Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

March 19, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Kebutuhan pokok

Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua pada Kamis (19/03/2026).-Aida Ulim

Jayapura, Jubi – Harga cabai di pasar tradisional di Kota Jayapura, Papua melambung hingga dua kali dari harga sebelumnya, menjelang perayaan Idulfitri 2026.

Di Pasar Baru Otonom di Kotaraja dan Pasar Youtefa Distrik Abepura, harga cabai rawit yang sebelumnya Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, kini meroket menjadi Rp180 ribu.

RELATED POSTS

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

Philipus Sanyi, warga Injros yang punya bagan di Teluk Youtefa

Begitu pula dengan harga cabai keriting yang sebelumnya Rp100 ribu per kilogram kini menyentuh harga Rp180 ribu per kilogram dan cabai panjang sebelumnya Rp60 ribu per kilogram, naik hingga Rp80 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Youtefa, Nurul mengatakan kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Selain cabai, harga bawang putih dan bawang merah juga cukup tinggi.

“[Sekarang harga] bawang putih Rp60 ribu dan bawang merah Rp70 ribu per kilogram [padahal sebelumnya bawang putih Rp50 ribu per kilogram dan bawang merah Rp40 ribu per kilogram]. Kalau kebutuhan pokok lain masih relatif sama,” kata Nurul kepada Jubi di Pasar Youtefa, Kamis (19/03/2026).

Katanya, harga daging ayam juga mengalami kenaikan menjelang hari Idulfitri. Harga daging ayam kini Rp65 ribu hingga Rp90 ribu per ekor. Sementara, telur ayam dijual per rak isi 30 butir mulai dari Rp56 ribu hingga Rp85 ribu.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok ini dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idulfitri, serta distribusi barang yang belum sepenuhnya lancar.

Ia berharap pemerintah dapat melakukan langkah pengendalian, agar harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Karena kalau terlalu mahal, minat orang untuk beli itu berkurang. Untungnya [sekarang] orang persiapan hari raya jadi orang banyak yang belanja,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan pedagang di Pasar Baru Otonom, Andre. Ia menyebut kenaikan paling mencolok hanya terjadi pada cabai, sementara komoditas lain masih cenderung stabil.

“Yang naik sekali itu cabai. Cabai keriting sekarang Rp180 ribu per kilogram, sedangkan cabai panjang Rp80 ribu. Sebelumnya cabai keriting masih di kisaran Rp100 ribu,” kata Andre.

Andre menambahkan, beberapa bahan pokok lain seperti beras dan minyak goreng tidak mengalami perubahan signifikan. Harga beras masih berada di kisaran Rp19 ribu per kilogram.

Sementara itu, seorang pembeli, Risma mengaku kenaikan harga cabai cukup memberatkan, terutama menjelang hari raya karena kebutuhan semakin meningkat.

“Harga cabai mahal sekali sekarang, sampai Rp180 ribu. Padahal kebutuhan jelang Lebaran pasti meningkat. Semoga bisa segera turun,” kata Risma. (*)

Tags: CabaiIdulfitriKota Jayapura
ShareTweetSendShareShare
Arjuna Pademme

Arjuna Pademme

Related Posts

Uncen
Ekonomi

Mahasiswa Uncen olah pisang raja jadi ‘Royal Bananique’, belajar bisnis dari bangku kuliah

March 30, 2026
Hotel
Ekonomi

Restoran hotel di Jayapura ramai pengunjung selama Ramadan

March 20, 2026
kas Keliling
Ekonomi

BI Papua gelar tiga kali kas keliling ke wilayah 3T

March 13, 2026
Pembangunan Ekonomi
Ekonomi

Pembangunan ekonomi di Papua Tengah mesti berbasis kekuatan lokal

February 26, 2026
Universitas Ottow Geissler
Ekonomi

Universitas Ottow Geissler bentuk pusat inkubasi penggerak usaha rintisan

February 26, 2026
telur
Ekonomi

Stok dari luar kosong, harga telur lokal naik hingga Rp80 ribu per rak

December 24, 2025

Discussion about this post

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara