Jayapura, Jubi – Akses internet dan telepon di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua mengalami gangguan dan sama sekali tak dapat digunakan, Kamis (9/4/2026). Gangguan ini terjadi sekira lima jam sejak pukul 09.00 Waktu Papua (WP) hingga 14.00 WP.
Situasi itu membuat sejumlah warga bergantian mendatangi GraPARI Telkomsel, untuk menanyakan mengenai masalah gangguan jaringan itu.
Namun di depan salah satu GraPARI Telkomsel Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura terpampang pemberitahuan di depan pintu yang bertuliskan “Mohon maaf, sedang dilakukan investigasi terkait kendala jaringan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.”
Warga Entrop, Naomi (45 tahun) mengaku gangguan jaringan itu menyebabkan dirinya bisa memesan taksi secara daring.
“Itu kendalanya sudah, tadi mau pesan maxim tapi tidak bisa gara-gara jaringan gangguan, jadi tidak bisa beraktivitas,” kata Naomi.
Sementara itu, pihak Bandara Udara atau Bandara Internasional Sentani di Kabupaten Jayapura menyatakan, gangguan jaringan itu tidak berdampak pada pelayanan di bandara, sebab pihaknya memiliki backup jaringan.
“Pada prinsipnya, persoalan jaringan internet yang sempat down sudah teratasi dengan backup jaringan. Operasional bandara tetap berjalan normal, tidak ada kendala,” kata Humas Bandara Internasional Sentani, Citra Mahesa Nusantara.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas berwenang mengenai penyebab gangguan jaringan internet dan telepon ini.
Informasi yang dihimpun, gangguan serupa terjadi di kabupaten lain seperti di Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Papua. Kabupaten Jayawijaya, Mamberamo Tengah, dan Yalimo di Papua Pegunungan.
Situasi ini disebabkan terjadinya penurunan kualitas cakupan pada jaringan 2G. Ada sekitar 410 perangkat (NEs) yang sempat terganggu, namun 403 site/tower sudah berangsur normal kembali.
Penyebab utama ada pada kabel serat optik (Fiber Optic). Terjadi gangguan pada Kabel Laut (SKKL) segmen Sorong – Jayapura sejak 30 Maret 2026.
FO Telkom KM 24 Patara menduga ada kerusakan kabel darat milik Telkom di KM 24 segmen Sarmi menuju Jayapura, yang menyebabkan akses ke Metro e Telkom Jayapura dan perangkat Mobile (PE Mobile) terputus pada pagi ini pukul 06:47 WIB.
Tindakan yang dilakukan adalah menyalakan power feeding equipment (pengirim daya untuk repeater bawah laut) di Jayapura untuk jalur SMPCS Jayapura-Sorong via Biak dan Manokwari, yang membuat 403 site kembali normal.
Selain itu, sedang dilakukan pemasangan/pengaktifan backup menggunakan Starlink sebesar 300 Mbps di Jayapura yang masih dalam proses.
Teknisi Telkom juga sedang mengecek lokasi kabel yang putus atau bermasalah di segmen Sarmi-Jayapura (estimasi waktu selesai 1 jam dari laporan dibuat). (*)











Discussion about this post