Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home KMAN VI

Peserta KMAN VI berharap masyarakat adat terus menjaga hutan sagu 

October 29, 2022
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Hutan Sagu

Peserta KMAN VI saat makan siang dengan hidangan papeda di Helebhey Obhe Kampung Sereh, Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura. - Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara atau KMAN VI yang berlangsung di Tanah Tabi sejak 24  – 30 Oktober 2022 sangat berharap ada dukungan dan perhatian serius terhadap keberadaan hutan sagu di Kabupaten Jayapura. Salah satu peserta KMAN dari Regional Sulawesi, Ruslan Ahmad menyebut rumpun dan sagu di Kabupaten Jayapura tumbuh secara alami, namun ia tidak melihat adanya penataan hutan sagu yang profesional dari pemerintah maupun masyarakat adat.

Menurut Ruslan, hutan sagu di Kampung Yoboi adalah salah satu contoh hutan sagu yang tumbuh secara alami, namun belum tersentuh dan dikelola secara profesional. “Hutan sagu yang alami seperti di Kampung Wisata Yoboi itu salah satunya. [Itu] wajib dijaga,” ujar Ruslan di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Sabtu (29/10/2022).

RELATED POSTS

Eltinus Omaleng: Kami undang Freeport untuk bahas nasib masyarakat adat

Ulang Tahun AMAN ke 27, Sekjen AMAN serukan perjuangan tanpa henti untuk pengesahan uu masyarakat adat

Masyarakat adat Malind gugat SK Bupati Merauke di PTUN Jayapura

Menurutnya, jika masyarakat adat di Papua, khususnya di Tanah Tabi, tidak memiliki sagu, hal itu ibarat masyarakat adat yang tidak memiliki apa-apa untuk melangsungkan keberadaan masyarakat adat itu. “Momen KMAN VI saat ini sangat penting untuk bisa berbagi ilmu [dan] pengalaman, walaupun hutan sagu di daerah kami tidak sebanyak di Papua,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Rikson Wowuruntu, peserta KMAN dari Sulawesi Utara. Ia melihat sagu merupakan makanan pokok masyarakat adat di Papua, sehingga kelestarian dan keberadaan pohon sagu harus dijaga dengan baik. “Dalam prosesi makan papeda [makanan hasil olahan sagu], terlihat jelas kekerabatan [dan] kebersamaan dalam satu keluarga masyarakat adat,” katanya.

Menurut Wowuruntu, hutan sagu dan tanah yang saat ini dimiliki masyarakat adat wajib dipetakan dan disertifikasikan, sehingga tidak dieksploitasi pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hutan di Papua sangat menarik minat pihak yang ingin mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelemahan dan ketidaktahuan masyarakat adat.

Wowuruntu menyatakan masyarakat adat di Kabupaten Jayapura selaku tuan rumah KMAN VI harus menuntut pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat. Jika tidak, maka hak-hak masyarakat adat, termasuk hutan sagu yang ada di Papua bisa dialihfungsikan.

“Danau Sentani dan pinggirannya ditumbuhi pohon sagu, sudah nampak apa yang luar biasa Tuhan sediakan bagi masyarakat adat di Kabupaten Jayapura. Semuanya tersedia, dan tidak mungkin masyarakatnya tinggal dalam kelaparan,” jelasnya.

Salah satu tokoh masyarakat adat di Kampung Yoboi, Alberth Tokoro mengatakan sejak Kampung Yoboi menjadi Desa Wisata Nasional, kampung itu dibanjiri para pengunjung. Saat pelaksanaan KMAN VI dan Festival Ulat Sagu yang baru saja selesai, Kampung Yoboi terus ramai dikunjungi orang.

“Ada kegiatan seperti itu, masyarakat dipacu untuk tetap produktif dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Kampung Yoboi itu punya potensi yang kuat dalam menunjang ekonomi masyarakat. Taman gizi, hutan sagu, ikan, dan hasil kebun,” ujarnya. (*)

Tags: Aliansi Masyarakat Adat NusantaraAMANHutan SaguKMAN VIKongres Masyarakat Adat Nusantara VIMasyarakat Adatmasyarakat hukum adat
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
jepang
Lingkungan

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026
Tanah Papua
Lingkungan

Gereja mesti tegas terhadap krisis tanah dan lingkungan di Tanah Papua

March 7, 2026
Masyarakat ada
Domberai

Kain dan cat merah, upaya masyarakat adat Papua jaga paru-paru dunia

March 6, 2026
wilayah laut adat
Lingkungan

Dorongan pengakuan wilayah laut adat dan revisi UU Pemda

March 5, 2026

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara