Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Jayapura Membangun

Fasilitas sekolah kurang, Kepsek SD YPK Berab sampaikan 5 poin dalam kunker Komisi A DPRK Jayapura

September 6, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Jean Bisay
Kepsek

Kepala SD YPK Berab, Nelce Oktavia Sumbari saat menyampaikan aspirasi dalam kunjungan kerja Komisi A DPRK Jayapura di Kampung Berab, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua pada Kamis (4/9/2025). – Jubi/Silpester Kasipka

Sentani, Jubi – Kepala Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Kristen atau atau Kepsek SD YPK Elim Brab, Nelce Oktavia Sumbari menyampaikan lima (5) poin masukan terkait fasilitas sekolah yang masih kurang kepada anggota dan pimpinan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Jayapura dalam kunjungan kerja atau kunker mereka tentang RPJMD Kabupaten Jayapura Tahun 2024-2029 di Kampung Brab, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada Kamis (4/9/2025).

Nelce Sumbari mengatakan pihaknya sebagai kepala sekolah yang diberikan nota dinas oleh dinas pendidikan Kabupaten Jayapura untuk menjabat sebagai kepala sekolah di SD itu. Ia menyatakan statusnya sebagai kepala sekolah itu bukan diberikan surat keputusan (SK) tetapi hanya diberikan nota dinas sehingga dalam kesempatan kunjungan rombongan ketua DPRK Jayapura di Kampung Berap, ia mengusulkan sebanyak sejumlah lima poin untuk menjadi atensi pihak dewan yang terhormat.

RELATED POSTS

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

“Saya sebagai kepala sekolah, saya masih pakai nota dinas bukan di SK-kan, jadi kami punya pengajuan itu ada 5 poin,” katanya.

Menurutnya, sejumlah catatan itu diantaranya mengenai gedung kelas, di mana terdapat empat ruang kelas itu tidak layak dipakai untuk aktivitas belajar mengajar. Hal itu dikarenakan bagian atap sudah bocor sebagian dan bagian plafon sudah lapuk karena merupakan bangunan lama.

“Dan yang kedua itu kami butuh meja, bangku untuk para siswa dan meja untuk guru-guru,” ujarnya.

Nelce Sumbari menambahkan poin berikut pihaknya sangat membutuhkan pagar sekolah yang harus dibangun. Di mana sebelumnya telah dibangun pagar di bagian depan sekolah itu yang pembangunanya dibantu oleh kepala kampung. Namun bagian samping hingga bagian belakang belum dibangun pagar sekolah itu.

“Kami ingin halaman sekolah itu pagar harus keliling, karena halaman sekolah kami tidak aman. Soalnya sejak pagi kami [jam belajar] sekolah sampai siang, sorenya orang-orang yang bukan anak kecil juga masuk main di halaman sekolah itu,” ujarnya.

Kepsek
Ketua Komisi A DPRK Jayapura, Wilhelmus Manggo saat diwawancarai jurnalis JUBI di Kampung Brab, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua pada Kamis (4/9/2025). – Jubi/Silpester Kasipka

Hal lain yang juga menjadi atensi Nelce Sumbari, pihaknya berharap pemerintah Kabupaten Jayapura membantu kamar mandi atau toilet untuk guru-guru maupun para siswa. Menurutnya toilet yang lama kondisinya tidak bagus dan sudah rusak. “Kami minta supaya pemerintah bantu WC atau toilet baru,” katanya.

Hal lain yang mendesak adalah tenaga pengajar. Kata Sumbari, sekolah yang dipimpinnya itu memiliki enam guru. Tiga guru berstatus ASN dan tiga guru honorer. Untuk guru statusnya ASN dua diantaranya lulusan sarjana sementara seorang guru lain atau guru pembantu lulusan SMA.

“Sekarang ini cuman hanya 2 guru bernip [status ASN], saya sendiri sebagai kepala sekolah dan ada satu yang mengajar. Yang ketiga itu anak asli Brab yang mengajar di Kampung Ayapo tetapi saya bertindak sehingga ia dipindahkan ke sini,” ujarnya.

Sumbari meminta pemerintah kabupaten Jayapura lewat dinas teknis agar memprioritaskan tiga guru honor setelah diangkat menjadi pegawai yang dimutasi atau dipindahkan ke sekolah lain.

Sementara itu, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Jayapura, Wilhelmus Manggo dalam kunjungan kerja di Kampung Berab mengatakan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD selama lima tahun itu memang difokuskan pada bidang-bidang vital seperti bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dan pangan akan didahulukan.

“Di dalam rancangan akhir dokumen RPJMD ini sudah masuk di dalam delapan isu strategis pembangunan daerah yang terkait pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Wilhelmus berjanji akan memasukan sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat kampung Berab, Distrik Nimbokrang itu ke dalam dokumen RPJMD. Ia meyakini kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura, Yunus Wonda dan Haris Richard Yocku sesuai visi-misinya akan segera dikerjakan mulai tahun depan.

“Program-program yang sudah dimasukkan itu, untuk kami dan RDP menyuruh segera dieksekusi dan jangan muncul terus hilang tetapi Ke depan tetap harus dilaksanakan,” ujarnya. (*)

Tags: Berabfasilitas sekolah kurangKabupaten JayapuraKepsekKepsek SD YPK BerabKomisi A DPRK JayapuraSD YPK Berab
ShareTweetSendShareShare
Silpester Kasipka

Silpester Kasipka

Related Posts

MRP menjaring aspirasi
Kabupaten Jayapura

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Kali Jaipuri
Kabupaten Jayapura

Bupati Jayapura bersama warga bersihkan kali Jaifuri

April 10, 2026
Disdukcapil
Kabupaten Jayapura

Disdukcapil Kabupaten Jayapura perbaharui data kependudukan, fokus pada OAP

April 9, 2026
Bupati Jayapura
Kabupaten Jayapura

Dana kampung di Kabupaten Jayapura berkurang 70 persen

March 26, 2026
Honorer
Kabupaten Jayapura

Ratusan tenaga honorer Pemkab Jayapura tak punya dasar hukum

March 26, 2026
Bupati Jayapura
Indepth Story

Menakar setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura

March 25, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara