro kemerdekaan Papua.

Dalam situasi ini perempuan menjadi rentan. Namun isu-isu perempuan di daerah rawan konflik dan pengungsian hampir tidak pernah diberitakan oleh media.

“Saya sebagai jurnalis, saya rasakan banyak masalah di [Tanah] Papua, apalagi konflik bersenjata, kami belum mengangkat secara luas masalah perempuan [dampak dari konflik bersenjata] di Tanah Papua karena lokasinya jauh,” ucapnya.

Katanya, di Tanah Papua butuh waktu untuk mendapatkan narasumber yang mau berbicara terkait isu perempuan. Keterbukaan narasumber dalam memberikan informasi juga menjadi salah satu tantangan.

“Di [Tanah] Papua banyak isu yang bisa ditulis, tapi paling banyak yang dilihatnya yaitu terkait isu politik. Sedangkan, isu perempuan masih kurang. Kebanyakan media-media masih banyak yang menulis pada umumnya isu politik, ekonomi, dan lainnya, tapi kalau untuk isu perempuan kayaknya masih kurang sekali,” ucapnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Terasmaluku.com, Insany Syahbarwaty mengatakan pada umumnya di Indonesia Timur, dari 10 narasumber perempuan mungkin hanya satu yang mau berbicara tentang isu perempuan.

Insany mengatakan untuk menemukan narasumber yang berkapasitas, perlu meyakinkan narasumber agar narasumber percaya diri, membangun trust, dan berjejaring.

Katanya, apabila dapat membangun kepercayaan narasumber terhadap jurnalis, dikemudian hari narasumber akan percaya diri dan berani berbicara.

“Saya butuh berhari-hari untuk meyakinkan narasumber untuk membangun kepercayaan dirinya, untuk berani bicara tentang isu sensitif kepada masyarakat. Saya pepetin terus, lalu kesempatan ngobrol, saya nge-lead dia, akhirnya dia berani bicara. Kemudian, saya menulisnya dengan jurnalisme sastrawi yang bahasanya soft dan enak untuk dibaca. Saya kirim ke dia, [ia bilang] kok statement saya jadi bagus begini,” kata Insany. (*)

Tags: Isu PerempuanTanah Papua
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
Suara Perempuan Papua Bersatu
Perempuan dan Anak

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

April 24, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
DP3A Kabupaten Jayapura
Perempuan dan Anak

DP3A Kabupaten Jayapura dorong regulasi perlindungan perempuan dan anak di kampung

March 13, 2026
TPSK
Perempuan dan Anak

Kadis P3A Kabupaten Jayapura: Kasus TPKS harus diproses hukum

March 13, 2026
Perempuan Papua
Perempuan dan Anak

Perempuan Papua di antara kekerasan struktural dan konflik bersenjata

March 10, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara