Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Opini

Festival Tak Lagi Cukup: Saatnya Munara Wampasi Bicara Iklim dan Ekonomi

July 1, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Alberth Yomo
Festival

Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra ketika menghadiri langsung prosesi adat Snapmor yang digelar oleh warga jemaat Gereja Daud Yosafat Kakur.( Foto : FB Humas Pro_Biak)

Oleh Grace Swarobin Rumaseb*

RELATED POSTS

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

BMKG prediksi cuaca di Kabupaten Jayapura cerah-berawan saat Idulfitri

BMKG prediksi musim kemarau di Tanah Papua mulai Mei

Biak, sebagai wilayah kepulauan yang kaya sumber daya alam, memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, posisinya yang langsung berhadapan dengan Samudra Pasifik juga menjadikan Biak sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, seperti kenaikan muka laut, gelombang ekstrem, dan perubahan pola cuaca yang mengancam sektor perikanan, pertanian, hingga infrastruktur dasar.

Ekonomi Berkelanjutan

Kabupaten Biak Numfor memiliki agenda tahunan berupa Festival Biak Munara Wampasi yang menampilkan beragam atraksi, seperti pondok jualan UMKM, kerajinan tangan dari kelompok mama-mama kampung, pertunjukan budaya seperti Apen Beyeren, snapmor atau panah ikan, tur ke Kepulauan Padaido, serta pertunjukan musik rakyat. Festival ini bertujuan memperkenalkan Biak dengan keunikan alam dan budayanya kepada dunia.

Langkah ini tentu positif sebagai strategi promosi daerah, namun sayangnya belum disertai dengan mekanisme pengelolaan jangka panjang. Padahal, festival hanyalah momentum untuk menarik perhatian nasional dan internasional. Ketika dunia telah menaruh perhatian, seharusnya ada pengelolaan berkelanjutan agar manfaatnya tidak bersifat sementara. Salah satunya melalui langkah strategis dari pemerintah daerah dengan mengundang investor untuk terlibat dalam pengembangan potensi lokal.

Sebagai contoh, Biak memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Potensi ini bisa dioptimalkan dengan melibatkan para nelayan dan mama-mama yang mengelola pangan lokal. Mereka perlu dipersiapkan secara serius melalui pelatihan dan pendampingan selama enam bulan hingga satu tahun untuk menghasilkan produk berkualitas yang akan ditampilkan dalam Festival Munara Wampasi dan mampu menarik perhatian investor. Dengan cara ini, Munara Wampasi tidak lagi sekadar perayaan tahunan, melainkan menjadi pemicu lahirnya ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Selain mempersiapkan produk yang berkelanjutan, penting juga untuk memberikan pelatihan ekonomi kreatif bagi para pelaku usaha lokal yang akan menawarkan produknya kepada investor. Pelatihan ini bisa sesederhana mengajarkan cara meyakinkan investor bahwa produk mereka layak untuk dijadikan investasi, baik dari segi kualitas, nilai budaya, maupun potensi pasar.

Langkah ini bukan hanya meningkatkan kapasitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Dengan demikian, pemerintah secara konkret telah mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8 dan 9, yakni decent work and economic growth serta industry, innovation, and infrastructure.

Masyarakat, Budaya, dan Perubahan Iklim

Pulau Biak mengalami deforestasi sekitar 7% sejak tahun 2000 — termasuk berkurangnya hutan primer sebesar ~2,5% (tandfonline.com, en.wikipedia.org). Secara nasional, Indonesia memiliki sekitar 42 juta orang yang tinggal di ketinggian kurang dari 10 m dpl, yang rentan terhadap erosi dan intrusi air asin, sejalan dengan tren global kenaikan permukaan laut sebesar 3,2 mm per tahun atau lebih (en.wikipedia.org).

Data ini menunjukkan bahwa masyarakat Pulau Biak rentan menghadapi risiko lingkungan nyata, dan Festival Munara Wampasi bisa menjadi platform strategis untuk advokasi iklim berbasis budaya lokal.

Mengangkat tema perubahan iklim dalam Festival Biak Munara Wampasi merupakan langkah penting yang dapat memperluas dampak sosial-budaya acara tersebut. Misalnya, dialog tentang adaptasi tradisional Suku Biak terhadap pasang surut atau pengarusutamaan folklore cuaca (phenological knowledge), yang dapat meningkatkan kesadaran sekaligus merestorasi kebijaksanaan lokal (westpapuavoice.ac).

Festival BMW dapat menghadirkan edukasi dari BMKG (misalnya dalam bentuk pameran) mengenai dinamika perubahan iklim seperti peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, dan potensi gelombang ekstrem. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami kondisi aktual wilayahnya dan mampu mengambil langkah mitigatif maupun adaptif yang tepat.

 

Di samping itu, penyuluhan mengenai pengurangan emisi dan gas rumah kaca juga perlu ditingkatkan untuk mendorong kesadaran terhadap kontribusi individu dan komunitas dalam menjaga lingkungan.

BMKG melaporkan bahwa antara Januari 2014–Desember 2023, muka laut di wilayah Indonesia, termasuk Samudra Pasifik bagian barat, meningkat rata-rata 10 mm per tahun — lebih tinggi dari rata-rata global (4,7 mm per tahun) (en.antaranews.com).

Data satelit dari 2022–2023 menunjukkan kenaikan muka laut global mencapai rekor 0,76 cm per tahun, dengan total kenaikan sekitar 9,4 cm dalam 30 tahun terakhir (sumber data). Tahun 2024 bahkan mencatat kenaikan 0,59 cm, melebihi proyeksi NASA (~0,43 cm/tahun). Wilayah Indonesia — khususnya Biak dan sekitarnya — mengalami kenaikan muka laut yang lebih tinggi, yaitu 10 mm per tahun, dibandingkan angka global yang sekitar 5–7 mm per tahun dalam beberapa tahun terakhir.

Oleh karena itu, Festival BMW tak hanya menjadi peluang pariwisata, tetapi perlu dirancang sebagai platform aksi nyata: menggabungkan edukasi iklim, advokasi perlindungan ekologi, dan kampanye pengurangan emisi. Dengan begitu, festival bukan hanya ruang budaya, tetapi juga ruang mitigasi dan adaptasi iklim yang berkelanjutan.

(*Penulis adalah warga Kota Biak)

Tags: BiakBMKGDampak Perubahan IklimEkonomi LokalFestivalFestival Biak Munara Wampasi
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Sarmi
Opini

IPM Sarmi mandek dan logika pembangunan yang terbalik

April 11, 2026
dana abadi
Opini

Membangun dana abadi Papua untuk beasiswa dengan skema pembiayaan dipercepat

April 8, 2026
Dana
Opini

Triliunan Hilang, Masa Depan Terabaikan: Kisah Dana Abadi Papua yang Tak Pernah Ada

March 25, 2026
Leluhur
Opini

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

March 11, 2026
freeport Papua
Opini

Dana Abadi Papua: Mengubah kekayaan alam menjadi warisan abadi bagi generasi mendatang

March 11, 2026
Damai
Opini

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

March 10, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara