Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

85 mahasiswa UIP KKN perdana ke PNG

December 8, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa UIP

Pelepasan Mahasiswa KKN Universitas Internasional Papua atau UIP di, Perbatasan RI-PNG, Senin (08/11/2025).-Jubi/Aida Ulim

Jayapura, Jubi – Sebanyak 85 mahasiswa Universitas Internasional Papua atau UIP melaksanakan kuliah kerja nyata atau KKN perdana ke negara tetangga, Papua Nugini (PNG) selama sepekan.

Para mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di PNG itu dilepaskan secara resmi di perbatasan Republik Indonesia atau RI-PNG, Senin (08/11/2025).

RELATED POSTS

PNG luncurkan pembangkit listrik tenaga gas untuk peningkatkan kesejahteraan Komunitas Hela

Bougainville Merdeka 2027 dan Mengapa PNG Sulit Melepaskan Wilayah Otonomi Ini?

Militer dan Kepolisian PNG Tidak Akan Pernah Lagi Memasuki Wilayah Otonomi Bougainville

Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, bahasa Inggris, pendidikan Antropologi serta Fisika dan Teknologi.

Wakil Rektor II Universitas Internasional Papua, Korinus Waimbo, M.Sc mengatakan program lintas batas negara ini menjadi langkah bersejarah bagi Universitas Internasional Papua dalam mewujudkan visinya sebagai kampus berstandar internasional.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari misi kampus untuk go internasional, karena ada tiga indikator penting untuk menjadi international recognized university.

Pertama adalah bahasa pengantar, yang dimana saat ini kami masih bilingual, yaitu bahasa Inggris yang dipadukan dengan bahasa Indonesia.

Indikator kedua adalah kehadiran mahasiswa asing, pada semester ini UIP sudah memiliki dua mahasiswa asal PNG yang masing-masing di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Antropologi, dan ketiga adalah aktivitas kerja sama internasional.

“Makanya KKN ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara UIP dan Dinas Pendidikan PNG yang disepakati sejek 2023,” kata Korinus Waimbo, M.Sc saat pelepasan mahasiswa.

Menurutnya, alasan memilih Papua New Guinea sebagai tempat KKN para mahasiswanya, karena lokasinya paling dekat, tidak membutuhkan biaya besar dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perbatasan.

Dengan adanya KKN ini diharapkan masyarakat PNG yang ada di perbatasan RI bisa mengetahui adanya akses pendidikan tinggi lebih dekat.

“Lintas batas ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari pengabdian yang sudah dilakukan UIP, sejak masih berada di bawah Yayasan Maga Edukasi Papua, sejak resmi menjadi universitas pada 2022. Ini baru kegiatan pertama yang benar-benar menyeberangi ke PNG,” ujarnya.

Kata selama melaksanakan KKN di PNG, ada dua program utama yang akan dikerjakan mahasiswa yaitu pembangunan fisik dan kegiatan edukatif.

Dalam pelaksanaan kegiatan fisik, mahasiswa akan melakukan pemasangan pelang Kampung dari Wutung hingga Vanimo Town, sebab selama ini batas antarkampung belum jelas sehingga perlu diberi penanda.

Kampung-Kampung yang akan menjadi lokasi KKN mahasiswa adalah UIP adalah Kampung Butung Village, Kampung Musu Village, Kampung Yako, Kampung Waromo, dan Kampung Vanimo/Lido

“Dari 85 mahasiswa ada 15 lainnya menjalankan KKN di Kampung Skouwmabo. Setiap kampung dibagi 14 orang satu kelompok,” ucapnya.

Untuk kegiatan edukatif, mahasiswa akan melaksanakan belajar-mengajar berkolaborasi dengan sekolah-sekolah kampung di sana.

“Harapannya mahasiswa mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta banyak belajar dari masyarakat selama KKN. Kemudian mempererat persaudaraan dua bangsa,” ujarnya.

Selain itu, KKN ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antara Papua dan PNG, karena kedua wilayah ini memiliki banyak kesamaan budaya, bahasa dan hubungan kekerabatan, sehingga mahasiswa UIP diharapkan belajar dari masyarakat lokal PNG tentang sejarah dan budaya setempat.

“Melalui KKN perdana ini kami berharap dapat memperkuat posisi sebagai kampus yang berorientasi global sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” kata Korinus Waimbo.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Janti Anderin mengaku antusias mengikuti KKN ke PNG ini.

“Harapannya saya bisa melaksanakan KKN ini dengan baik dan benar-benar bisa belajar banyak hal dari masyarakat di sini (PNG). Semoga saya bisa mendapat pengalaman baru, bertemu orang-orang baru, dan saling berbagi pengetahuan,” kata Janti Anderin.

Ia, juga berharap KKN ini dapat mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan PNG.

“Semoga KKN ini dapat memperkuat persaudaraan antara Indonesia dan PNG, demi masa depan yang lebih baik bagi kedua negara,” ucapnya. (*)

Tags: KKNMahasiswa Universitas Internasional PapuaPNGUIP
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik
Nasional & Internasional

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

April 24, 2026
DPD
Nasional & Internasional

DPD RI Perwakilan Papua desak penghentian kekerasan dan transparansi penyelesaian konflik

April 21, 2026
Pesta Babi
Nasional & Internasional

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Kabupaten Puncak
Nasional & Internasional

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

April 18, 2026
West Papua
Nasional & Internasional

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026
Komnas HAM
Nasional & Internasional

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara