Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Polisi tak izinkan lewat, massa pendukung Gubernur Papua tertahan di batas kota

September 20, 2022
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Polisi Adang Pendukung Gubernur Papua

Para koordinator demonstrasi Koalisi Rakyat Papua Save LE bernegosiasi dengan aparat Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota di gapura batas Kota Jayapura, Selasa (20/9/2022). - Jubi/Theo Kelen

Jayapura, Jubi – Ratusan warga dari Kabupaten Jayapura yang akan mengikuti demonstrasi yang dimobilisasi Koalisi Rakyat Papua Save LE di Kota Jayapura pada Selasa (20/9/2022) dihadang aparat Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota di gapura batas Kota Jayapura. Akibatnya, para pendukung Gubernur Papua, Lukas Enembe itu tidak bisa bergabung dengan demonstran yang berunjuk rasa di Expo Waena, Kota Jayapura.

Koalisi Rakyat Papua Save LE memobilisasi warga untuk melakukan demonstrasi di Kota Jayapura pada Selasa, dan memprotes penetapan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka korupsi. Koalisi Rakyat Papua Save LE menilai penetapan Enembe sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp1 miliar adalah kriminalisasi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pemimpin Papua.

RELATED POSTS

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

BKN dorong Sistem Merit dan Manajemen Talenta di Papua

Gubernur Fakhiri kukuhkan Kepala BKN Regional IX Jayapura, tekankan integritas ASN

Pada Selasa siang, aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota menutup akses lalu lintas dari arah Kabupaten Jayapura menuju Kota Jayapura. Penutupan akses itu dilakukan polisi persis di bawah gapura batas Kota Jayapura, yang juga merupakan batas wilayah hukum Polresta Jayapura.

Polisi membarikade jalan di gapura batas kota itu dengan menempatkan dua kendaraan taktis yang dilengkapi water cannon. Di depan kedua mobil water cannon itu, polisi menempatkan pasukan pengendali massa yang dilengkapi tameng. Selain itu, Polresta Jayapura Kota juga menempatkan sejumlah polisi yang membawa pelontar gas air mata di sana.

Ratusan pendukung Gubernur Papua yang datang dari arah Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, pun terhadang di sana. Polisi tidak mengizinkan mereka memasuki wilayah Kota Jayapura.

Polisi Adang Pendukung Gubernur Papua
Aparat Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota menghadang massa pendukung Gubernur Papua, Lukas Enembe di gapura batas Kota Jayapura, Selasa (20/9/2022). – Jubi/Theo Kelen

Sejumlah koordinator lapangan demonstrasi itu pun memprotes Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota, AKP Pieter Kendek, dan meminta diizinkan melintas. Namun, Kendek tetap melarang massa melintas.

“Ini adalah [wilayah hukum] Polresta Jayapura Kota, dan ini batasnya. Kalau Bapak dorang bisa kompromi dengan Kapolres Sentani, tidak apa-apa, kami tidak punya hak ke sana. Tapi, ini adalah batas Kota Jayapura. Kami mohon Bapak mengerti,” kata Kendek kepada para koordinator lapangan demonstrasi pendukung Enembe.

Sejumlah koornator lapangan mencoba mendebat Kendek, dengan menyatakan bahwa mereka telah beraudiensi dengan aparat keamanan pada Senin (19/7/2022), dan menjelaskan rencana demonstrasi pendukung Gubernur Papua di Kota Jayapura. Akan tetapi, Kendek menolak penjelasan itu.

“Seharusnya, koordinator yang mengikuti audiensi itu yang menjelaskan kepada Bapak. Karena, dorang yang punya kegiatan, bukan Bapak,” kata Kendek.

Suasana sempat memanas, karena ada orang yang meneriaki Kendek. Kendek pun memperingatkan massa. “Jangan main suara, kalau main suara, saya juga punya pasukan,” kata Kendek.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua, Benyamin Gurik selaku penanggung jawab demonstrasi Koalisi Rakyat  Papua Save LE mengeluhkan penghadangan yang dilakuan aparat Polresta Jayapura Kota di batas kota itu. Ia mengaku pihaknya ingin mematuhi larangan untuk berpawai, namun kesulitan mencari kendaraan yang bisa disewa untuk mengangkut massa demonstran pendukung Gubernur Papua.

Padahal, demikian menurut Gurik, demonstrasi pendukung Enembe itu akan dipusatkan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Ia menyatakan aspirasi para pendukung Gubernur Papua akan menyampaikan aspirasi mereka di Taman Imbi.

“Berdasarkan kesepakatan yang dibangun di [Markas] Polresta Jayapura Kota kemarin, kami tidak akan long march. Kami akan patuhi, tidak akan long march, tidak melakukan aktivitas yang menghalangi aktivitas orang lain. Kami tidak membuat baliho atau stiker yang tidak berkaitan dengan isu yang kami perjuangkan. Tetapi kami masih kewalahan karena masalah transportasi, karena tidak ada kendaraan. Hari ini, taksi, truk hilang. Biasanya banyak, tetapi hari ini tidak ada. Itu yang menyulitkan kami,” kata Gurik. (*)

Tags: DemonstrasiDugaan GratifikasiDugaan korupsiGratifikasiGubernur PapuaKasus Dugaan Korupsi Gubernur PapuaKNPIKoalisi Rakyat Papua Save LEKomisi Pemberantasan KorupsiKomite Nasional Pemuda IndonesiaKorupsiKPKLukas EnembeUnjuk Rasa
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel
Domberai

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor
Meepago

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH, - IST
Bomberai

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025
Pinehas Torey
Domberai

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025
Polda Papua Barat
Domberai

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025
Kwamki Narama
Meepago

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara