Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Headline

West Papua pegang peran penting dalam agenda negara-negara Pasifik

September 11, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Nuevaterra - Editor: Admin Jubi
Louis Mopou

Mantan Presiden New Caledonia, Louis Mapou - lemonde.fr

Jayapura, Jubi – Mantan Presiden New Caledonia, Louis Mapou, mengatakan bahwa hak asasi manusia dan kedaulatan merupakan isu besar yang dihadapi tidak hanya oleh Melanesia tetapi juga kawasan Pasifik secara luas.  Para pemimpin Pasifik diperkirakan akan mengukuhkan pengakuan Forum terhadap kedaulatan Indonesia atas West Papua dalam KTT Pacific Islands Forum (PIF), namun juga berusaha untuk memastikan kunjungan ke West Papua.

RELATED POSTS

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

President of Palau Attends Pacific Islands Forum Troika Meeting in Brisbane Ahead of PIF 2026

New Zealand and Palau eye the next two Pacific Forums

Mantan Presiden Pemerintah Kolektif New Caledonia, Louis Mapou, mengatakan West Papua memegang tempat penting dalam agenda negara-negara Pasifik.

“Stabilitas regional merupakan perhatian utama Forum, dan isu-isu dekolonisasi seperti New Caledonia, Polinesia Prancis, dan West Papua tetap menjadi masalah yang mengkhawatirkan,” katanya.

Louis Mapou menghadiri pertemuan para pemimpin di Tonga tahun lalu, di mana kerusuhan sipil di New Caledonia menjadi topik utama. Meskipun ia bertemu dengan para pemimpin Melanesia untuk membahas isu kedaulatan, ia tidak berbicara dengan media.

Setahun kemudian, Mapou mengatakan kepada RNZ Pacific bahwa untuk menangani “masalah West Papua”, yang berbagi perbatasan darat dengan Papua Nugini (PNG), PIF perlu terlibat, bersama dengan Kelompok Spearhead Melanesia.

“Dalam konfrontasi ini dengan Indonesia, banyak kepentingan yang terlibat, karena Indonesia memiliki hubungan diplomatik dan ekonomi yang kuat dengan Papua Nugini dan Fiji. Dan itulah realitas dunia saat ini—ketegangan konstan antara memperjuangkan hak asasi manusia dan melayani kepentingan negara-negara” kata Mapou.

Tindakan lebih bermakna daripada kata-kata                     

Pada tahun 2018, Presiden Indonesia saat itu, Joko Widodo, mengundang Komisaris Hak Asasi Manusia PBB untuk mengunjungi West Papua, namun kunjungan tersebut tidak pernah terlaksana.

Pemimpin-pemimpin Pasifik telah meminta Indonesia untuk memfasilitasi kunjungan ke West Papua sejak tahun 2019. Pada 2023, perdana menteri Fiji dan Papua Nugini ditunjuk sebagai utusan khusus untuk mengunjungi wilayah tersebut.

Meskipun keduanya tidak berhasil menuntaskan misi tersebut, kedua pemimpin tersebut berkunjung ke Indonesia untuk menemui Presiden Prabowo Subianto. Perdana Menteri Papua Nugini James Marape mengatakan kepada RNZ Pacific pada 2024 bahwa dia dan rekannya Sitiveni Rabuka “tidak dapat menemukan waktu” untuk berkunjung bersama.

Pada KTT Pemimpin di Tonga tahun lalu, Perdana Menteri Vanuatu saat itu dan ketua blok sub-regional untuk tahun 2024, Charlot Salwai, mengatakan bahwa ada kekhawatiran seputar West Papua selama beberapa waktu.

“Beberapa isu terkait hak asasi manusia… karena Forum Kepulauan Pasifik pada 2019 memutuskan untuk meminta misi PBB melakukan misi penyelidikan di Indonesia,” kata Salwai.

Salwai mengatakan sangat baik untuk mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Indonesia.

“Jika undangan datang kepada para pemimpin MSG lainnya, mungkin mereka bisa pergi bersama untuk bertemu dengan presiden baru Indonesia,” kata Salwai saat itu.

Meskipun Vanuatu mengalami ketidakstabilan politik kronis dengan lima perdana menteri dalam empat tahun, pemerintah-pemerintah berturut-turut tetap konsisten dalam advokasi mereka untuk West Papua.

Kekerasan ‘semakin meningkat’

Menjelang pertemuan tahun ini yang akan dimulai pada Senin, Peneliti Human Rights Watch yang berbasis di Jakarta, Andreas Harsono, mengatakan bahwa konflik telah meningkat hingga sejajar dengan beberapa periode paling kekerasan dalam 60 tahun terakhir.

“Penduduk asli West Papua melarikan diri dari kampung-kampung mereka. Terdapat konflik berskala kecil antara pasukan keamanan Indonesia, termasuk tentara dan polisi, melawan Tentara Pembebasan Nasional West Papua,” kata Harsono, menambahkan bahwa kedua belah pihak dalam konflik semakin agresif.

“Jika Anda melihat area-area yang disebut ‘zona panas’ di West Papua, mereka menyebar di dataran tinggi tengah, dari West Papua tengah hingga perbatasan dengan PNG di barat.” Lanjut Harsono.

Anggota Parlemen Partai Hijau Selandia Baru, Teanau Tuiono, ingin melihat para pemimpin Pasifik mengambil tindakan konkret.

“Untuk berbicara dengan masyarakat guna memahami perspektif mereka, sudut pandang mereka terkait pelanggaran hak asasi manusia,” katanya.

Menurut Tuiono, perkembangan militer sangat problematis, sehingga penting bagi komunitas Pasifik untuk menyatakan solidaritas dengan saudara-saudari di West Papua.”

Secara khusus, ia ingin para pemimpin Pasifik mengecam tindakan Indonesia yang menindak keras para demonstran yang berdemonstrasi menentang pemindahan empat tahanan politik.

Louis Mapou mengatakan ada dua masalah utama: Pelanggaran hak asasi manusia dan hambatan kedaulatan di wilayah tersebut.

“Pada skala yang berbeda, kami menghadapi masalah yang sama di New Caledonia. Perjuangan untuk kemerdekaan, masa depan New Caledonia, dan masalah hak asasi manusia yang terkait dengan praktik penegakan hokum,” kata Mapou. (*)

West Papua holds an important place on Pacific countries’ agenda says Mapou.

Tags: DekolonisasiMSGPIFWest Papua
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

UPNG
Pasifik

Mahasiswa kedokteran UPNG gelar pameran karier

April 25, 2026
menganyam
Pasifik

Menganyam untuk hidup

April 25, 2026
BBM
Pasifik

Menkeu Kepulauan Marshall memperingatkan tentang stok pasokan BBM

April 25, 2026
Kanaky
Pasifik

Perjalanan berkelanjutan Kaledonia Baru menuju penentuan nasib sendiri

April 25, 2026
Manele
Pasifik

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

April 24, 2026
MoU
Pasifik

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

April 24, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara