Jayapura, Jubi – Kampanye di Bougainville untuk pemilihan pada Kamis (4/9/2025) berakhir pada Selasa (2/9/2025) tengah malam waktu setempat.
Daerah otonom Papua Nugini itu akan menyelenggarakan pemilihan umum untuk parlemennya. Demikian dilansir test.jubi.id dari laman internet RNZ Pasifik, Selasa (2/9/2025).
Rakyat Bougainville akan memilih presiden dari tujuh kandidat dan 45 anggota parlemen dari hampir 400 kandidat, termasuk 34 perempuan.
Kantor Komisi Pemilihan Umum Bougainville menyatakan bahwa hari Rabu akan menjadi hari non-politik menjelang pemungutan suara yang dimulai pukul 08.00 pada Kamis (4/9/2025).
Pemungutan suara hanya berlangsung satu hari dengan menggunakan 544 tempat pemungutan suara yang tersebar di seluruh wilayah, melibatkan lebih dari 3.000 petugas.
Kantor tersebut menegaskan tidak ada ketentuan untuk perpanjangan waktu pemungutan suara setelah pukul 16.00, kecuali jika pemilih terhambat oleh cuaca atau faktor serupa.
Pengamat pemilu yang terlibat relatif sedikit, dengan kelompok kecil dari Yayasan Internasional untuk Sistem Pemilu. Selain itu, terdapat kelompok pemantau dari dalam Bougainville dan dari daratan utama Papua Nugini.
Menurut Yayasan Internasional untuk Sistem Pemilu, lebih dari 238.000 pemilih terdaftar akan memberikan suara mereka untuk memilih presiden, tiga perwakilan perempuan, tiga perwakilan mantan kombatan, dan 38 anggota daerah pemilihan beranggota tunggal yang bersama-sama akan membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Bougainville.
Empat belas perempuan mencalonkan diri untuk tiga kursi yang disediakan khusus bagi perempuan, sementara 20 kandidat bersaing di daerah pemilihan terbuka. (*)











Discussion about this post