Sentani, Jubi – Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah bahan makanan di Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, mengalami kenaikan harga. Salah satunya, kacang tanah. Harganya naik mencapai Rp80 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang, Nadia (41 tahun) mengatakan kacang tanah harganya naik menjadi dua kali lipat lebih dari harga normal. Nadia menyebutkan kenaikan harga tersebut terjadi sejak dua pekan lalu. Katanya, harga normal kacang tanah itu kisaran Rp32 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.
“Kacang tanah memang lagi kosong (stoknya), kemarin, terakhir saya jual Rp60 ribu per kilogram. Kemarin pedagang lainnya di depan jual sudah Rp80 ribu.Sekarang habis sama sekali, (kacang tanah) yang kupas juga naik Rp55 ribu sampai Rp60 ribu,” katanya kepada Jubi, Selasa (23/12/2025).
Katanya, naiknya harga kacang tanah yang signifikan baru terjadi tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu terjadi karena tidak adanya ketersediaan stok, bukan karena permintaan pasar yang tinggi.
“Tidak ada (kenaikan tahun lalu jelang Nataru), baru tahun ini, naiknya memang parah sekali. Mungkin karena tidak ada barang yang masuk dari Surabaya, tidak ada,” katanya.
Pedagang lainnya, Hasna (30 tahun) juga mengatakan hal yang sama. Biasanya, Hasna menjual kacang tanah seharga Rp30 ribu. Tetapi, sekarang stoknya yang dimilikinya sudah habis.
“Sudah satu minggu (stok kacang tanah) kosong, kemarin Rp30 ribu. Sekarang katanya, ada yang jual Rp80 ribu,” kata Hasna.
Pedagang kue kering, Salmina (48 tahun) menjual berbagai macam kue kering, salah satunya berbahan dasar kacang. Dia menyebutkan, harga kue kering berbahan kacang, harga lebih mahal dibandingkan jenis kue lainnya. Hal itu menurutnya, karena harga kacang yang memang mencapai Rp80 ribu.
“Kalau harga kue kering lain yaitu Rp40 ribu per toples,[sedangkan kue berbahan kacang] harga Rp45 ribu per toples,” katanya. (*)










Discussion about this post