Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Perginya seorang Big Man, Lukas Enembe

December 26, 2023
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Dewi Wulandari
Lukas Enembe

Gubernur Papua periode 2013 - 2023, Lukas Enembe. - Jubi/Dok

Jayapura, Jubi – Pertama kali Lukas Enembe mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Provinsi Papua pada 2005. Profesor Ikrar Nusa Bhakti menyandingkan Lukas Enembe dan mantan Perdana Menteri Papua Nugini, Paias Wingty, dari Provinsi Mount Hagen, PNG.

Bagi Ikrar Nusa Bhakti, Enembe dan Wingty sama-sama dari pegunungan tanah New Guinea, dari Papua Barat dan Papua Timur sekarang bernama Papua New Guinea. Antropolog JR Mansoben dalam disertasinya di Universitas Leiden, Belanda berjudul “Sistem Politik Tradisional di Irian Jaya” (1995), menyebutkan bahwa sistem politik ‘Big Man’ atau pria berwibawa, diperoleh melalui pencapaian.

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

Sumber kekuasaan terletak pada kemampuan individual, kekayaan material, kepandaian berdiplomasi atau berpidato, keberanian memimpin perang, fisik tubuh yang besar, sifat bermurah hati, dan dermawan. Pelaksanaan kekuasaan biasanya dijalankan oleh satu orang. Etnik yang menganut sistem kepemimpinan pria berwibawa di Tanah Papua adalah orang Dani, Asmat, Mee, Maybrat, Muyu, dan Malind Anim.

Lukas Enembe meraih kedudukan dan pemimpin politik mulai dari Wakil Bupati Puncak Jaya, Bupati Puncak Jaya. Praktis hampir 20 tahun berkuasa dalam kepemimpinan politik di Kabupaten Puncak Jaya dan merupakan seorang Big Man dari Puncak Jaya.

Bahkan pada 2005 Lukas Enembe mencalonkan diri menjadi Gubernur Provinsi Papua, tetapi kalah dari politikus senior, Barnabas Suebu. Toh kekalahan dalam pemilihan umum Gubernur Provinsi Papua tak membuat politikus dan Ketua Umum Partai Demokrat Provinsi Papua ini tidak patah semangat, terus bertekad maju pada periode berikutnya, dan berhasih meraih jabatan Gubernur Provinsi Papua pada periode 2013-2018.

Lelaki yang punya nama lengkap Lomato Lukas Enembe ini lahir di Kampung Mamit, Distrik Kombu, Tolikara, Papua pada 27 Juli 1967. Ia meraih gelar kesarjanaannya pada Fisip Jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Sam Ratulangi pada usia 28 tahun.

Suami dari Yulce Wenda ini mengawali kariernya sebagai ASN di Kantor Sospol Kabupaten Merauke hingga akhirnya berpasangan dengan Eliezer Renmaur memimpin Kabupaten Puncak Jaya. Ia menjadi wakil bupati dari Eliezer Renmaur pada 2001.

Wangty
Paias Wingty, mantan PM Papua New Guinea. – Jubi/wikipedia.org

Gubernur Lukas Enembe ini juga sangat dihormati tokoh politik dari Provinsi Sandaun, Papua Nugini; anggota parlemen Vanimo Green, Belden Namah. Tak heran kalau anggota parlemen Papua Nugini dari Vanimo, Belden Namah, menyesalkan cara penangkapan dan penahanan Gubernur Papua, Lukas Enembe, oleh pemerintah Indonesia.

Dalam Post Courier edisi 10 Januari 2023, Balden Namah, yang daerah pemilihannya berbatasan dengan provinsi Papua di Indonesia, menyuarakan keprihatinan atas apa yang dia gambarkan sebagai ‘perlakuan tidak manusiawi’ terhadap Gubernur Enembe.

Dia mengatakan cara penangkapan dan penahanan Enembe sangat tercela, tidak manusiawi, dan merupakan gejala penganiayaan bersejarah terhadap penduduk asli Melanesia di Papua oleh Indonesia.

