Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Maggot BSF, solusi atasi sampah sisa makanan

October 5, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
Sampah Sisa Makanan

Kandang budidaya maggot BSF sebagai edukasi di Learning Center Holey Narey, Kantor WWF Indonesia Program Papua, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. -Jubi/Fitri Ramadhani

Sentani, Jubi –  Maggot atau larva dari lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF) sebagai salah satu solusi untuk pengelolaan sampah sisa makanan.

Fasilitator Pengelolaan Sampah Yayasan WWF Program Papua, Dony Kristiawan kepada Jubi mengatakan 60 persen sampah di Kabupaten Jayapura adalah sampah sisa makanan.

RELATED POSTS

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

Pemkab Jayapura perkuat pengelolaan sampah lewat daur ulang

DLH Kabupaten Jayapura: Kajian sampah sebagai dasar kebijakan berbasis data

Pihaknya pun mendorong Dinas Lingkungan Hidup agar sampah sisa makanan bisa dikelola sebelum dibuang semua ke tempat pembuangan akhir atau TPA, melalui kebijakan.

Menurutnya, alam sudah menyediakan solusi untuk mengatasi permasalahan, salah satunya dengan BSF yang sudah tersedia di alam Papua. Jadi, solusinya berbasis alam.

“Lalat BSF itu tidak membawa penyakit, dia hanya hinggap dan bertelur di sampah sisa makanan. Jadi, telur menetas menjadi maggot (larva) itu yang akan mengurai sampah itu,” kata Dony Kristiawan di kantornya, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (5/10/2025).

Katanya, dari sampah sisa makanan yang diuraikan oleh maggot menghasilkan pupuk frass (seperti butiran pasir dan tidak berbau) dan kualitas lebih baik dari pada umumnya.

“Proses pengomposan [melalui maggot] 20 kali lebih cepat dibandingkan proses pengomposan menggunakan bakteri atau makhluk lainnya,” ucapnya.

Selain itu, maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai suplemen untuk ternak seperti ikan atau unggas, tetapi bukan pengganti pakan utama.

Ia mengatakan, tujuan budidaya maggot untuk mengurangi atau mengelola sampah sisa makanan, bukan menciptakan sampah yang baru.

Katanya menambahkan sampah sisa makanan menghasilkan gas metana yang menyebabkan pemanasan global, sehingga, dengan mengurangi dan pengelolaan sampah sisa makanan dan kampanye makan sampai habis (tanpa sisa) dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).

“Karena banyak yang salah kaprah, karena mau budidaya, makanan sengaja disisakan untuk budidaya maggot padahal bukan itu tujuannya. Tujuan utamanya adalah pengelolaan sampah sisa makanan,” ucapnya.

Sementara itu, warga Sentani, Ardini (28) mengatakan bahwa sehari-sehari makanan di rumahnya jarang ada sisa, karena selalu habis dimakan oleh keluarganya. Kalaupun ada sisa, biasanya diberikan ke peliharaanya.

“Kalau di rumah, sampah basah [sisa makanan] hanya tulang-tulang ikan. Kalau ada sisa nasi atau ikan biasanya dikasihkan ke kucing atau ayam, kebetulan ada pelihara ayam,” katanya. (*)

Tags: Maggotpengelolaan sampahSampah Sisa Makanan
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara