Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Pengakuan UNESCO atas Noken: Menjaga identitas dan harapan Orang Papua

December 4, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Abeth You - Editor: Angela Flassy
Noken

Noken yang dijual Mama Papua pada HUT Noken ke 13 tingkat Provinsi Papua Tengah, Kamis, 4 Desember 2025 - Jubi/Abeth You

Nabire, Jubi – Peringatan Hari Noken yang digelar setiap 4 Desember kembali menegaskan makna budaya itu sebagai identitas kolektif Orang Papua, jauh melampaui sekadar perayaan. Sejak UNESCO menetapkannya sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 4 Desember 2012, Noken dipandang dunia sebagai simbol falsafah hidup dan pengetahuan turun-temurun masyarakat Papua.

Penggagas Noken Papua di UNESCO, Titus Pekei mengatakan noken sebagai identitas kolektif masyarakat Papua, sebab hampir setiap suku di Tanah Papua mengenal Noken dalam bentuk, sebutan, dan fungsi yang beragam.

RELATED POSTS

Tambrauw rayakan Hari Noken Sedunia dengan konser dan pameran anyaman

Pekei sebut noken butuh perlindungan mendesak

12 tahun Hari Noken Papua Sedunia, Titus Pekei: Budi daya bahan baku itu penting!

“Dari pedalaman Papua hingga pesisir utara dan selatan, Noken hadir sebagai simbol kebersamaan. Noken dipakai untuk membawa hasil kebun, barang kebutuhan, bahkan bayi—menunjukkan ikatan antara manusia, keluarga, dan alam. Dengan diakui dunia, identitas ini tidak lagi hanya dikenal secara lokal. Noken menjadi penanda bahwa budaya Papua hidup, berharga, dan memiliki tempat dalam peta kebudayaan global,” kata Titus Pekei kepada Jubi, Kamis, 4/12/2025).

Pekei mengaku saat ini sedang berada di Intan Jaya karena pemerintah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah memanggilnya untuk merayakan hari noken. Noken bagi Pekei, sebagai martabat dalam Noken tercermin dalam nilai-nilai dasar yang ia ajarkan diantaranya kerja keras, kesabaran, kemandirian, dan kesetiaan kepada alam.

“Para perajin, terutama mama-mama Papua jangankan menjual Noken, membuatnya saja membutuhkan waktu, ketelitian, dan penghayatan budaya,” ujarnya.

Ketika UNESCO mengangkat Noken ke panggung dunia, martabat Orang Asli Papua ikut terangkat. Pengakuan ini membuktikan bahwa budaya yang lahir dari hutan-hutan adat, lembah-lembah, dan gunung-gunung Papua memiliki kapasitas untuk menginspirasi dunia tentang keberlanjutan, kedamaian dan harmoni manusia dengan alam.

Noken sebagai Arah Masa Depan

Noken bukan hanya warisan masa lalu, kata Titus, Noken adalah harapan masa depan. Melalui Noken, masyarakat Papua diajak untuk melestarikan alam dan bahan baku tradisional. Serat alam yang menjadi bahan dasar Noken adalah bagian dari ekosistem Papua. Menjaga Noken berarti menjaga hutan, sungai, tumbuhan serat dan seluruh sumber daya yang menopang kehidupan Papua.

“Menghargai perajin dan ekonomi lokal.

Noken membuka peluang ekonomi bagi perajin lokal. Dengan perhatian yang tepat, Noken dapat berkembang menjadi ekonomi kreatif yang berkelanjutan tanpa kehilangan ruh budayanya,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Menurut dia, Noken mengajarkan generasi muda tentang identitas.

Anak muda Papua perlu melihat Noken bukan hanya sebagai souvenir, tetapi sebagai jati diri. Noken memuat filosofi tentang kerja kolektif, persatuan dan tanggung jawab sosial – nilai yang penting untuk mempersiapkan masa depan Papua yang bermartabat.

“Di tengah dinamika sosial dan politik, Noken menjadi simbol yang menyatukan berbagai suku di Papua. Ia mengajarkan bahwa keberagaman bukan ancaman, tetapi kekayaan budaya yang perlu dirawat bersama,” katanya.

Peringatan HUT Noken, lanjut dia, merupakan ajakan untuk merawat identitas, menjaga martabat, dan menata masa depan. Seperti Noken yang mampu membawa berbagai benda sekaligus tanpa terputus, demikian pula masyarakat Papua diajak untuk memikul bersama tanggung jawab budaya, lingkungan, dan generasi mendatang.

“Selama Noken tetap dirajut, nilai-nilai Papua akan terus hidup. Dan selama nilai itu dijaga, masa depan orang Papua tetap penuh harapan,” ucapnya. (*)

Tags: Hari Noken SeduniaTitus Pekei
ShareTweetSendShareShare
Angela Flassy

Angela Flassy

Related Posts

Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026
Warga Kembru
Meepago

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
Puncak
Meepago

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026
Puncak
Meepago

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara