Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

GMKI Nabire kecam tindakan tak terukur aparat nonorganik di Intan Jaya

October 20, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Angela Flassy
Intan Jaya

Ketua GMKI Nabire Firgo Jitmau saat wawancara di Nabire, Papua Tengah pada Senin (20/10/2025). Jubi/Larius Kogoya

Nabire, Jubi – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia atau GMKI Nabire mengecam keras tindakan tak terukur oleh aparat militer non organik dari Satuan Tugas atau Satgas Rajawali I, II Habema dan Satgas 712/WT yang menewaskan 15 orang dalam operasi ke kampung Soanggama Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah (15/10/2025). Sebagian besar adalah masyarakat sipil.

“Jadi ini sudah melanggar nilai kemanusiaan. Kami harap operasi-operasi yang dilakukan kedepannya harus terukur dan tepat sasaran. Tidak bisa sembarangan begitu, tolong supaya harus sesuai dengan sasaran,” kata Ketua GMKI Nabire Firgo Jitmau kepada Media di Nabire Papua Tengah pada Senin (20/10/2025).

RELATED POSTS

Batik Air resmi beroperasi di Papua Tengah

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

Pemprov Papua Tengah berharap RKPD Nabire solusi kebutuhan masyarakat

Firgo Jitmau meminta pemerintah daerah perlu memberi perhatian atas peristiwa ini, misalnya dengan membentuk tim investigasi supaya mengungkap kebenaran sesuai fakta lapangan.

“Papua Tengah hari ini di wilayah pegunungan ini menjadi kacau karena teman-teman dari militer ini melakukan serangan-serangan yang tidak tepat sasaran sehingga banyak masyarakat sipil berguguran juga,” ujarnya.

Ketua GMKI Nabire itu mengatakan pihaknya juga mengecam tindakan TPNPB OPM yang melakukanpembunuhan warga sipil yang tidak bersalah. Menurutnya apa yang terjadi di Nabire itu rentetan dari konflik di Intan Jaya. Konflik ini tidak akan berakhir sehingga memerlukan cara lain menangani konflik di tanah Papua ini.

“TNI-POLRI silakan lakukan apa yang menjadi tujuan kalian, tapi dengan cara-cara yag profesional. Tidak bisa sembarangan seperti yang sudah terjadi yang membabi buta, kita bilang itu tidak manusiawi yang terjadi di Intan Jaya maupun di Nabire Barat,” katanya

Firgo mengatakan, pihaknya tidak memiliki kepentingan untuk membela aparat militer maupun TPNPB. Ia menegaskan, yang diinginkan adalah Papua yang aman dan damai. Firgo juga menyatakan bahwa pihaknya menerima setiap perubahan yang terjadi di tanah Papua, baik terhadap manusia maupun pembangunan yang berlangsung..

“Harapan kita Papua yang damai sehingga ada solusi seperti dialog harus dilakukan supaya menemukan jawaban dan solusi yang lebih baik mengakhiri konflik ini,” katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu, (18/10/2025), Dekan Dekenat Moni – Puncak Jaya, Keuskupan Timika, Pastor Yance Wadogoubuy Yogi mengutuk pelaku pembunuhan yang menewaskan sejumlah warga sipil dan anggota TPNP-PB OPM Intan Jaya di distrik Hitadipa itu.

“Saya pimpinan agama Katolik di Dekenat Moni – Puncak Jaya mengutuk sekeras-kerasnya kepada pelaku yang menewaskan warga sipil,” ujar Pastor Yance Yogi.

Menurut Pastor Yogi, jika hendak saling menembak harus sesama pihak yang memiliki senjata atau bagi yang saling bermusuhan, namun tak dibenarkan jika warga sipil yang dianggap sebagai bagian dari musuh sehingga seenaknya menghilang belasan nyawa manusia dalam sekejap saja.

“Kalau baku tembak itu kalian yang sesama oknum yang pegang senjata saja, jangan sekali-kali habisi nyawa warga sipil. Ini sangat disayangkan dan saya kutuk keras kepada pelaku penembak,” ujarnya.(*)

Tags: GMKIKabupaten Nabire
ShareTweetSendShareShare
Angela Flassy

Angela Flassy

Related Posts

Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026
Warga Kembru
Meepago

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
Puncak
Meepago

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026
Puncak
Meepago

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara