Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Perekrutan Bintara Polri di Papua, dinilai berpihak pada OAP

Bahkan terdapat kuota khusus bagi anak kepala suku

May 30, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Alexander Loen - Editor: Alberth Yomo
Para Calon Siswa saat melakukan pemenuhan pemberkasan di Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota Jayapura.- Jubi/Alexander Loen

Para Calon Siswa saat melakukan pemenuhan pemberkasan di Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota Jayapura.- Jubi/Alexander Loen

Jayapura, Jubi – Sejumlah tokoh di Papua menyebut program perekrutan anggota Polri 2024 di Bumi Cenderawasih berpihak pada masyarakat asli Papua. Di dalam kebijakan penerimaan, terdapat kuota khusus bagi anak kepala suku karena tujuan dari penerimaan bintara adalah untuk penempatan pada Kepolisian Daerah atau Polda di Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan.

Tokoh Papua dan juga merupakan mantan Panglima tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM wilayah Victoria, Lambert Pekikir di Kabupaten Keerom, Kamis (30/5/2024) menyatakan dukungan dan apresiasi program penerimaan 2.000 anggota Polri di lingkungan Kepolisian Daerah Papua.

RELATED POSTS

Polda Papua didesak proses hukum terduga pelaku penembak warga Tolikara

Rilis akhir tahun: Polda Papua sampaikan evaluasi keamanan dan penegakan hukum

Polda Papua perkuat pengamanan jelang Nataru

.Mantan Panglima tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM wilayah Victoria, Lambert Pekikir di Kabupaten Keerom, Kamis (30/5/2024).- Jubi/Alexander Loen

Lambert Pekikir menilai keberpihakan Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Mathius D. Fakhiri terhadap generasi muda Papua, khususnya orang asli Papua dan anak-anak para ondofolo atau kepala suku dalam penerimaan anggota Polri sangat tepat dan patut didukung seluruh masyarakat Papua dimanapun.

“Saya ucapkan banyak terima kasih, selama kepemimpinan Kapolda Fakhiri membuat situasi Tanah Papua aman, damai dan tertib. Itu sangat luar biasa. Kalau orang Papua Nugini bilang number one,” katanya.

Meskipun ada kekhususan, Pekikir tetap meminta kepada jenderal bintang dua (Fakhiri) untuk tetap memperhatikan anak-anak asli Papua yang ingin menjadi anggota polisi.

“Berikan peluang sebesar-besarnya kepada anak-anak Papua dalam tes-tes berikutnya. Artinya untuk anak-anak Papua diprioritaskan lebih khusus anak-anak perbatasan Kabupaten Keerom,” ujarnya.

Sementara kepada anak-anak Papua, Lambert Pemikir berpesan untuk tidak mengabaikan kriteria maupun aturan yang sudah ditetapkan dalam penerimaan polisi.

Jangan karena merasa anak kepala suku, anak kepala kampung, dan anak kepala distrik akhirnya mengabaikan semua persyaratan yang sudah ditentukan.

“Cobalah untuk bersaing lewat mekanisme dan aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak Polri dalam program penerimaan 2.000 anggota Polri. Yang paling penting jaga kesehatan, dan jangan terlibat dengan hal-hal yang melanggar hukum seperti mengkonsumsi minuman keras, narkoba dan lainnya. Jaga kesehatan dan diri kalian agar bisa diterima di institusi kepolisian Republik Indonesia,” tegasnya.

Ketua Dewan Adat Aplim Apom Sibilki Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Engelbertus Uropmabin mengatakan kebijakan 2000 orang untuk menjadi polisi sangat dibutuhkan guna meningkatkan keamanan dan kedamaian di wilayah ini.

“Dengan penambahan kuota ini, diharapkan semakin banyak putra-putri Papua yang dapat bergabung dengan Polri, sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua. Kebijakan ini tidak hanya memberikan kesempatan lebih luas bagi pemuda Papua, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memastikan keamanan dan stabilitas di wilayah yang sering dihadapkan pada berbagai tantangan keamanan,” kata Uropmabin.

Hal yang sama disampaikan Ketua Tim Kerja Majelis Rakyat Papua Untuk Penanganan Aspirasi dan Permasalahan orang asli Papua (OAP), Benny Sweny. Ia menilai, program rekrutmen 2.000 Bintara merupakan bentuk upaya Polri dalam memberikan pelayanan dan keamanan yang optimal kepada masyarakat Papua.

“Kami menyambut baik dengan kebijakan yang diberikan Kapolri. Saya menyampaikan terima kasih atas kebaikan Bapak Kapolri dan semoga jasa baik ini selalu diberkati oleh Tuhan. Atas nama masyarakat Papua, kami mengucapkan terima kasih,” kata Benny.

Benny mengapresiasi dan menaruh harapan masyarakat Papua terhadap upaya Polri dalam memberdayakan putra-putri Papua pada Institusi Kepolisian untuk mengabdi kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolri atas kebijakannya yang menambahkan kuota penerimaan anggota Polri pada Polda Papua yang telah memberikan kuota kepada Putra-putri Papua,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Komnas HAM Provinsi Papua selaku Tim Pengawas Eksternal Rekrutmen Polri Polda Papua, Frits Ramandey menyampaikan ada kebijakan afirmatif dalam penerimaan anggota Polri, yang mana penurunan dari usia 21 tahun menjadi 25 tahun.

Infografis jumlah polisi OAP yang mengikuti pendidikan kepolisian Tahun 2022./ jubi-ab

Selain itu dari seluruh tahapan seleksi, Polda Papua telah melibatkan unsur eksternal dalam rangka memastikan seluruh tahapan-tahapan seleksi berjalan transparan dan humanis sebagai sebuah bentuk keterbukaan terhadap proses rekrutmen itu sendiri.

Sebagai Komnas HAM yang memiliki kesepahaman dengan Mabes Polri, Ramandey berharap, seluruh upaya inovasi-inovasi bisa terus dilakukan dalam rangka perekrutan Polisi yang Presisi.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolri yang memiliki kebijaksanaan kearifan yang memberikan kuota 10.000 untuk Polda Papua yang tahapannya setiap tahun merekrut 2000 Bintara Polri sebagai sebuah keberpihakan bagi orang Papua,” ujarnya.

Terpisah salah satu orang tua calon siswa, Hengky Mambrasar mengatakan dengan adanya penerimaan 2.000 anggota Polri di wilayah Polda Papua membuka peluang besar bagi anaknya dan anak-anak muda Papua lainnya karena mengedepankan kekhususan bagi warga Papua.

“Terima kasih Bapak Kapolri dan Kapolda atas kebijakannya yang menerima peserta didik Bintara Polri tahun anggaran 2024 ini sebanyak 2.000 orang,” kata Mambrasar.

Ia menilai, program penerimaan anggota Polri selama 5 tahun membuka kesempatan besar bagi anak-anak Papua sehingga harus benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Ini merupakan kebijakan yang sangat luar biasa yang telah diberikan kepada kami. Ini merupakan bukti bahwa generasi kami juga dibutuhkan dan diperhatikan oleh pimpinan Polri,” ujarnya. (*)

Tags: Penerimaan PolriPolda Papua
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara