Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

Nelayan Arguni Fakfak terganggu operasi kapal seismik perusahaan gas

February 9, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
Nelayan

Kapal Sesmix yang direkam warga saat awak kapal meminta Nelayan menyingkir di perairan Arguni -Jubi-/tangkapan layar video

Manokwari, Jubi – Nelayan di Kampung Arguni Kabupaten Fakfak, Papua Barat terganggu dengan aktivitas kapal Seismik milik perusahaan gas. Sempat terjadi adu mulut, setelah awak kapal Seismik meminta nelayan yang sedang mencari ikan untuk menyingkir. Insiden itu direkam video oleh nelayan pada Sabtu (7/2/2026).

Nelayan yang selama ini mencari nafkah di perairan itu diminta menyingkir lebih ke selatan oleh kapal sesmik yang sedang melakukan eksplorasi gas di wilayah laut itu.

RELATED POSTS

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

Kapal seismik adalah kapal survei yang digunakan untuk memetakan struktur geologi bawah laut dengan memanfaatkan gelombang seismik sebagai bagian dari tahap awal eksplorasi minyak dan gas.

Hal itu sontak menimbulkan reaksi dari nelayan yang keseharian mencari nafkah selama bertahun-tahun di kawasan perairan itu, hingga respon dari Anggota DPRD Papua Barat.

Sekretaris Fraksi Golkar di DPRD Papua Barat,Amin Ngabalin mengatakan dia sudah mendapat laporan bahwa nelayan di perairan Arguni kerap terganggu dengan aktivitas kapal milik perusahaan Gas.

“Kami ingatkan bahwa kawasan perairan Arguni itu sudah bertahun-tahun menjadi tempat pencaharian warga lokal, jangan mengusik mereka,” kata Anggota DPRD Papua Barat Amin Ngabalin.

Ngabalin mengatakan, pembicaraan investasi gas di kawasan itu belum menyentuh akar kepentingan warga lokal, pemilik kawasan eksplorasi, oleh sebab itu dia meminta agar analisis dampak lingkungan atau Amdal harus direvisi.

“Sebagai anak adat dan wakil rakyat dari Fakfak saya minta Amdal harus direvisi,” tegasnya.

Dalam sebuah video yang beredar, sebuah kapal tanker melintas di kawasan perairan itu sembari beberapa awak menggunakan megaphone seakan memeringati nelayan di kawasan itu agar menyingkir dan mengarah ke selatan karena ada penarikan kabel oleh kapal tersebut.

“Pak itu kapal tarik kabel pak, bahaya. Selamat siang, kalau bisa nanti minta tolong (ke) arah selatan, minta tolong,” ucap salah satu awal kapal kepada Nelayan Lampung Arguni.

Kapal seismik menarik kabel streamer seismik yang berfungsi merekam pantulan gelombang suara dari lapisan bawah laut.

Permintaan itu kemudian dijawab oleh nelayan tersebut dengan ucapan, “oke tapi kamu biasa mengganggu kita punya aktivitas mancing, kita punya tempat mancing di sini,” ucap nelayan yang nampak mengambil video

Kabel streamer yang ditarik kapal seismik tidak dialiri arus listrik berbahaya, melainkan membawa sinyal data dari sensor perekam gelombang suara.

Aktivitas nelayan di sekitar kapal seismik berpotensi mengganggu proses eksplorasi karena risiko tersangkutnya kabel survei, sementara operasi seismik sendiri kerap membatasi ruang tangkap nelayan di wilayah tersebut.(*)

Tags: Kabupaten Fakfakkonflik lautnelayan ArguniPSN Fakfaktolak PSN
ShareTweetSendShareShare
Angela Flassy

Angela Flassy

Related Posts

Migas
Bomberai

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026
anak
Bomberai

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026
Pemerhati anti korupsi di Tanah Papua, Yan C. Warinussy  - Jubi/IST
Bomberai

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026
fakfak
Bomberai

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026
fakfak
Bomberai

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026
BP Indonesia
Bomberai

BP Indonesia klaim telah sosialisasi eksplorasi seismik di Teluk Arguni

February 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara