Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Mengangkat potensi pangan lokal melalui seminar dan pameran

December 16, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
Pangan Lokal

Suasana tanya jawab dalam seminar dan pangan lokal yang digelar oleh Universitas Ottow Geissler di salah satu hotel di kawasan Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa (16/12/2025). -Jubi/Fitri Ramadhani

Jayapura, Jubi – Potensi pangan lokal menjadi topik pembahasan utama dalam seminar dengan tema “Dari Bumi Cenderawasih untuk Indonesia: Menggali Potensi, Meningkatkan Nilai, Mewujudkan Kemandirian Pangan” di salah satu hotel di kawasan Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa (16/12/2025).

Selain seminar, ada pula pameran pangan lokal yang digelar di kampus Ottow Geissler Papua, Rabu (17/12/2025).

RELATED POSTS

Es krim sagu buah merah dari bahan pangan lokal gunung dan pesisir

Pameran Universitas Ottow Geissler hadirkan produk pangan lokal

Potensi pangan lokal adalah kekayaan alam dan identitas

Seminar dan pameran ini diselenggarakan Universitas Ottow Geissler Papua bekerjasama dengan Samdhana Institute menggelar seminar dan pameran untuk mengangkat potensi pangan lokal.

Ketua Panitia, Paulus Mandibondibo mengatakan seminar itu digelar, karena melihat kondisi pangan lokal di Papua yang seperti sagu dan lainnya, mulai terabaikan.

“Kami melihat [kegiatan] ini penting untuk mengangkat kembali pangan lokal di Papua untuk mempunyai nilai jual yang tinggi,” kata Paulus Mandibondibo saat seminar.

Menurutnya, kegiatan itu sebagai bentuk dukungan Universitas Ottow Geissler untuk mendukung pemerintah dalam pengendalian inflasi.

“Bukan hanya bantuan beras dari pemerintah, tetapi kami juga mau angkat kemandirian pangan lokal di Tanah Papua,” ucapnya.

Katanya, kemandirian pangan lokal menjadi pekerjaan rumah bersama berbagai pihak, baik akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pemerintah. Karena itu, seminar seperti ini direncanakan menjadi agenda tahunan untuk mendorong kemandirian pangan lokal itu.

“Kami, Universitas Ottow Geissler Papua sebagai universitas swasta di Jayapura, kami ikut berpartisipasi dalam pembangunan melalui promosi lokal yang ada di masyarakat dalam berbagai sektor yang berpotensi untuk mensejahterakan masyarakat dan memberi manfaat PAD bagi pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, staf ahli Gubernur Papua, Triwarno Purnomo menyampaikan apresiasi dari Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri terhadap seminar tersebut.

“Bapak Gubernur Provinsi Papua menyambut baik dan mengapresiasi sekali lagi kepada Universitas Ottow Geissler khususnya Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan yang menginisiasi kegiatan ini,” kata Triwarno Purnomo dalam sambutan mewakili gubernur Papua.

Katanya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.

“Kita butuh riset, kita butuh inovasi, kita butuh pengembangan teknologi tepat guna (TTG) dan juga kita butuh peningkatan kesadaran dari generasi muda mengkonsumsi pangan lokal,” ucapnya.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua, Sarah Kafiar (21 tahun) mengatakan sebagai generasi penerus perlu menjaga dan melestarikan pangan lokal.

Menurutnya, bukan hanya itu, pangan lokal perlu dikelola dengan baik, dari bahan mentah menjadi produk olahan supaya bernilai ekonomi. (*)

Tags: pameranpangan lokalSamdhana InstituteSeminarUniversitas Ottow Geissler Papua
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara