Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Pemerintah PNG diminta selesaikan masalah kepemilikan lahan proyek SDA

October 2, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Zely Ariane
Proyek SDA

Pemandangan udara tambang emas Porgera.- Jubi/rnz.com/ Zijin Mining

Jayapura, Jubi – Kekerasan suku yang berasal dari proyek sumber daya alam tidak akan berakhir sampai pemerintah turun tangan dan menyelesaikan masalah yang sudah lama ada.

Hal ini dikatakan seorang akademisi Papua Nugini ilmuwan politik Michael Kabuni kepada rnz.co.nz yang dikutip Jubi.id Rabu (2/10/2024).

RELATED POSTS

Mahasiswa protes pengelolaan sumber daya alam di Tanah Papua

Dana Abadi Papua: Mengubah kekayaan alam menjadi warisan abadi bagi generasi mendatang

KEP2OKP ajak pengusaha muda di Tanah Papua kelola potensi SDA

Dia memberikan komentar menyusul kekerasan mematikan terbaru yang terjadi di lokasi Tambang Porgera di Provinsi Enga.

Kabuni, yang sedang menyelesaikan gelar doktornya di Universitas Nasional Australia dan menjadi staf di Universitas Papua Nugini, mengatakan pemerintah tidak bisa lagi menyerahkan identifikasi pemilik tanah asli kepada perusahaan sumber daya.

“Perusahaan sumber daya alam menugaskan penelitian tersebut untuk identifikasi pemilik lahan, bukan pemerintah,” katanya.

“Perusahaan sumber daya alam terlibat dalam pembayaran konsultan untuk melaksanakan proses identifikasi lahan ini, dan perusahaan sumber daya alam memeriksa laporan ini.  Setelah perusahaan sumber daya alam merasa puas, mereka memberikannya kepada pemerintah,” tambahnya.

Ia mengatakan kepentingan perusahaan sumber daya adalah meraih laba dan memulai proyek secepat mungkin.

“Mengidentifikasi pemilik tanah yang tepat akan memakan waktu yang sangat lama dan mungkin memerlukan biaya yang sangat mahal,” katanya.

“Jadi, menurut saya, mereka tidak bekerja dengan baik, terbukti dari banyaknya kekerasan yang terjadi di sekitar wilayah sumber daya.”

Ia mengatakan tidak ada logika dalam mendelegasikan tugas krusial seperti itu – pemerintah harus menanganinya.

Ia mengatakan saat ini di Porgera, meski terjadi pertikaian suku, “pemerintah dan perusahaan masih berupaya mengidentifikasi pemilik tanah yang tepat”.

“Dan itu memberi Anda gambaran bahwa proses identifikasi pemilik tanah pada tahun 1990-an ketika Porgera mulai beroperasi, mungkin tidak dilakukan dengan benar,” katanya.

Kabuni menunjuk mereka yang bukan penerima manfaat langsung dari royalti tambang tetapi tetap terkena dampaknya. Misalnya, karena airnya tercemar, sehingga mereka akan tertarik.

Terkait apakah pemerintah akan bereaksi dan melakukan apa yang dibutuhkan, Kabuni mengatakan, “kalau pemerintah serius, pasti akan mengambil tindakan, tindakan pre-emptive.

“Saat ini belum ada dan ketakutan saya adalah selama masalah ini masih ada, akan ada potensi terjadinya kekerasan, karena hal itu sudah jelas.”

“Kami telah melihat masalah-masalah ini berujung pada kekerasan [jika] tidak diselesaikan, maka akan ada potensi kekerasan di masa mendatang. Itulah kekhawatiran saya,” tambahnya. (*)

Tags: PNGproyekSumber Daya Alam
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

UPNG
Pasifik

Mahasiswa kedokteran UPNG gelar pameran karier

April 25, 2026
menganyam
Pasifik

Menganyam untuk hidup

April 25, 2026
BBM
Pasifik

Menkeu Kepulauan Marshall memperingatkan tentang stok pasokan BBM

April 25, 2026
Kanaky
Pasifik

Perjalanan berkelanjutan Kaledonia Baru menuju penentuan nasib sendiri

April 25, 2026
Manele
Pasifik

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

April 24, 2026
MoU
Pasifik

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

April 24, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara