Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

BMKG prediksi musim kemarau di Tanah Papua mulai Mei

March 13, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
BMKG

BMKG merilis prediksi musim 2026/2027 melalui zoom meeting, di Kota Jayapura, Papua, Jumat (13/03/2026) - Tangkapan Layar

Jayapura, Jubi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Klimatologi Papua memprediksi awal musim kemarau di beberapa wilayah di Tanah Papua mulai pada Mei hingg Juni 2026.

Prediksi musim kemarau mulai Mei hingga Juni 2026 itu, berlaku untuk Provinsi Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, dengan puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus 2026.

RELATED POSTS

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

BMKG prediksi cuaca di Kabupaten Jayapura cerah-berawan saat Idulfitri

BMKG prediksi Jayapura dan sekitarnya berpotensi hujan sedang hingga lebat

Kepala Stasiun Klimatologi Papua Sulaiman, mengatakan kini wilayah Papua masih berada pada periode puncak musim hujan yang berlangsung dari Januari hingga Maret.

Namun menurutnya, BMKG telah mulai memetakan kondisi iklim ke depan untuk mengantisipasi datangnya musim kemarau.

“Untuk prediksi awal musim kemarau 2026 diperkirakan mulai terjadi pada Mei hingga Juni di beberapa wilayah Papua,” kata Sulaiman dalam rilis prediksi musim 2026/2027 melalui zoom meeting di Kota Jayapura, Papua, Jumat (13/3/2026).

Ia mengatakan, prediksi musim kemarau ini bertujuan untuk memberikan informasi dan peringatan dini mengenai awal musim, puncak musim, serta sifat musim kemarau yang akan terjadi.

Dengan begitu, pemerintah, sektor terkait, dan masyarakat dapat melakukan persiapan yang lebih baik termasuk dalam pengelolaan sumber daya air dan perencanaan kegiatan.

“Awal musim kemarau diperkirakan mulai terjadi di wilayah Sarmi bagian utara, kemudian meluas ke Kabupaten Jayapura bagian selatan, Keerom, hingga wilayah pegunungan seperti Yahukimo, Yalimo, dan Lanny Jaya,” ucapnya.

BMKG mencatat wilayah Papua memiliki sekitar 30 zona musim dengan karakteristik curah hujan yang berbeda-beda. Secara umum terdapat empat tipe pola hujan di wilayah tersebut.

Empat tipe itu adalah ekuatorial yang mengalami hujan sepanjang tahun, tipe lokal dengan puncak hujan di pertengahan tahun, tipe monsunal dengan penurunan curah hujan di pertengahan tahun, serta variasi pola hujan lainnya sesuai kondisi geografis wilayah.

“Puncak musim kemarau tahun 2026 diperkirakan terjadi pada Agustus di sebagian besar wilayah Papua. Wilayah Papua Pegunungan bahkan diprediksi mengalami durasi musim kemarau yang lebih panjang dibanding wilayah lainnya,” ujarnya.

Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau, seperti kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan.

Informasi prediksi musim ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan rencana antisipasi pemerintah daerah maupun sektor terkait termasuk pengelolaan sumber daya air dan penanganan kebakaran hutan.

Sementara itu, Tim Layanan Meteorlogi Publik Balai Besar MKG Wilayah V Papua, Septiana Monicasari menjelaskan kondisi cuaca di wilayah Papua dipengaruhi berbagai fenomena atmosfer, baik dari skala global, regional, maupun lokal.

Menurutnya, fenomena global seperti El Niño dan LaNiña dapat mempengaruhi curah hujan di Indonesia, termasuk Papua. Selain itu terdapat juga pengaruh regional seperti monsun Asia dan monsun Australia yang turut menentukan pola musim di wilayah ini.

“Dalam beberapa pekan ke depan masih terdapat sejumlah fenomena atmosfer yang aktif, seperti Madden Julian Oscillation atau MJO dan gelombang atmosfer lainnya yang dapat meningkatkan potensi hujan di Papua,” kata Septiana Monicasari.

Selain itu lanjut Septiana, keberadaan siklon tropis di sekitar wilayah Pasifik juga dapat memengaruhi kondisi cuaca di Papua, secara tidak langsung dengan membentuk belokan angin dan daerah konvergensi yang dapat meningkatkan potensi hujan dan angin kencang.

“Interaksi fenomena atmosfer tersebut dapat meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah Papua,” ucapnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah, terutama selama periode musim hujan yang masih berlangsung.

Kemudian menjelang periode mudik dan perayaan Idul Fitri 2026, BMKG juga membuka posko informasi cuaca yang berlangsung sejak 13 hingga 30 Maret 2026.

“Posko itu bertujuan untuk memberikan informasi cuaca secara cepat dan akurat guna mendukung kelancaran transportasi serta keselamatan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” ujarnya.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Papua, Yustus Rumakiek dalam sambutannya pun mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan secara resmi.

Ini dirasa penting, guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, dan gangguan transportasi akibat cuaca buruk.

“Prediksi musim kemarau ini juga untuk memberikan informasi dan peringatan dini mengenai awal musim, puncak musim, serta sifat musim kemarau yang akan terjadi,” kata Yustus Rumakiek.

Informasi tersebut juga diharapkan dapat mendukung sektor pertanian sehingga para petani dapat menentukan waktu tanam dan jenis tanaman yang sesuai untuk mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.

Ia menekankan pentingnya informasi ini dalam mengantisipasi potensi bencana seperti kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan.

Prediksi musim kemarau, diharapkan dapat membantu pemerintah dan berbagai sektor dalam merencanakan pengelolaan sumber daya air secara lebih efisien, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, maupun sektor industri.

“Melalui kolaborasi antar sektor, diharapkan kesiapsiagaan terhadap berbagai risiko tersebut dapat ditingkatkan,” ucapnya. (*)

Tags: BMKGkemarau
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara