Jayapura, Jubi — Sebuah tim dari Unit Mobilitas Tenaga Kerja PNG di Port Moresby mengunjungi Queensland Utara bulan ini untuk memperkuat hubungan dengan pengusaha Australia dan membangun permintaan terhadap pekerja PNG.
Kunjungan yang didukung oleh Pemerintah Australia ini mempertemukan delegasi pejabat PNG dan Australia dengan berbagai pelaku usaha di sektor pariwisata, pertanian, penyediaan tenaga kerja, dan perawatan. Demikian dikutip test.jubi.id dari laman tvwan.com.pg, Sabtu (13/12/2025).
Pertemuan tersebut mencakup agenda dengan Tourism Tropical Northern Queensland dan Far Northern Queensland Growers Association untuk membahas kebutuhan tenaga kerja serta peluang bagi pekerja PNG dalam mendukung pertumbuhan bisnis di Australia.
Unit Mobilitas Tenaga Kerja juga berinteraksi dengan empat penyedia layanan perawatan lansia di Queensland untuk menjajaki peluang bagi PNG dalam mengembangkan partisipasi yang telah berjalan sukses pada program percontohan perluasan perawatan lansia PALM. Program ini memungkinkan 49 pekerja perawatan lansia PNG memperoleh pekerjaan di Australia melalui skema Pacific Australia Labour Mobility (PALM).
Delegasi tersebut juga bertemu dengan para pekerja PALM asal PNG di Tully dan Mareeba untuk mendengar langsung pengalaman mereka selama bekerja di Australia.
Pemerintah Australia dan PNG bekerja sama erat untuk meningkatkan partisipasi PNG dalam skema PALM. Antara Oktober 2024 dan Oktober 2025, jumlah pekerja PALM asal PNG di Australia meningkat sebesar 31 persen menjadi 2.625 orang, menjadikan PNG sebagai negara dengan pertumbuhan tercepat dalam skema PALM. Saat ini terdapat 31.885 pekerja PALM di Australia.
Unit Mobilitas Tenaga Kerja PNG mengelola akses ke skema PALM di Papua Nugini. (*)











Discussion about this post