Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

DPRK salurkan bantuan untuk pengungsi asal Puncak di Mimika

March 6, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme

Jayapura, Jubi – Sejumlah pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Puncak, Papua Tengah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok di antaranya beras satu ton dan uang tunai, kepada pengungsi asal kabupaten mereka di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/3/2026).

Bantuan itu disalurkan kepada pengungsi asal Distrik Amungkalpia dan Distrik Ralmakawiya, Kabupaten Puncak yang ada Distrik Kwamki, Kabupaten Mimika.

RELATED POSTS

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

Pemerintah tidak serius urus pengungsi konflik bersenjata Papua

Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni mengatakan ia bersama Ketua I DPRK, Soni Wandikbo, Ketua Komisi I, Deminikson Wonda, dan anggota DPRK yaitu Teanus Alom, Melince Magai, Elisabeth Wafom dan Edi Yolemal.

“Masyarakat ini merupakan pengungsi akibat konflik [bersenjata] yang terjadi antara pihak TNI/Polri dan TPNPB/OPM di Distrik Amungkalpia dan Ralmalkawiya. Mereka telah kosongkan tempat tinggal mereka [dan] keluar mengungsi di sini,” kata Thomas Tabuni melalui panggilan teleponnya usai penyaluran bantuan.

Thomas Tabuni mengatakan, pihaknya mengunjungi pengungsi asal Puncak di Kabupaten Mimika, untuk melihat langsung kondisi mereka di tempat pengungsian.

Katanya masyarakat di lokasi pengungsian menyampaikan aspirasinya ke DPRK, meminta TNI/Polri non organik distrik mereka segera ditarik.

“Kami juga mendapatkan aspirasi secara tertulis mengenai permintaan dan keluhan masyaraka. Rencananya secara kelembagaan [kami] akan melaksanakan pertemuan tertutup dan selanjutnya akan dilakukan tindak lanjuti aspirasi ini,” ujarnya.

Thomas Tabuni berharap bahwa apa yang disampaikan masyarakat ini menjadi perhatian dan perlu ditangapi oleh semua pihak. Sebab, negara hadir karena adanya rakyat.

“Masyarakat meminta dengan tegas segera dibentuk panitia khusus atau pansus. Mereka sudah trauma, karena pasukan non organik sudah menyebar luas di pelosok-pelosok, makanya mengungsi,” ucapnya.

Ketua I DPRK Puncak, Soni Wandikbo mengatakan, masyarakat sejumlah distrik di Puncak mengungsi karena aparat keamanan menguasai gereja dan rumah-rumah mereka, sehingga warga trauma.

“Karena itu masyarakat mengungsi di mana-mana. Sebagian besar ada di sini (Mimika), dan sebagian masih ada di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak,” kata Soni Wandikbo.

Soni Wandikbo mengatakan, pihaknya sebagai wakil rakyat menghimbau TNI/Polri di Kabupaten Puncak, agar keluar dari perkampungan supaya masyarakat bisa kembali ke kampung halaman mereka. Katanya itu menjadi harapan bersama masyarakat.

“Hari ini, inisiatif ketua DPRK bisa membantu para pengungsi. Kami sampaikan bahwa yang ada di tempat ini (Mimika) merupakan masyarakat Puncak, bukan penduduk Timika,” kata Soni Wandikbo.

Perwakilan tokoh pemuda di lokasi pengungsian, Mistius Alom mengatakan aspirasi masyarakat sudah serahkan kepada Ketua DPRK Puncak.

Katanya, masyarakat ingin TNI/Polri yang ada di distrik dan kampung mereka segara ditarik supaya masyarakat bisa kembali ke kampung.

“Semoga aspirasi yang kami sampaikan ini bisa di dengar oleh DPRK Puncak dan pihak yang berwajib.” Kata MistiusAlom. (*)

Tags: DPRK PuncakMimikaPengungsi
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026
Warga Kembru
Meepago

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
Puncak
Meepago

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026
Puncak
Meepago

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura Jayapura

Jika ingin jaga momentum, Persipura Jayapura harus kalahkan Persipal Palu

November 8, 2024
pasar murah

Warga mengaku sangat terbantu oleh Pasar Murah Ramadan di PTC

March 22, 2025
lalu lintas

Kapolri memastikan kelancaran lalu lintas saat Natal dan Tahun Baru

December 18, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara