Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Ribuan pelajar di Deiyai demo tolak Makan Bergizi Gratis

February 26, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Aryo Wisanggeni G
Demonstrasi Menolak Program Makan Bergizi Gratis

Para pelajar di Kabupaten Deiyai yang berunjuk rasa menolak program Makan Bergizi pada Rabu (26/2/2025) menyerahkan aspirasi mereka kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai. - Dok. Solidaritas Siswa Siswa Kabupaten Deiyai

Nabire, Jubi – Ribuan pelajar di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, berunjuk rasa pada Rabu (26/2/2025). Mereka menolak program Makan Bergizi Gratis atau MBG, dan meminta pemerintah membuat program pendidikan gratis.

Para pelajar yang berunjuk rasa itu siswa berbagai sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK yang tergabung dalam Solidaritas Siswa Siswi Kabupaten Deiyai. Mereka berkumpul dan berunjuk rasa di Lapangan Thomas Adii sejak pukul 08.20 WP, lalu berpawai menuju Kantor Bupati Deiyai.

RELATED POSTS

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

Pemprov Papua Tengah batasi perjalanan dinas untuk efisiensi anggaran

Peredaran narkoba di kalangan pelajar di Kabupaten Jayapura mengkhawatirkan

Koordinator demonstrasi itu, Damianus Dawapa saat dihubungi Jubi melalui panggilan telepon pada Rabu menjelaskan bahwa dalam unjuk rasa itu ia telah membacakan pernyataan sikap Solidaritas Siswa Siswi Kabupaten Deiyai untuk menolak program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. “Program tersebut menjadi sorotan penolakan publik di kalangan rakyat dan pelajar se-Indonesia, khususnya di Provinsi Papua Tengah,” katanya.

Dawapa mengatakan program Makan Bergizi Gratis tidak menguntungkan pelajar di Tanah Papua, dan tidak akan memajukan pembangunan sektor pendidikan. Hingga kini, kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di Papua Tengah belum terpenuhi, namun anggaran Pemerintah Kabupaten Deiyai justru terpangkas efisiensi pemerintah pusat.

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis ini tidak menjamin kemajuan pendidikan dan peningkatan mutu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Dawapa menegaskan pelajar di Deiyai lebih membutuhkan pendidikan gratis yang bermutu ketimbang program Makan Bergizi Gratis. Ia mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai memprioritaskan program sesuai dengan konteks kebutuhan daerah.

Dalam pernyataan sikapnya, Solidaritas Siswa Siswi Kabupaten Deiyai menyatakan menolak pemangkasan anggaran pendidikan Dana Otonomi Khusus Papua untuk membiayai Makan Bergizi Gratis. Mereka juga mendesak Pemerintah Kabupaten Deiyai memperhatikan sarana dan prasaran pendidikan yang dibutuhkan sekolah, demi meningkatkan mutu pendidikan di Deiyai.

Infografis Demo Tolak Makan Bergizi Gratis

Para pelajar itu juga meminta Pemerintah Kabupaten Deiyai membuka program beasiswa yang membiayai pendidikan keguruan, karena kabupaten di Papua Tengah itu masih kekurangan guru. Selain itu, mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten Deiyai membuat perpustakaan di setiap sekolah.

“Kami pelajar se-Kabupaten Deiyai tidak membutuhkan Makan Bergizi Gratis. Yang kami butuhkan adalah pendidikan yang memadai dan gratis. Pemerintah Kabupaten Deiyai harus membenahi sekolah yang kini tidak menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar Dewapa saat membacakan pernyataan sikap Solidaritas Siswa Siswi Kabupaten Deiyai.

Dawapa mengatakan, pihaknya lebih mencintai makanan yang tuhan berikan dari alam Deiyai ketimbang makan siang bergizi gratis dari pemerintah. “Tuhan sudah memberikan alam yang kaya makanan yang berlimpah kepada kami di Deiyai. Saya meminta pemerintah pusat bikin program pendidikan gratis daripada Makan Bergizi Gratis,” katanya.

Ketua Komisi A DPR Kabupaten Deiyai, Yason Edowai menemui para pelajar dan menerima aspirasi mereka. “Setelah menerima aspirasi ini, kami akan sampaikan kepada pemerintah daerah, dan kami akan membahas bersama pemerintah. Setelah itu kami akan kembali mengumumkan [hasil pembahasan itu] kepada para pelajar dan publik,” katanya.

Penjabat Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Deiyai, Melianus Pakage mengatakan pihaknya menerima aspirasi para pelajar itu. “Terima kasih adik-adik pelajar yang datang menyampaikan aspirasi. Saya berpesan agar generasi muda terutama pelajar dapat membaca buku sebanyak banyaknya. Saya pesan generasi muda harus membaca buku lagi, bukan baca status di media sosial,” katanya.

Pakage mengatakan program pemerintah dan kebutuhan masyarakat harus dipahami sama-sama, baik pemerintah dan masyarakat. “Ini antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat, ini harus menjadi landasan pemikiran ke depan, terutama bagaimana kami rembuk untuk menyatakan sikap kami,” katanya.

Pakage menjelaskan kepada para pelajar bahwa Makan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah pusat, sehingga Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak bisa menghapuskan program itu. “Kalau [itu] Pemerintah Kabupaten Deiyai punya program, ya [bisa] hari ini kami bilang sudah kami hapus, kami tiadakan. Tapi ini program pemerintah pusat,” katanya. (*)

Tags: DemonstrasiEfisiensi AnggaranMakan Bergizi GratisPelajarUnjuk Rasa
ShareTweetSendShareShare
Aryo Wisanggeni

Aryo Wisanggeni

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara