Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Headline

Laporan kritis setahun Prabowo-Gibran: Reformasi hukum tersumbat, demokrasi tersendat dan konflik di Papua kacau balau

October 30, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Tim Jubi - Editor: Jean Bisay
Prabowo-Gibran

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat menyalami sejumlah warga ketika mengunjungi UPT Puskesmas Kampung Harapan di Distrik Sentani Timur - Kabupaten Jayapura - Papua pada Rabu, 17 September 2025. - Jubi/Silpester Kasipka

Jakarta, Jubi – Penolakan gugatan praperadilan para aktivis yang ditangkap pasca aksi massa “Agustus Kelabu” menjadi penanda yang tak bisa diabaikan. Satu tahun sejak dilantik, pemerintahan Prabowo–Gibran dinilai Yayasan Kurawal masih jauh dari janji Asta Cita 7 tentang penegakan hukum yang adil, transparan, dan bebas dari intervensi politik, malah yang terjadi justru sebaliknya: hukum kembali tampil sebagai alat kekuasaan, bukan instrumen keadilan.

Kontras antara janji dan realitas ini mendorong Yayasan Kurawal untuk merilis laporan “Penilaian Kinerja Satu Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo–Gibran: Menakar Perjalanan Demokras”.

RELATED POSTS

Mafindo: Deepfake dan scam mewarnai tahun pertama Prabowo–Gibran

Usman sebut 100 hari Pemerintahan Prabowo-Gibran diwarnai pelanggaran HAM

100 Hari Prabowo-Gibran, Imparsial: Militerisme menguat, muncul dwifungsi TNI

Yayasan Kurawal memandang perlu untuk membaca lebih dalam ke mana arah perjalanan demokrasi Indonesia hari ini dengan menilai tiga bidang yang menjadi barometer utama kualitas: reformasi kepolisian, penanganan konflik di Papua, dan reformasi sektor hukum.

Ketiganya dinilai bukan sekadar kebijakan teknis, melainkan cermin cara negara memandang warganya, apakah sebagai warga yang harus dilindungi atau objek yang harus dikendalikan.

Prabowo-Gibran
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat menyalami sejumlah warga ketika mengunjungi UPT Puskesmas Kampung Harapan di Distrik Sentani Timur – Kabupaten Jayapura – Papua pada Rabu, 17 September 2025. – Jubi/Silpester Kasipka

Lewat penilaian yang mendalam, Kurawal menemukan bahwa perjalanan demokrasi Indonesia pada tahun pertama Prabowo-Gibran berjalan padat tersendat, ditandai oleh keengganan negara untuk menempatkan keadilan sebagai pedoman utama.

Di bidang hukum, penolakan praperadilan aktivis hanyalah satu contoh dari banyaknya kasus di mana hukum bekerja untuk menegakkan kekuasaan. Di isu kepolisian, kekerasan dan impunitas masih terjadi berulang kali, diperparah dengan belum terwujudnya janji pembentukan Tim Reformasi Polri.

Sementara itu, di Papua, negara masih memilih jalan kekerasan dengan operasi militer dan proyek ekonomi besar yang berjalan bersamaan dengan pelanggaran hak asasi manusia, alih-alih dialog yang menuntut pendekatan politik dan kemanusiaan.

Kurawal menegaskan bahwa penerbitan laporan ini disusun bukan bagian dari ritual tahunan, melainkan untuk memahami ke mana arah kekuasaan dibawa. Menatap tahun kedua pemerintahan, Kurawal mendorong Presiden Prabowo untuk menepati roh dari janji-janji Asta Cita, khususnya Asta Cita 1, 2, 7, dan 8: mengembalikan hukum pada keadilan, menempatkan keamanan di bawah kemanusiaan, dan membuka ruang bagi warga untuk bersuara tanpa rasa takut.

“Saatnya Anda meretas arah kebijakan yang baru bagi Indonesia, tidak lagi berdiam dalam bayang-bayang pola lama,” tutup laporan Kurawal tersebut. (*)

Tags: demokrasi tersendatkonflik di Papua kacau balaulaporan kritisLaporan kritis setahun Prabowo-GibranPrabowo-GibranReformasi hukum tersumbat
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Sidang di parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni negara itu, Papua Barat, 21 April 2026 - RNZ Pasifik
Nasional & Internasional

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

April 24, 2026
DPD
Nasional & Internasional

DPD RI Perwakilan Papua desak penghentian kekerasan dan transparansi penyelesaian konflik

April 21, 2026
Pesta Babi
Nasional & Internasional

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Kabupaten Puncak
Nasional & Internasional

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

April 18, 2026
West Papua
Nasional & Internasional

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026
Komnas HAM
Nasional & Internasional

Dorong Dialog Damai, Komnas HAM perkuat koordinasi dalam penanganan situasi HAM di Papua

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara