Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Yorris Raweyai: Penderitaan Papua terlalu lama, harap Prabowo–Gibran bawa solusi

October 15, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Angela Flassy
Papua

Wakil Ketua DPD RI Yoris Raweyai saat diwawancarai Media di Aula RRI Nabire, Papua Tengah pada Selasa (14/10/2025).- Jubi/Larius Kogoya.

Nabire, Jubi – Wakil Ketua DPD RI, Yorris Raweyai, menilai penderitaan masyarakat Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah berlangsung terlalu lama. Ia berharap pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mampu menuntaskan berbagai persoalan yang masih membelit Tanah Papua.

Pernyataan itu disampaikan Yorris usai menjadi narasumber dalam hearing dialog antara pimpinan DPR Papua Tengah, Pansus Kemanusiaan, dan perwakilan pengungsi dari Intan Jaya, Puncak, serta Puncak Jaya, yang digelar di Aula RRI Nabire, Papua Tengah, Selasa (14/10/2025).

RELATED POSTS

Raperda hukum dalam masyarakat penghubung antara nilai adat dan hukum negara

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah ajukan lima raperda

DPRPT dukung langkah gubernur fasilitasi penyelesaian sengketa tapal batas

Yorris menjelaskan bahwa konflik Papua sudah berlangsung sejak Papua berintegrasi 1 Mei 1963 sampai saat ini, dengan eskalasi konflik yang relatif naik dan turun. Ia sudah terlibat dengan persoalan Papua sejak pembentukan tim 100, Otsus pertama dan Otsus kedua. Menurut pengalamannya, sampai saat ini ia belum menemukan formula yang tepat untuk menyelesaikan persoalan Papua oleh negara.

“Jujur saya harus katakan karena kebijakan sekarang yang terjadi kan bermuara pada bagaimana sikap negara. Kami waktu itu berharap bahwa era pak Jokowi itu bisa menyelesaikan masalah dengan 10 tahun dia pimpin, beliau pernah datang ke Papua 17 kali, ternyata pra dan pasca kehadiran beliau eskalasi selalu meningkat [dan masalah tidak selesai-selesai],” ujarnya.

Wakil ketua IV DPR Papua Tengah John NR Gobai mengatakan dari Presiden ke Prediden di negara ini untuk kebijakan terhadap Papua tidak pernah berubah. Menurutnya salah sebab peningkatan eskalasinya konflik adalah dropping militer.

Ia menegaskan, semestinya pergantian rezim, kebijakan dan pendekatan kepada Papua juga beda. Ia berharap rezim Prabowo-Gibran memiliki keberanian untuk membuat kebijakannya sendiri.
“Ini kan rezim Prabowo-Gibran, jangan lagi rezim berubah tapi kebijakan tetap. Kalau rezim berubah maka kebijakan negara juga harus berubah sehingga ada yang usulan coba tarik pasukan non organik dulu supaya kondisi keamanan berubah di Papua,” katanya.

Gobai menyarankan kepada rezim Prabowo-Gibran mesti perkuat pasukan organik yang ada seperti Koramil, Kodim, Polres, Polsek itu yang secara umum menjadi kesimpulan. Katanya hari ini berfikir proses percepatan pembangunan karena ini DOB, tapi sepertinya daerah operasi militer atau operasi penegakan hukum, akibatnya terjadi banyak pengungsi. (*)

Tags: DPD RI Papua TengahDPR Papua Tengahhearing
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026
Warga Kembru
Meepago

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
Puncak
Meepago

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026
Puncak
Meepago

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara