Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Pinehas Torey

Pinehas Torey, anggota Nieuw Guinea Raad asal Kampung Rasiei, Teluk Wondama, Papua Barat — Jubi/Istimewa

Jayapura, Jubi — Mendiang Pinehas Torey merupakan salah satu tokoh asal Teluk Wondama pada masa pemerintahan Nederlands Nieuw Guinea (Papua pada masa Belanda). Ia mengawali kariernya sebagai amtenaar bestuur atau pamong praja.

Pinehas Torey menempuh pendidikan di Kampung Rasiei, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Di wilayah ini juga terdapat Kampung Torey yang masih termasuk dalam Distrik Rasiei. Setelah menyelesaikan pendidikan di Rasiei dan Miei, ia melanjutkan studi ke Hollandia (kini Jayapura) di OSIBA Kampung Yoka — Opleidingsschool voor Inheemse Bestuursambtenaren — sekolah khusus untuk mendidik calon pegawai pemerintahan pribumi pasca Perang Dunia II.

RELATED POSTS

Polres Teluk Wondama siapkan pengamanan jelang peringatan satu abad tanah peradaban

Sebanyak 4.900 pelajar di Kabupaten Teluk Wondama menjadi sasaran MBG

Jemaah calon haji lansia dengan kursi roda dari Wondama menuju tanah suci

Usai lulus dari OSIBA, Pinehas Torey bertugas di berbagai distrik di Tanah Papua, termasuk di Distrik Ransiki, Residen Manokwari.

Pinehas Torey, anggota Nieuw Guinea Raad asal Kampung Rasiei, Teluk Wondama, Papua Barat — Jubi/Istimewa

Memasuki tahun 1959, pemerintah Belanda mulai merancang pembentukan Nieuw Guinea Raad (Dewan Papua). Pada 26 Mei 1959, Perdana Menteri Belanda J.E. de Quay menyampaikan rencana tersebut di hadapan Parlemen Belanda. Memasuki periode 1960–1961, kabinet De Quay mengeluarkan sejumlah kebijakan penting terkait Papua, termasuk pendirian partai politik dan percepatan pembentukan Dewan Papua.

Menurut Prof. Dr. P.J. Drooglever dalam bukunya Tindakan Pilihan Bebas (2010), Pinehas Torey bersama Nicolaas Tanggahma, yang sama-sama lulusan OSIBA, terpilih menjadi anggota badan perwakilan yang diberi mandat untuk mempersiapkan pembentukan Nieuw Guinea Raad.

Sementara itu, dalam disertasi Dr. Bernarda Meteray yang mengutip Lijphart (1966:250), disebutkan bahwa tujuan utama kabinet De Quay pada 1960–1961 adalah mempercepat emansipasi politik orang Papua serta mempersingkat tanggung jawab pemerintahan Belanda di wilayah tersebut.

Dewan Papua atau Nieuw Guinea Raad resmi dibentuk pada 5 April 1961 di Hollandia. Dewan ini beranggotakan 28 orang — 16 dipilih melalui pemilihan umum, dan 12 lainnya ditunjuk oleh gubernur. Saat itu, Gubernur Dr. P.J. Plateel melantik para anggota Dewan Papua.

Nieuw Guinea Raad memiliki sejumlah kewenangan, di antaranya hak petisi (mengajukan permohonan), hak interpelasi (meminta keterangan), serta hak memberi nasihat terhadap rancangan undang-undang dan peraturan pemerintah.

Menurut Prof. Drooglever, Pinehas Torey dikenal sebagai salah satu anggota Dewan Papua yang vokal dan berani memperjuangkan hak-hak dasar orang Papua selama masa pemerintahan Belanda di Tanah Papua.(*)

Tags: Anggota Nieuw Guinea RaadPinehas ToreyTeluk Wondama
ShareTweetSendShareShare
Angela Flassy

Angela Flassy

Related Posts

Foto saat IDAI Gelar Skrining Jantung Anak Gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong (23/4/2026).. Ditemukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi - Jubi/ Gamaliel
Domberai

IDAI gelar skrining jantung anak gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong, temukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi

April 24, 2026
e-Sport
Domberai

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

April 24, 2026
Taruna
Domberai

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
SMK Taruna
Domberai

Siswa SMK Taruna Manokwari dianiaya senior, orangtua laporkan ke Polisi

April 24, 2026
kredit
Domberai

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

April 21, 2026
Lapas
Domberai

Lapas Kelas III Teminabuan Komitmen Berantas Halinar

April 20, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Kekerasan Berbasis Gender Online

Siber Polda Papua diminta serius tangani kekerasan gender secara daring

June 12, 2023
belanja daerah

Mempercepat belanja daerah untuk rakyat

November 18, 2025
Kepala Sekolah SDN Inpres Vim 2 Kotaraja, Debora L Yepese ketika diwawancarai di ruangannya. - Jubi/CR - 10

SDN Inpres Vim 2 Kotaraja terapkan kurikulum merdeka belajar

October 9, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara