Sentani, Jubi – Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua menyelenggarakan lomba Gema Takbir Keliling untuk menyemarakkan persatuan menyambut Idulfitri, Jumat (20/3/2026) malam.
Lomba Gema Takbir Keliling itu diikuti puluhan peserta dari sejumlah masjid di Sentani dan sekitarnya.
Rute yang dilewati dimulai dari halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani menuju Kantor Basarnas lanjut ke pertigaan jalan Genyem, dan kembali ke Masjid Al-Aqsa.
Ketua Panitia, Sulhan mengatakan Gema Takbir Keliling ini merupakan agenda rutin tiap tahunnya, untuk menyambut hari kemenangan.
“Takbir keliling ini bukan hanya menandakan hari raya umat Islam, tetapi tujuannya [menumbuhkan] kebersamaan dan mempersatukan khususnya untuk umat Islam, dan [umumnya] untuk semua umat lainnya yang ada di Indonesia,” kata Sulhan, Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan, kriteria penjurian berdasarkan aspek kekompakan lantunan takbir, kreativitas maskot/kendaraan hias, serta adab/kesopanan peserta dan ketaatan pada ketertiban lalu lintas selama rute berjalan.
Ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqsa, Taufiq Muhammad mengatakan kegiatan tersebut melibatkan seluruh perwakilan dari masjid yang ada di Kabupaten Jayapura.
“Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti sekitar 40 hingga 50 peserta dari perwakilan masjid-masjid,” ucap Taufiq Muhammad.
Ia menambahkan, agar kegiatan takbir keliling ini berjalan lancar dan tertib, maka diperuntukkan untuk pengguna roda empat atau lebih.
“Sebagian [pengguna roda empat itu] ada yang mengikuti lomba yang mana telah ada juri yang disiapkan dalam setiap titik,” katanya.
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri menyampaikan salam hormat dan apresiasi dari bupati dan wakil bupati Jayapura untuk semangat partisipasinya dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, lomba Gema Takbir Keliling ini bukan hanya pertanda telah menunaikan puasa sebulan lamanya, tapi simbol persatuan dan menjaga kedamaian di Kabupaten Jayapura.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kesejukan untuk menyebarkan semangat persaudaraan, persatuan, dan toleransi,” ujarnya.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius Helan untuk mendukung kegiatan tersebut, pihaknya melibatkan 207 personel yang terdiri dari TNI/Polri,Senkom, RAPI, dan juga para pemuda.
Ia berharap, pawai malam takbiran tersebut berjalan aman dan lancar.“Harapannya pawai ini menciptakan kerukunan beragama yang luar biasa di Kabupaten Jayapura,” kata Dionisius Helan. (*)











Discussion about this post