Jayapura, Jubi – Sebanyak 85 mahasiswa Universitas Internasional Papua atau UIP melaksanakan kuliah kerja nyata atau KKN perdana ke negara tetangga, Papua Nugini (PNG) selama sepekan.
Para mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di PNG itu dilepaskan secara resmi di perbatasan Republik Indonesia atau RI-PNG, Senin (08/11/2025).
Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, bahasa Inggris, pendidikan Antropologi serta Fisika dan Teknologi.
Wakil Rektor II Universitas Internasional Papua, Korinus Waimbo, M.Sc mengatakan program lintas batas negara ini menjadi langkah bersejarah bagi Universitas Internasional Papua dalam mewujudkan visinya sebagai kampus berstandar internasional.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari misi kampus untuk go internasional, karena ada tiga indikator penting untuk menjadi international recognized university.
Pertama adalah bahasa pengantar, yang dimana saat ini kami masih bilingual, yaitu bahasa Inggris yang dipadukan dengan bahasa Indonesia.
Indikator kedua adalah kehadiran mahasiswa asing, pada semester ini UIP sudah memiliki dua mahasiswa asal PNG yang masing-masing di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Antropologi, dan ketiga adalah aktivitas kerja sama internasional.
“Makanya KKN ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara UIP dan Dinas Pendidikan PNG yang disepakati sejek 2023,” kata Korinus Waimbo, M.Sc saat pelepasan mahasiswa.
Menurutnya, alasan memilih Papua New Guinea sebagai tempat KKN para mahasiswanya, karena lokasinya paling dekat, tidak membutuhkan biaya besar dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perbatasan.
Dengan adanya KKN ini diharapkan masyarakat PNG yang ada di perbatasan RI bisa mengetahui adanya akses pendidikan tinggi lebih dekat.
“Lintas batas ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari pengabdian yang sudah dilakukan UIP, sejak masih berada di bawah Yayasan Maga Edukasi Papua, sejak resmi menjadi universitas pada 2022. Ini baru kegiatan pertama yang benar-benar menyeberangi ke PNG,” ujarnya.
Kata selama melaksanakan KKN di PNG, ada dua program utama yang akan dikerjakan mahasiswa yaitu pembangunan fisik dan kegiatan edukatif.
Dalam pelaksanaan kegiatan fisik, mahasiswa akan melakukan pemasangan pelang Kampung dari Wutung hingga Vanimo Town, sebab selama ini batas antarkampung belum jelas sehingga perlu diberi penanda.
Kampung-Kampung yang akan menjadi lokasi KKN mahasiswa adalah UIP adalah Kampung Butung Village, Kampung Musu Village, Kampung Yako, Kampung Waromo, dan Kampung Vanimo/Lido
“Dari 85 mahasiswa ada 15 lainnya menjalankan KKN di Kampung Skouwmabo. Setiap kampung dibagi 14 orang satu kelompok,” ucapnya.
Untuk kegiatan edukatif, mahasiswa akan melaksanakan belajar-mengajar berkolaborasi dengan sekolah-sekolah kampung di sana.
“Harapannya mahasiswa mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta banyak belajar dari masyarakat selama KKN. Kemudian mempererat persaudaraan dua bangsa,” ujarnya.
Selain itu, KKN ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antara Papua dan PNG, karena kedua wilayah ini memiliki banyak kesamaan budaya, bahasa dan hubungan kekerabatan, sehingga mahasiswa UIP diharapkan belajar dari masyarakat lokal PNG tentang sejarah dan budaya setempat.
“Melalui KKN perdana ini kami berharap dapat memperkuat posisi sebagai kampus yang berorientasi global sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” kata Korinus Waimbo.
Sementara itu, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Janti Anderin mengaku antusias mengikuti KKN ke PNG ini.
“Harapannya saya bisa melaksanakan KKN ini dengan baik dan benar-benar bisa belajar banyak hal dari masyarakat di sini (PNG). Semoga saya bisa mendapat pengalaman baru, bertemu orang-orang baru, dan saling berbagi pengetahuan,” kata Janti Anderin.
Ia, juga berharap KKN ini dapat mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan PNG.
“Semoga KKN ini dapat memperkuat persaudaraan antara Indonesia dan PNG, demi masa depan yang lebih baik bagi kedua negara,” ucapnya. (*)










Discussion about this post