Jayapura, Jubi – Sekolah Dasar (SD) Kristen Kalam Kudus Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, memamerkan berbagai hasil karya kreatif siswa dalam Festival Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Gugus VII.
Acara ini berlangsung di SD Negeri Inpres Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (21/2/2025), dan diikuti oleh sepuluh sekolah dasar di Kota Jayapura.
Salah seorang siswa SD Kristen Kalam Kudus, Nathanael Pangaribuan (10), menjelaskan bahwa sebagian besar karya yang dipamerkan di festival ini telah mereka buat selama sebulan di sekolah.
“Mahkota cenderawasih ini dibuat dengan bahan dasar yang berbeda, seperti kerang, bulu ayam, biji-bijian, dan beberapa jenis lainnya. Kami mengerjakannya selama lebih dari satu bulan dalam pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan hasilnya kami tampilkan di festival ini,” ujar Nathanael.

Siswa kelas 5 tersebut menambahkan bahwa mahkota cenderawasih mereka dihiasi dengan berbagai bahan alami, mencerminkan kreativitas dan pemahaman budaya Papua yang mereka pelajari melalui proyek P5.
Sementara itu, salah seorang guru SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja, Mr. Obini Christianto Gulo, menegaskan bahwa pameran ini merupakan bagian dari penerapan Kurikulum Merdeka, khususnya proyek P5 yang telah diajarkan kepada siswa.
“P5 atau Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila kami lakukan dengan berbagai tema. Di sini, kami menampilkan beberapa baju bermotif Papua, hasil karya siswa kelas 1 hingga kelas 3,” katanya.
Menurutnya, festival ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas mereka, sekaligus mengapresiasi budaya lokal.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus ditingkatkan antar-gugus, karena Indonesia memiliki banyak warisan seni yang patut dipelajari,” ujarnya.
Sejumlah sekolah yang turut serta dalam festival ini antara lain SD Negeri Kotaraja, SD Negeri VIM 1 Kotaraja, SD Negeri Inpres Kotaraja, SD Al Ihsan Yapis Kotaraja, SD Negeri Inpres VIM 2, SD Negeri Inpres VIM 3 Kotaraja, SD Negeri Inpres BTN Kotaraja, MIS Al-Hidayah, SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja, dan MI Darul Ma’arif Numbay.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Ellen Montolalu, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan festival ini.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berdisiplin, serta dibekali keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka,” katanya.
Ellen menambahkan bahwa festival ini tidak hanya memberikan pendidikan berbasis pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keterampilan bagi siswa. (*)











Discussion about this post