Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Topan tropis Lola di Vanuatu merusak sekolah, 15.000 siswa terdampak

October 28, 2023
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Sekolah Terdampak Topan Lola

Foto ilustrasi. - pixabay.com

Jayapura, Jubi – Kantor Pendidikan Provinsi Penama di Vanuatu mengatakan lebih dari 15.000 siswa terdampak oleh topan tropis Lola yang merusak gedung sekolah di Kepulauan Ambae, Maewom dan Pentakosta.

Radio New Zealand melansir pernyataan Wakil Kepala Sekolah Bidang Pendidikan Penama, Christina Garuleo yang menyebut ada lebih dari 4.000 siswa di Ambae, 3.000 siswa di Maewo, lebih dari 10.000 siswa di Pentakosta yang terdampak topan Lola.

RELATED POSTS

Pemerintah Vanuatu tandatangani MoU proyek energi panas bumi

Pembela hak-hak perempuan Vanuatu, serukan akhiri eksploitasi

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

“Dari jumlah tersebut, Pentakosta mengalami kerusakan paling parah setelah gedung sekolahnya dirusak oleh topan pada 2020,” kata Garuleo.

Kepala Sekolah Melsisi di Pentakosta Pusat, Joseph Molkis mengatakan 400 siswanya sudah dipulangkan.

Vanuatu sekarang sedang memasuki musim hujan dan angin topan, dan Molkis menyatakan pihak sekolah belum dapat menerima siswanya kembali. Ia mengatakan para siswa akan tinggal di rumah hingga awal tahun ajaran baru tahun depan, kecuali mereka yang sedang menghadapi ujian akhir tahun.

Molkis mengatakan Topan Harold pada tahun 2020 juga menghancurkan semua ruang kelas di Pentakosta. Sejak saat itu, para siswa berada di tempat penampungan sementara yang diubah menjadi ruang kelas.

Setelah Topan Harold, asrama baru dapat digunakan kembali setelah jendela kisi-kisi diganti. Akan tetapi, kini semuanya dihancurkan lagi oleh Topan Lola.

Molkis mengatakan mereka masih menunggu dana dari pemerintah untuk memperbaiki gedung sekolah yang dirusak Topan Harold. Namun kini biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan itu diperkirakan naik tiga kali lipat.

Pasca Topan Lola, sejumlah sekolah di Provinsi Shefa, Tafea, dan Torba telah dibuka kembali pada Jumat (27/10/2023). Pendekatan yang lebih hati-hati diambil di sejumlah provinsi yang terkena dampak Topan Lola paling parah, yaitu Malampa dan Penama.

Pengelola sejumlah sekolah mempertimbangkan penggunaan bangunan lain untuk memastikan lingkungan belajar yang aman.

Hingga kini, belum ada perubahan jadwal ujian. Kementerian Pendidikan Vanuatu sedang menjajaki langkah alternatif untuk mendukung siswa yang mungkin terdampak Topan Lola.

Save The Children’s Vanuatu sedang menyiapkan ruang bagi siswa untuk mengikuti ujian akhir mereka. Pekerjaan amal tersebut akan mencakup penyediaan ruang ramah anak di pusat evakuasi dan ruang belajar sementara, termasuk untuk siswa yang lebih tua karena akan segera mengikuti ujian.

Direktur Save The Children’s Vanuatu, Polly Banks mengatakan trauma dan dampak topan ini akan berdampak buruk pada generasi muda.

Koresponden Radio New Zealand di Vanuatu, Hilaire Bule mengatakan kemungkinan beberapa fasilitas pembelajaran jarak jauh sedang dipertimbangkan.

Penjabat Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Serge Lewawa mengatakan penting bagi siswa yang menghadapi ujian, agar mereka dapat melanjutkan pendidikan mereka secepat mungkin.

Bagi mereka yang belum mengikuti ujian, akan lebih baik jika mereka tetap berada di rumah, dan para guru memberikan paket home schooling kepada mereka. Alternatifnya, pembelajaran online. Sekolah diminta untuk melengkapi Formulir Penilaian Cepat Pendidikan paling lambat tanggal 1 November 2023. (*)

Tags: badaiCuaca EkstremDampak Topan LolaTopanTopan LolaVanuatu
ShareTweetSendShareShare
Aryo Wisanggeni

Aryo Wisanggeni

Related Posts

UPNG
Pasifik

Mahasiswa kedokteran UPNG gelar pameran karier

April 25, 2026
menganyam
Pasifik

Menganyam untuk hidup

April 25, 2026
BBM
Pasifik

Menkeu Kepulauan Marshall memperingatkan tentang stok pasokan BBM

April 25, 2026
Kanaky
Pasifik

Perjalanan berkelanjutan Kaledonia Baru menuju penentuan nasib sendiri

April 25, 2026
Manele
Pasifik

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

April 24, 2026
MoU
Pasifik

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

April 24, 2026

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara