Jayapura, Jubi – Kepala SMA Negeri Khusus Olahraga Papua, Dance Nawipa mengatakan pendidikan politik sejak dini sangat penting bagi pelajar. Pendikan politik dan demokrasi akan membuat pelajar memiliki pengetahuan, agar kelak mereka tidak kaku saat berada dalam masyarakat.
“Awalnya saya berpikir bahwa politik itu kotor. Tetapi saya menyadari bahwa peran politik itu sangat penting dipahami oleh generasi muda Sebab anak-anak yang kita didik akan terlibat dalam berbagai aktivitas, termasuk [aktivitas] politik menjelang Pemilihan Umum 2024,” kata Nawipa saat memberikan sambutan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara sembilan SMA dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jayapura di Kota Jayapura pada Selasa (11/10/2022).
Nawipa mengatakan jika pelajar yang mendapatkan pendidikan politik dan demokrasi, mereka tidak akan terjebak dalam demokrasi yang semu. “Terima kasih [kepada] Bawaslu kota Jayapura yang sudah membuat MoU dengan kami. Suatu ketika mereka memimpin nanti, mereka memahami inti dari politik dan demokrasi, [sehingga] mereka dapat melaksanakannya sesuai dengan peraturan yang ada,” katanya.
Nawipa menerangkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara sembilan SMA di Kota Jayapura dan Bawaslu Kota Jayapura itu, Bawaslu akan memberikan pendidikan politik dan demokrasi bagi para siswa. “Kami bersedia menerima Bawaslu Kota Jayapura untuk memberikan pendidikan politik dan demokrasi bagi siswa siswi kami,” katanya.
Salah satu perwakilan siswa yang menghadiri penandatanganan nota kesepahaman itu, Gabriel yang berasal dari SMA Gabungan Jayapura mengatakan kegiatan itu akan memberikan pemahaman tentang hak politik generasi muda disekolah.”Dengan MoU itu, kami dapat lebih berpartisipasi, agar siswa-siswi mengetahui hak politiknya dapat dipergunakan dengan baik, entah saat pemilu maupun dalam kehidupan di masyarakat,” katanya. (*)










