Sentani, Jubi – Platform Kabar Perempuan dan Microsite Perempuan Timur hadir sebagai ruang untuk jurnalisme perempuan dari Indonesia Timur.
Platform Kabar Perempuan dan Microsite Perempuan Timur diluncurkan secara hybrid (offline dan virtual), di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Kehadiran platform Kabar Perempuan dan Microsite Perempuan Timur merupakan kolaborasi Kabar Makassar bersama Konde.co yang didukung oleh BBC Media Action.
Direktur Kabar Makassar, Hajriana menyatakan peluncuran kedua program tersebut adalah sebuah gagasan besar wujud nyata dari kolaborasi Kabar Makassar, Konde.co, jejaring jurnalis dan komunitas dengan dukungan BBC Media Action.
Menurutnya, kehadiran Kabar Perempuan bukan sekadar platform berita, akan tetapi sebagai wadah bagi gerakan-gerakan perempuan Indonesia Timur. Wadah yang memungkinkan isu-isu perempuan dikawal dengan baik, konsisten, dan perspektif terhadap korban.
Katanya, dalam setahun terakhir pihaknya juga telah melaksanakan beberapa agenda, salah satunya adalah training misinformasi dan disinformasi dalam perspektif gender yang dihadiri oleh jurnalis perempuan dari Indonesia Timur.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Konde.co, Luviana Ariyanto mengatakan ada beberapa hal yang membuat Konde.co menyambut kolaborasi itu saat mengikuti training beberapa waktu lalu.
“Ketika mengikuti training, kami melihat ini disclaimer. Sebagai perempuan [dari wilayah] Indonesia Barat [kami] banyak belajar dari teman-teman perempuan [di wilayah] Indonesia Timur, yang waktu itu mengikuti training. Kami itu tergetar karena teman-teman [jurnalis perempuan di Indonesia Timur] kayaknya hidupnya tidak semudah kami yang ada di barat,” kata Luviana Ariyanto.
Menurutnya, pengalaman jurnalis perempuan di Indonesia Timur mengajarkan mereka mengenai keberanian dan keberpihakan soal Indonesia Timur.
“Ada peristiwa yang membuat kami sedih, Kak Angela Flassy, perempuan dari Papua yang mengatakan bahwa kenapa orang Indonesia peduli pada masalah di luar negeri. Misalnya, pada persoalan Palestina. Kami semua peduli pada persoalan di sana tapi ternyata banyak yang kurang peduli pada persoalan Papua. Jadi, orang tidak mau berdonasi, orang tidak mau bersuara kencang tentang Papua,” ucapnya.
Katanya hal itulah yang membuatnya terhenyak dan merasa berdosa. Moto Konde.co di microsite “Perempuan Timur” itu sebagai pengingat bahwa Indonesia bukan hanya tentang barat, juga timur.
Manajer Program BBC Media Action, Pravita Kusumaningtyas mengatakan setahun terakhir konsen terhadap misinformasi dan disinformasi yang menjadi masalah sosial, bisa mempercepat konflik bahkan melemahkan kapasitas negara.
Untuk itulah pihaknya bekerjasama dengan berbagai organisasi di Indonesia, termasuk Kabar Makassar dan Konde.co guna menanggapi berbagai informasi atau informasi palsu yang beredar di masyarakat.
“Ternyata ada surprise dari Kabar Makassar dan Konde.co membuat sendiri [platform] media dan microsite. Semoga ini bisa jadi trigger untuk suara-suara perempuan di Indonesia Timur agar mendapatkan lebih banyak perhatian dari berbagai pihak,” katanya. (*)










Discussion about this post