Dalam kondisi kesehatan yang buruk, the Big Man dijatuhi hukuman penjara terhadap Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe diperberat menjadi 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

Hukuman itu diputuskan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam sidang vonis banding yang telah digelar beberapa waktu lalu.

Sehari setelah Natal, 26 Desember 2023, semua warga Papua dikejutkan dengan kepergian seorang Big Man dari tanah New Guinea, Lukas Enembe. Ia meninggal pukul 11 00 WIT, Selasa (26/12/2023).

Belden Namah
Belden Namah, anggota parlemen PNG dari Vanimo. – Jubi/rnz.com

Wajah ibukota Provinsi Papua tak lepas dari peran dua tokoh ini, Big Man Lukas Enembe, Gubernur Provinsi Papua periode 2014-2023, dan Brigjen TNI AD (Purn) Acub Zainal, Gubernur Irian Jaya periode 1973-1975.

Menjelang akhir kepemimpinan Lukas Enembe sebagai orang nomor satu di Provinsi Papua, kantor Gubernur Irian Jaya peninggalan Gubernur Acub Zainal dirombak total. Maklum, bangunan berusia hampir 50 tahun itu harus dibongkar dan hancur menjadi bangunan bertingkat dan modern.

Meski mendapat protes maupun tantangan, namun pembongkaran kantor gubernur warisan Acub Zainal dinilai sudah tua dan berisiko hingga harus dibangun baru.

“Bagi saya apa yang dilakukan Gubernur Lukas Enembe wajar dan sesuatu yang berbeda karena kantor Gubernur Papua memiliki nilai sejarah sejak zaman Nederlands Nieuw Guinea, UNTEA, dan pemerintahan peralihan hingga pemerintahan Republik Indonesia di kantor Gubernur Papua sekarang,” kata Michael Menufandu, mantan Duta Besar RI untuk Kolombia, kepada jurnalis  Jubi di kediamannya di Dok V Atas, Kota Jayapura, Rabu (28/12/2022) siang, saat peresmian Kantor Gubernur Provinsi Papua.

Selamat jalan the Big Man from New Guinea Island. (*)

Nama : Lukas Enembe

Istri   : Yewuce Enembe
Anak  : Astract Bona T.M. Enembe
Eldorado Gamael Enumbi
Dario Alvin Nells Isak Enembe

Pendidikan:
SD YPPGI Mamit (1980)
SMPN 1 Jayapura, Sentani (1983)
SMAN 3 Jayapura, Sentani (1986)
S1, Studi Ilmu Politik, FISIP Universitas Sam Ratulangi, Manado (1995)

Karier
Aktif Organisasi Kepemudaan di Sulawesi Utara (1988–1995)
Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara (1989–1992)
Pengurus SEMAH FISIP UNSRAT Manado (1990–1995)
Koordinator PPM FISIP UNSRAT Manado (1992–1994)
Ketua IMIRJA Sulawesi Utara (1992–1995)
Penggerak Kegiatan Keluarga Tani Pegunungan Tengah (1995 – 1996)
CPNS Kantor SOSPOL Kabupaten Merauke (1996-1997)
PNS Kantor SOSPOL Kabupaten Merauke (1997)
Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya (2001-2005)
Bupati Kabupaten Puncak Jaya (2007-2012)
Ketua DPD Partai Demokrat Papua (2006-2011, 2012-2017, 2017-2022)
Gubernur Provinsi Papua (2013-2018, 2018-2023).

Lanjut Baca
Tags: Lukas Enembemantan Gubernur PapuaMeninggal DuniaObituariPapua
ShareTweetSendShareShare
Dewi Wulandari

Dewi Wulandari

Related Posts

Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik
Nasional & Internasional

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

April 24, 2026
DPD
Nasional & Internasional

DPD RI Perwakilan Papua desak penghentian kekerasan dan transparansi penyelesaian konflik

April 21, 2026
Pesta Babi
Nasional & Internasional

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Kabupaten Puncak
Nasional & Internasional

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

April 18, 2026
West Papua
Nasional & Internasional

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026
Komnas HAM
Nasional & Internasional

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

April 18, 2026
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara