Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Usman Hamid: Peningkatan status operasi penyelamatan pilot Susi Air melanggar UU TNI

April 18, 2023
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Amnesty International

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. - IST

Yogyakarta, Jubi – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyatakan peningkatan status operasi penyelamatan pilot Susi Air menjadi Siaga Tempur melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI atau UU TNI. Hal itu dinyatakan Usman menanggapi peningkatan status operasi penyelamatan pilot Susi Air yang diumumkan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Selasa (19/4/2023).

“Ketentuan Pasal 17 UU TNI mensyaratkan perlu adanya keputusan Presiden dan persetujuan politik DPR RI untuk melakukan pengerahan kekuatan militer. Peningkatan status operasi penyelamatan pilot Susi Air menjadi Siaga Tempur adalah bentuk pengerahan kekuatan militer, karena Panglima TNI telah mengerahkan pasukan TNI dari Jawa dan Sumatera ke Papua,” kata Usman saat dihubungi Jubi pada Selasa malam.

RELATED POSTS

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

Kekerasan tentara non-organik terhadap Orang Asli Papua terus berulang

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

Usman menegaskan Panglima TNI tidak memiliki kewenangan untuk secara sepihak mengerahkan kekuatan militer TNI dan meningkatan status operasi pasukan yang dikerahkan dari luar Papua itu. “UU TNI telah membatasi kewenangan Panglima TNI agar hanya dapat menggunakan atau ‘to use’  kekuatan militer, bukan mengerahkan atau ‘to deploy’ kekuatan militer. Kewenangan pengerahan kekuatan militer ada pada Presiden, itu pun membutuhkan persetujuan dari DPR RI,” kata Usman.

Usman mengingatkan pilihan kebijakan menetapkan status Siaga Tempur bagi pasukan yang dikerahkan dari luar Papua untuk menjalankan operasi itu berisiko tinggi. “Kebijakan itu berisiko menimbulkan banyak korban sipil, termasuk pilot Susi Air. Akan bertambah pula jumlah anggota TNI yang tewas, dan akan banyak fasilitas layanan umum yang terdampak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jika operasi pembebasan pilot Susi Air menimbulkan dampak yang luas, Pemerintah Indonesia akan semakin kesulitan menutupi masalah Papua di tingkat dunia. “Indonesia bisa masuk ke lumpur diplomatik internasional yang akan menyulitkan Indonesia dalam menjaga reputasi internasional,” kata Usman.

Operasi penyelamatan pilot Susi Air dijalankan TNI/Polri setelah kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB yang dipimpin Egianus Kogoya menyandera pilot pesawat Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, Philip Mark Mahrten di Kabupaten Nduga pada 7 Februari 2023. Dalam operasi itu, TNI terus berupaya membatasi pergerakan kelompok Egianus Kogoya, hingga terjadi serangan TPNPB terhadap pasukan TNI di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, pada Sabtu (15/4/2023).

Serangan itu menyebabkan Pratu Miftahul Arifin meninggal dunia, dan empat prajurit TNI lain terluka karena tembakan. Selain itu, hingga Selasa masih ada empat prajurit TNI lainnya yang dinyatakan hilang.

Pada Selasa, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyatakan status operasi penyelamatan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens dinaikkan dari Soft Approach menjadi Siaga Tempur. Kenaikan status operasi itu diumumkan Yudo di Timika.

“Dengan kondisi seperti itu, kami ubah menjadi Operasi Siaga Tempur. Kami tetap melaksanakan operasi penegakan hukum dengan pendekatan humanisme. Tetapi dengan kondisi khusus di wilayah [tertentu] kami ubah menjadi Operasi Siaga Tempur,” kata Yudo.

Yudo menyatakan selama ini operasi penyelamatan pilot Susi Air menggunakan pendekatan operasi teritorial dan komunikasi sosial. Karena pendekatan itu direspon dengan serangan terhadap patroli TNI, status operasi ditingkatkan menjadi Operasi Siaga Tempur.

“Artinya, kami tingkatkan menjadi Operasi Siaga Tempur untuk pasukan kami, sehingga naluri tempur prajurit terbangun. Dalam menghadapi seperti ini harus kita lakukan siaga tempur,” kata Yudo.

Meskipun status operasi penyelamatan pilot Susi Air ditingkatkan menjadi Siaga Tempur, Yudo menyatakan tidak ada penambahan pasukan maupun alat utama sistem persenjataan guna mendukung operasi tersebut. Ia menyatakan hanya akan melakukan rotasi atau pergantian pasukan TNI. (*)

Tags: konflik bersenjataKonflik Bersenjata di NdugaKonflik Bersenjata di Tanah Papuakonflik PapuaPanglima TNIPembakaran Pesawat Susi AirPenyanderaan Pilot Selandia BaruPenyanderaan Pilot Susi AirTNITPNPB
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara