Wamena Jubi – Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, bersama Kepala Dinas Pariwisata Engelbertus Surabut dan Asisten III Pilatus Lagowan, meninjau Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem atau FBLB yang ke-32 yang akan digelar di Distrik Usilimo Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. pada awal Agustus 2025 mendatang.
Elopere mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau langsung lokasi persiapan FBLB dan untuk mengetahui potensi wisata yang ada di daerah FBLB agar dapat dikembangkan lebih lanjut.
“Kita tahu bahwa FBLB memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, sehingga diharapkan FBLB dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal bagi masyarakat Jayawijaya, serta dapat meningkatkan kesejahteraan,” kata Elopere
Dalam kunjungannya tersebut, Ia juga berkoordinasi dengan sejumlah panitia lokal serta masyarakat setempat terkait sejumlah aspirasi dan harapan masyarakat terkait FBLB.
“Kami pemerintah daerah akan terus memantau dan mendukung serta bangun komunikasi ke masyarakat setempat terutama panitia lokal untuk pengembangan FBLB agar dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi masyarakat ,” katanya
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan pembersihan dan renovasi semua fasilitas yang ada di lokasi FBLB.
“Rencana kami mau bangun fasilitas baru, tapi mengingat waktunya sangat mepet, sehingga kami akan renovasi tempat ini, lalu kita akan melaksanakan kegiatan festival,”katanya.
Setelah FBLB ke-32, pihaknya akan melakukan renovasi total mulai dari panggung utama,toilet dan beberapa fasilitas lainnya. “FBLB kali ini kita gunakan fasilitas yang ada dulu, itu nanti setelah kegiatan ini selesai dulu berhubung karena waktu sudah mepet, tinggal dua minggu ke depan. “Saya kira sangat mepet waktunya,”katanya
Ia berharap festival ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal dan meningkatkan pendapatan mereka. Dan
Diharapkan juga festival ini dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya kita, serta menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Jayawijaya, Engelbert Sorabut mengungkapkan bahwa promosi FBLB dijalankan secara online dan offline.
“Promosi offline mencakup pemasangan baliho dan media luar ruang lainnya, sementara promosi online memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menjangkau wisatawan lokal dan mancanegara,” katanya
Selain itu, Disbudpar juga aktif melakukan promosi langsung di kota-kota besar seperti Wamena, Jayapura, Jakarta, dan Bali. Langkah ini bertujuan khusus untuk menarik minat wisatawan asing, terutama mereka yang sudah menunjukkan ketertarikan pada potensi wisata dan budaya lokal di Lembah Baliem.
“Rentang waktu promosi yang dilakukan secara langsung di Papua dan luar Papua kurang lebih dua minggu. Oleh karena itu, kami akan berupaya optimal agar acara ini dapat disaksikan para turis mancanegara,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa beberapa negara seperti Swiss, Perancis, dan Rusia telah mengkonfirmasi kehadiran wisatawan mereka melalui HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia).
“Promosi ini didukung dengan visualisasi gambar dan video yang menampilkan keindahan budaya masyarakat Baliem serta potensi wisata di wilayah tersebut,” katanya. (*)











Discussion about this post