Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Pemprov Papua Tengah diminta bentuk tim investigasi untuk Intan Jaya

October 31, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Pes Yanengga - Editor: Arjuna Pademme
Papua Tengah

Puluhan mahasiswa asal Intan Jaya yang didampingi LBH Papua menyerahkan pengaduan terkait kasus yang menewaskan belasan orang di Intan Jaya kepada Komnas HAM perwakilan Papua, di Jl. Soa Siu Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara, Papua Kamis (30/10/2025).-Jubi/ Pes Yanengga

Jayapura, Jubi – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM perwakilan Papua meminta Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Tengah membentuk tim investigasi, untuk menginvestigasi penembakan yang menewaskan belasan orang di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada 15 Oktober 2025 lalu.

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan pembentukan tim investigasi oleh Pemprov Papua Tengah, penting untuk penegakan  hak asasi manusia.

RELATED POSTS

Pemprov berharap program kerja pemuda Katolik Papua Tengah menyentuh masyarakat

Pemprov Papua Tengah salurkan bantuan untuk warga Puncak

Gubernur Nawipa ingatkan agar raperda tidak hanya daftar tanpa realisasi

Pernyataan itu disampaikan Ramandey, usai menerima laporan pengaduan dari puluhan mahasiswa di Kantor Komnas HAM Papua di Jalan Soa Siu Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara, Papua, Kamis (30/10/2025).

Para mahasiswa itu merupakan perwakilan keluarga korban belasan orang meninggal dunia dalam operasi Satuan Tugas atau Satgas Rajawali I, II Habema dan Satgas 712/WT di Kampung Soanggama Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua Tengah.

“Demi penegakan hukum Hak Asasi Manusia atau HAM di [Tanah] Papua, kami minta gubernur, bupati, DPR provinsi, dan MRP (Majelis Rakyat Papua) Provinsi Papua Tengah segera membentuk tim investigasi bersama untuk mengungkapkan kasus yang menewaskan 11 orang di Intan Jaya,” kata Ramandey kepada Jubi.

Katanya, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Intan Jaya pada masa kepemimpinan Natalius Tabuni, juga telah membentuk tim kemanusiaan, yang terdiri dari pemda, gereja, tokoh agama serta masyarakat.

“Pihak TNI kebiasaan menyebut sekian orang ditembak, tapi dia tidak sebut nama-nama secara lengkap [dengan alat bukti], sama hal Satgas Habema menyebut 15 orang tertewas [merupakan anggota TPNPB-OPM],” ujarnya.

Menurutya, pihak TNI perlu diingatkan dan negara wajib memberikan kepastian hukum serta rasa aman terhadap warga negara. Akan tetapi dalam pelaksanaan, operasi militer harus terukur, jangan brutal, Komnas HAM perwakilan Papua pun menilai kasus di Intan Jaya merupakan operasi brutal.

“Mengapa? Karena personil militer Indonesia dilatih. Kita punya fasilitas yang cukup lengkap, misalnya oprasi di wilayah permukiman, bagimana bisa, karena disitu dihuni ada kelompok rentan dan itu berpotensi melakukan pelanggaran,” ucapnya.

Sementara itu, Tim LBH Papua, Raindhart Mur mengatakan pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat dalam peristiwa Intan Jaya, untuk mendapat kepastian hukum dan rasa aman.

“Untuk itu, kami minta pihak pemerintah Papua Tengah membantu dalam pengungkapan kasus yang menewaskan belasan orang meninggal dunia,” katanya.

Katanya, LBH Papua akan menyurati Pemerintah Kabupaten Intan Jaya untuk proaktif melihat peristiwa tersebut, sebab pemerintah merupakan representasi masyarakat, sehingga wajib memberikan kepastian hukum dan rasa aman terhadap warga sipil. (*)

Tags: Kabupaten Intan JayaPemprov Papua TengahTim Investigasi
ShareTweetSendShareShare
Pes Yanengga

Pes Yanengga

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

TPNPB, Konflik Bersenjata, Paniai

seorang ibu tewas dan dimutilasi, delapan warga lainnya tertembak di Pamebut, Distrik Yugumuak

March 6, 2023
DPRK Tolikara

Puluhan anggota DPRK Tolikara ikut penguatan kapasitas

May 12, 2025
friendly game

Friendly game Papua Indonesia vs Hekari United FC, 18 dan 19 Agustus di Stadion Lukas Enembe

August 1, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara