Sentani, Jubi – Wilayah Papua memberikan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB terbesar ketiga di Sulawesi, Maluku, dan Papua atau Sulampua dan ke-15 secara nasional.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua, Faturachman mengatakan wilayah kerja Bank Indonesia Papua merupakan gabungan dari empat provinsi yang memiliki peranan strategis dan signifikan untuk wilayah Sulampua dan nasional.
“Posisi itu menempatkan wilayah Papua sangat strategis untuk berkontribusi dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen. Wilayah Papua memberikan kontribusi terhadap PDRB nomor tiga di Sulampua dan ke-15 secara nasional,” kata Faturachman dalam sambutannya saat pertemuan tahunan Bank Indonesia wilayah Papua 2025 di Kantor Bank Indonesia, Kota Jayapura, Papua, Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Papua yang kuat, diperlukan transformasi sektor ril yang didukung kebijakan industrial dan struktural, untuk meningkatkan modal dan investasi tenaga kerja dan produktivitas.
Katanya pada 2023 hingga 2025, perekonomian wilayah Papua tetap tumbuh kuat didukung sektor utama masing-masing provinsi, kecuali Provinsi Papua Tengah yang kini terkendala adanya gangguan produksi di sektor pertambangan.
“Perkembangan untuk keseluruhan wilayah Papua pada Q3 [triwulan III] 2025 masih melanjutkan tren kontraksi,” ucapnya.
Ia mengatakan, kinerja capaian pertumbuhan ini menegaskan pentingnya mendiversifikasi perekonomian dan membangun sumber pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua yang lebih beragam dan berkelanjutan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Lukas Christian Sohilait mengatakan Papua dianugerahi potensi besar sumber daya alam yang melimpah, tanah yang subur, laut yang kaya, serta keberagaman budaya yang indah.
Christian mengatakan, investasi di sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi biru perlu di dorongan agar mampu menghadirkan produk lokal yang berdaya saing tinggi dan mensejahterakan masyarakat Papua.
“Di sisi lain, pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor andalan yang kita kembangkan,” kata Sohilait dalam sambutan mewakili Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri. (*)











Discussion about this post