Sentani, Jubi – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura, Papua membuka pelayanan AK-1 (kartu kuning) dan pendaftaran akun Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan atau SIAPkerja secara online di lapangan apel kantor bupati Jayapura, Senin (16/3/2026).
Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati Jayapura, juga hari ulang tahun atau HUT ke-57 Kabupaten Jayapura.
SIAPkerja adalah platform digital terintegrasi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menyatukan seluruh layanan ketenagakerjaan, seperti pencarian kerja, pelatihan, sertifikasi, dan jaminan sosial—melalui satu akun (single sign on/SSO) berbasis aplikasi dan website, untuk mempermudah akses layanan di pusat maupun daerah.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan dalam pelayanan ini, pihaknya lebih fokus mendorong warga untuk mempunyai akun SIAPkerja.
“Yang kami fokuskan sekarang ini adalah [pembuatan) akun SIAPkerja [secara] online karena akun siap kerja online itu adalah pintu akses masyarakat pra kerja bisa mendapatkan program-program pemerintah pusat,” kata Edward Sihotang saat pelayanan.
Menurutnya, ada sejumlah kelebihan jika masyarakat angkatan kerja mempunyai akun SIAPkerja.
“Contohnya, magang di BUMN atau di kantor pemerintahan yang kemarin dibuka tapi banyak anak-anak kita yang tidak bisa akses. Kemudian pelatihan secara nasional, lowongan-lowongan pekerjaan yang pemerintah pusat sudah bermitra dengan berbagai perusahaan. Jadi, tidak hanya di lokal, tapi bisa juga di luar [kota],” ucapnya.
Katanya, di Kabupaten Jayapura rasio Strata 1 (S1) dan Starata 2 (S2) cukup baik. Akan tetapi ternyata para sarja itu belum bekerja.
“Jadi, aksesnya masih berharap di lokal saja. Sehingga, kami dengan akun SIAPkerja online ini [angkatan kerja] bisa memiliki akses lebih luas. Kami bantu pembuatan alin atau registrasinya di sini,” ujarnya.
Program itu kata Edward Sihotang, mulai aktif pada semester kedua 2025 lalu, dan Disnakertrans memutuskan menjemput bola.
“Kami ambil keputusan untuk jemput bola pada hari ini dan ke depan kami kunjungan ke distrik, harusnya memang pra kerjanya yang aktif,” katanya.
Ia berharap angkatan kerja (usia 16-65 tahun) bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memperoleh pekerjaan.
Warga Sentani, Serli A. Marthindas (35 tahun) mengaku mengurus AK-1 sebagai salah satu persyaratan untuk mendaftar kerja.
Katanya, informasi dari petugas bahwa kartu kuning berlaku dua tahun dan perlu diperpanjang apabila dalam enam bulan belum mendapatkan pekerjaan.
“Sa (saya) datang ke kantor langsung, tapi di depan pintu ada pengumuman untuk diarahkan ke Gunung Merah, makanya sa langsung ke sini,” kata Serli.
Namun ia mengaku belum mengetahui mengenai SIAPkerja sebelum mendapat penjelasan dari petugas.
“Tapi tadi kakak laki-laki (petugas) sampaikan [saya telah dibuatkan akun SIAPkerja] yang di dalamnya banyak lowongan kerja, jadi nanti pulang, saya baru mau cek,” ucapnya. (*)











Discussion about this post