Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Mahasiswa Tanah Papua sepakat membentuk AMPPTAP

October 7, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Pes Yanengga - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa Tanah Papua sepakat membentuk AMPPTAP

Sejumlah mahasiswa usai diskusi terkait masuknya PSN di beberapa daerah di tanah Papua, berlangsung di Asrama Nayak III, Kota Jayapura, Papua, Senin (6/10/2025).- Jubi/ Pes Yanengga

Jayapura, Jubi – Mahasiswa dari berbagai daerah di Tanah Papua sepakat membentuk Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua atau AMPPTAP, untuk memperjuangkan perampasan tanah adat dan militerisme.

Kesepakatan membentuk AMPPTAP ini berawal dari diskusi terkait dampak dan perkembangan PSN di beberapa daerah di Tanah Papua yang digagas, Himpunan Mahasiswa pelajar Jayawijaya atau HMPJ di Asrama Nayak III, Kota Jayapura, Papua, Senin (6/10/2025) malam.

RELATED POSTS

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap sengketa tapal batas di Kapiraya

Mahasiswa Papua tolak Otsus dan desak penarikan militer dari Tanah Papua

Dua mahasiswa Papua di Makassar diintimidasi OTK

Solidaritas AMPPTAP dibentuk untuk menyuarakan aspirasi masyarakat adat terkait deforestasi hutan yang dilakukan pemerintah pusat melalui proyek strategis nasional atau PSN, di beberapa daerah di Tanah Papua.

Koordinator Umum AMPPTAP, Vara Iyaba mengatakan pihaknya membentuk Front AMPPTAP untuk merespon dan menyuarakan isu deforestasi yang masif di Tanah Papua

“Kami akan terus mengkonsolidasi [dan] membangun kekuatan bersama untuk melawan segala bentuk kejahatan, front AMPPTAP akan berupaya dengan mahasiswa di beberapa daerah yang mengalami masalah yang sama terkait deforestasi,” kata Vara Iyaba.

Menurutnya, Front AMPPTAP akan membangun konsolidasi kepada mahasiswa di sejumlah daerah yang mengalami masalah yang sama akibat deforestasi hutan dan tanah adat

“Beberapa waktu ke depan, Front AMPPTAP akan menggelar aksi di kota Jayapura untuk menolak segala bentuk upaya untuk merampas sumber daya alam di tanah Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Korlap atau Wakorlap AMPPTAP, Kamus Bayage mengatakan segala bentuk upaya terutama PSN yang dilakukan pemerintah pusat tidak melibatkan masyarakat adat yang mendiami wilayahnya sejak lama.

“Membaca situasi di Papua terkait PSN, kami melihat [upaya] pemerintah melibatkan pemuda atau tokoh masyarakat adat adalah ilegal, karena mereka yang masuk dalam berbagai pertemuan membahas tanah, bukan berasal dari masyarakat adat setempat. Banyak yang mengatas namakan masyarakat adat,” kata Bayage.

Pemerintah pusat dan daerah diminta agar melibatkan seluruh masyarakat adat, sebab PSN merupakan ancaman yang serius bagi masyarakat adat.

“Karena hadirnya PSN di Merauke, Sorong, Keerom menjadi ancaman serius bagi masyarakat adat, kami tidak ingin itu terjadi di masyarakat hubula, AMPPTAP dibentuk untuk merespon itu,” ujarnya. (*)

Tags: Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat PapuaAMPPTAPmahasiswa Papua
ShareTweetSendShareShare
Pes Yanengga

Pes Yanengga

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara