Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

LBH Papua pertanyakan Amdal Rumah Sakit UPT Vertikal di Papua

January 21, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: CR - 10 - Editor: Timoteus Marten
Kondisi air tergenang di sepanjang Kali Moses, Kampung Konya, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (20/1/2024). - Jubi/CR - 10

Kondisi air tergenang di sepanjang Kali Moses, Kampung Konya, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (20/1/2024). - Jubi/CR - 10

Jayapura, Jubi – Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Papua mempertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal kepada pihak pemerintah pusat terkait proses pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal di Papua.

Direktur LBH Papua Emanuel Gobay berkata kepada pers di Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (20/1/2024), bahwa Ketua RT/RW 002 di kawasan Konya, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kores Awom menceritakan kepada pihaknya. Pasalnya jika hujan selama satu atau dua jam berturut-turut, maka terjadi banjir di sekitar Kali Konya.

RELATED POSTS

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

LBH Papua desak Polda segera selidiki laporan dugaan KSBE

Mahasiswa tertembak, LBH Papua lapor dugaan penyalahgunaan senjata api ke Polda Papua

Jarak dari Konya ke tempat pembuangan air di pintu lubang batu itu tidak jauh. Kini kawasan itu menjadi kecil. 

“Kemudian [saat terjadi] hujan deras itu membawa sampah kiriman dari berbagai macam tempat di kawasan Organda dan beberapa tempat lainnya, itu kemudian menutup pintu lubang batu, lalu mengakibatkan warga di sekitaran Kampung Konya terkena banjir,” ujar Gobay.

Sejak 2023 lalu pemerintah pusat melanjutkan pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal di kawasan kawasan Konya. Pada November 2023, LBH Papua membawa kuisioner, untuk meminta informasi dari warga sekitar kawasan Konya. Dari informasi warga setempat dan Awom, LBH Papua menilai, bahwa proses pembuatan Amdal itu tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya.

Menurut Gobay, seharusnya ada tahapan kalau mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Maka akan janggal jika pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal yang dikelola pemerintah pusat dengan anggaran APBN, tapi proses amdalnya tidak diketahui oleh masyarakat.

“Minimal [Amdal] itu warga Kampung Konya harus tahu bahwa air dan berbagai macam sampah itu dikelola seperti apa? Memulai dari sepanjang kawasan Kali Konya seperti apa? Mengelola lubang batu di pembuangan air akan seperti apa? Itu yang harus dijelaskan [kepada warga di Kampung Konya] tapi saat mengambil data tidak menjelaskan hal itu,” kata Gobay.

Warga kawasan Kampung Konya, Kores Awom bercerita, sejak 1960-an tidak pernah terjadi banjir. Namun, sejak 1999 kawasan tersebut mulai kebanjiran, sehingga Pemerintah Kota Jayapura mengalihkan parit di kawasan Kali Konya.

“Jadi, sejak tahun 2000-an hingga kini menjadi tempat langganan kebanjiran,” kata Awom.

Menurut Awom, seharusnya sebelum melanjutkan pembangunan rumah sakit itu, pemerintah terlebih dahulu membereskan masalah banjir. Kalau pihak yang membangun Rumah Sakit UPT Vertikal tidak menyelesaikan masalah banjir di kawasan jalur air, Awom mengkhawatirkan akan terjadi banjir yang mengorban warga Kota Jayapura, terutama di sekitar kawasan Konya, Abepura, dan Pasar Youtefa. (*)

Tags: AMDALLBH Papua
ShareTweetSendShareShare
Timoteus Marten

Timoteus Marten

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara