Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Warga Konya tuntut pembatalan HGB PT Papua Graha Mandiri

Warga mempertanyakan alas hak penerbitan sertifikat HGU. Mereka meragukan legalitasnya.

June 7, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Pes Yanengga - Editor: Aries Munandar
HGB

Warga menyerahkan tuntutan pembatalan terhadap lima HGB di Konya kepada BPN Kota Jayapura, saat unjuk rasa pada Jumat (7/6/2024). - Jubi/Pes Yanengga

Jayapura, Jubi – Warga Konya, Kelurahan Kota Baru mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kota Jayapura, Jumat (7/6/2024). Mereka menuntut pencabutan lima sertifikat hak guna bangunan atau HGB atas nama Anita Guttruida Elfrida Wuisan, pemilik PT Papua Graha Mandiri.

Koordinator aksi Imen Ronsumbre mengatakan perkampungan Konya merupakan daerah resapan air. Karena itu, mereka menuntut BPN Kota Jayapura membatalkan penerbitan lima sertifikat HGB di Konya.

RELATED POSTS

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

Pemprov Papua dan BPN teken MoU, percepat sertifikasi aset dan tanah

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

“Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2013-2033 melarang aktivitas pembangunan pada kawasan resapan air. Jadi, kami minta BPN mencabut lima sertifikat HGU itu,” kata Ronsumbre.

BPN menerbitkan lima sertifikat HGB atas nama Anita Guttruida Elfrida Wuisan pada 2002. HGB tersebut meliputi lahan seluas total 74.493 meter persegi di Konya.

Atas dasar legalitas itu, PT Papua Graha Mandiri meminta warga Konya mengosongkan permukiman pada areal tersebut, paling lambat bulan depan. Jika tidak, mereka akan menggusurnya.

“Kami dikagetkan dengan kedatangan pihak PT Papua Graha Mandiri bersama 12 personel Brimob bersenjata lengkap, yang memberitahukan permintaan pengosongan lahan. [Pengosongan] itu sangat tidak adil karena warga sudah tinggal di situ sejak 1980-an,” kata Ronsumbre.

Kepala Seksi Survei dan Pengukuran BPN Kota Jayapura Albert Kareci menyatakan mereka mesti mengecek terlebih dahulu kepemilikan HGB tersebut. Jika terdapat permasalahan yang menjadi kewenangan mereka, akan secepatnya diselesaikan.

“Ada bagian yang menjadi kewenangan kami [dalam penerbitan HGB], ada juga yang bukan. Tugas BPN hanya meneliti [keabsahan] kepemilikan dokumennya,” kata Alberth.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Emanuel Gobay mengatakan kedatangan warga ke BPN hanya untuk mempertanyakan alas hak atas lima sertifkat HGU di Konya. Mereka meragukan legalitas pelepasan hak atas tanah tersebut.

“Kami menemukan surat pelepasan tanah adat tersebut bukan ditandatangani pemiliknya, yakni Aleks Mebri. Itu menunjukan dasar penerbitan HGB tersebut bermasalah,” kata Gobay, yang mendampingi warga Konya.

Menurutnya, penerbitan HGU akan mengubah konstruksi kawasan resapan air di Konya. Karena itu, mereka bersama warga setempat menuntut BPN membatalkan penerbitan HGU.  (*)

Tags: BPN Kota JayapuraKampung KonyaKonflik AgrariaLBH PapuaPenggusuran
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara