Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Okme Café tawarkan citarasa khas kopi Pegunungan Bintang

January 5, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: CR-13 - Editor: Aryo Wisanggeni G
Okme Café

Okme Café di kawasan Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, Papua, menawarkan citarasa kopi Pegunungan Bintang. - Jubi/CR-13

Jayapura, Jubi – Pengusaha asli Papua asal Kabupaten Pegunungan Bintang, Elvis Yosua Trukna membuka kafe yang menyuguhkan citarasa kopi khas Pegunungan Bintang. Okme Café yang diawaki oleh Orang Asli Papua juga menyajikan beragam hidangan khas Papua.

Okme Café yang berada di kawasan Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, Provinsi Papua, itu mulai dibuka sejak 23 Desember 2023. “Kami menjual kopi dari Pegunungan Bintang. Kami juga menjual atau menawarkan menu bervariasi, seperti papeda, ikan kuah kuning, ikan bakar, ayam bakar, ayam kuah, cumi, dan makanan nuansa Papua lainnya,” ujarnya.

RELATED POSTS

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

Philipus Sanyi, warga Injros yang punya bagan di Teluk Youtefa

Menariknya, Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam itu tak hanya membuka kafe. Di lokasi yang sama, ia juga membuka arena biliar.

Pengusaha asal Suku Ketengban, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, itu tidak asal menamai kafenya. Trukna sengaja memilih nama “Okme”, perpaduan dari dua kata, “Ok” dan “Me”. “Ok” adalah kosakata dari bahasa Suku Ngalum di Pegunungan Bintang, yang berarti “air”. Sementara Me adalah kosakata bahasa Suku Ketengban yang juga berarti “air”.

Okme Café
Para pengunjung Okme Café yang berada di kawasan Jembatan Youtefa Kota Jayapura, Papua, pada Rabu (3/1/2023). – Jubi/CR-13

“Saya memilih kata ‘Okme’ karena berkat atau rezeki itu mengalir seperti air. Maka saya resmikan Okme Café pada 23 Desember 2023, dan mempekerjakan 10 karyawan masing-masing tiga orang di dapur, tiga orang barista, tiga orang jurusaji, dan seorang keamanan,” katanya.

Pengusaha berusia 31 tahun itu ia telah mengalami jatuh-bangun dalam mengembangkan usahanya. Dengan modal nekat, ia pernah meminjam uang di bank sebagai modal awal untuk membuka usaha warung makan di Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang. Namun, usaha itu akhirnya bangkrut.

Namun, ia tak patah arang. Kini ia membuka Okme Café di Kota Jayapura. “Walaupun banyak jatuh-bangun, saya berusaha bangkit lagi. Saya lulusan kuliah di luar Papua, yaitu Aceh. Sewaktu saya kuliah, [saya] bercita-cita membuka usaha sendiri dan bisa mempekerjakan Orang Asli Papua. [Pekerja saya ada] orang amber [atau pendatang, tapi saya memberi kesempatan kepada] dorang [yang] yatim-piatu, karena mereka lebih membutuhkan,” katanya.

Salah satu pengunjung Okme Café, Libertus Kaleyala menyebut kafe itu dibangun di lokasi yang sangat strategis, karena berada di pinggiran jalan raya, dekat Pantai Holtekamp. Ia senang bisa menemukan kafe yang menjual kopi Pegunungan Bintang, kabupaten asalnya.

“Kopi yang dijual adalah kopi dari Pegunungan Bintang. Menurutku rasanya enak, karena biji kopi yang masih segar atau green beans. Makanya memiliki cita rasa yang enak, trus aroma rasa manis yang alami“ ujarnya. (*)

Tags: Kabupaten Pegunungan BintangkafeKopiKota JayapuraKulinerorang asli papuaPengusaha
ShareTweetSendShareShare
Aryo Wisanggeni

Aryo Wisanggeni

Related Posts

Uncen
Ekonomi

Mahasiswa Uncen olah pisang raja jadi ‘Royal Bananique’, belajar bisnis dari bangku kuliah

March 30, 2026
Hotel
Ekonomi

Restoran hotel di Jayapura ramai pengunjung selama Ramadan

March 20, 2026
Kebutuhan pokok
Ekonomi

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

March 19, 2026
kas Keliling
Ekonomi

BI Papua gelar tiga kali kas keliling ke wilayah 3T

March 13, 2026
Pembangunan Ekonomi
Ekonomi

Pembangunan ekonomi di Papua Tengah mesti berbasis kekuatan lokal

February 26, 2026
Universitas Ottow Geissler
Ekonomi

Universitas Ottow Geissler bentuk pusat inkubasi penggerak usaha rintisan

February 26, 2026

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara