Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Komisi Yudisial akan awasi proses sidang kasus Tobias Silak

June 26, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Komisi Yudisial akan awasi proses sidang kasus Tobias Silak

Ketua Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua Methodius Kossay saat wawancara media di Kantornya, Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/6/2025).- Jubi/Larius Kogoya

Jayapura, Jubi – Komisi Yudisial Republik Indonesia wilayah Papua akan mengawasi proses persidangan terduga pelaku penembakan yang menewaskan Tobias Silak.

Kasus penembakan yang terjadi di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada 20 Agustus 2024 itu, kini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri atau PN Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

RELATED POSTS

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

Keluar dengan jaminan, Bainimarama dan Qiliho dilarang tinggalkan Fiji usai sidang perdana

Terpidana penembak Thobias Silak diduga tidak ditahan seperti semestinya

Ketua Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Methodius Kossay mengatakan, pihaknya sudah menerima surat permohonan dari pihak pengacara keluarga korban, meminta kepada Komisi Yudisial melakukan pengawasan proses persidangan kasus itu.

“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pemantauan dan pengawasan persidangan kasus penembakan Tobias Silak,” kata Ketua Komisi Yudisial Papua, Methodius Kossay di Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/6/2025).

Kossay menjelaskan bahwa pemberkasan sudah dikirim ke Komisi Yudisial Pusat. Kini pihaknya menunggu informasi balik dari pusat. Apabila sudah ada disposisi dari pimpinan untuk melakukan pemantauan, pihaknya akan segera tindak lanjut.

Menurut Kossay, kasus penembakan terhadap Tobias Silak menarik perhatian publik di Papua, karena diduga melibatkan anggota Polri.

“Kami juga meminta kepada publik [ikut] melakukan pemantauan secara mandiri,” ujarnya.

Katanya, pengawasan secara mandiri yang dimaksud adalah masyarakat ikut menyaksikan dan mengikuti proses persidangan. Apabila melihat ada kejangalan-kejangalan apapun dalam persidangan oleh para pihak maupun hakim maka segera laporkan.

“Kalau masyarakat dalam pemantauan melihat kejangalan-kejangalan dalam proses persidangan itu, segera laporkan kepada kami yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan secara internal juga,” ucap Kossay.

Penasihat Hukum keluarga korban, Gustaf Kawer berharap, dalam pemeriksaan hakim betul-betul independen. Tidak berpihak kepada aparat. Namun betul-betul memeriksa dengan berprinsip pada kode etik dan pedoman perilaku hakim.

“Kita harapan bahwa hakim mengambil keputusan yang adil, dalam konteks bagaimana keadilan itu dirasakan oleh keluarga korban dan masyarakat pada umumnya,” kata Gustaf Kawer.

Katanya, sidang kasus Tobias Silak ini menarik untuk diawasi oleh publik. Untuk itu, masyarakat yang aksesnya dekat denhan pengadilan, bisa langsung hadir mengawal bersama jalannya persidangan. Sedangkan yang jauh dari pengadilan Wamena, bisa memberikan dukungan dan mengikuti atau memantau lewat media. (*)

Tags: kasus penembakanKomisi Yudisialpersidangantobias silak
ShareTweetSendShareShare
Admin2

Admin2

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara