Jayapura, Jubi – Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhri bersama para bupati/walikota se-Papua membahas strategis percepatan pembangunan Papua dalam dapat kerja atau raker di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura Kamis, (30/10/2025).
Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhri mengatakan rakerda ini menjadi forum strategis, untuk mensinkronkan arah kebijakan pembangunan di seluruh Wilayah Provinsi Papua.
Selain itu rakerda itu juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemerintah daerah, agar program pembangunan berjalan lebih cepat dan baik.
“Sebagai gubernur yang baru dilantik, saya perlu sinkronisasikan program antarprovinsi dengan kabupaten kota. Rakerda ini membahas dan juga memastikan kebijakan yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Fakhiri.
Ia mengatakan, dengan rapat koordinasi ini visi percepatan pembangunan Papua cerah dan harmonis bisa terwujud. Sebab, keberhasilan pembangunan dicapai melalui kerjasama dan antarpemerintahan.
Menurutnya, rakerda ini sebagai tahap awal wujudkan visi gubernur dan wakil gubernur Papua pada 2026, sehingga diperlukan kolaborasi untuk percepatan pembangunan di Provinsi Papua.
“Dengan pertemuan ini, dan juga apa yang dengan dibahas tadi teknis kita bisa cepat mempersiapkan langkah-langkah yang cepat dan efisien untuk melakukan terobosan percepatan pembangunan di provinsi Papua. Saya yakin dengan rapat ini, merupakan langkah baik bagi saya untuk bertemu dengan semua para bupati dan walikota,” ucapnya.
Katanya, berbagai masukan dari para pihak yang hadir dalam rakerda akan disampaikan kepada pemerintah pusat, dengan koordinasi lebih lanjut, agar dapat menjadi program pemerintah daerah maupun kementerian dan lembaga terkait.
Sebab dengan begitu lanjut Fakhiri, secara bertahap dan perlahan bisa menyelesaikan proses pembangun di semua Kabupaten, kota.
“Kalau Kabupaten dia kuat, tentunya provinsi akan mendapat manfaat, kita terus meningkat secara bersama,” ujarnya.
Mengenai situasi Kabupaten Mamberamo Raya yang masih tertinggal dalam segala hal, baik akses kesehatan, hingga layanan publik yang belum berjalan baik kata Fakhiri, pemerintah provinsi dan kabupaten bisa mengambil satu titik yang baik untuk pelayanan pembangunan di sana.
“Jadi kita bisa mendukung pelayanan publik dari distrik ke distrik. Karena kami melihat beberapa distrik yang ada di Mamberamo Raya ini kan di alur sungai. Nanti bisa kita pelayanan prima di situ. Termasuk juga nanti kita siapkan guru-guru,” katanya. (*)











Discussion about this post