Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Headline

Tragedi molotov di Kantor Redaksi Jubi, KKJ Indonesia desak pencopotan Kapolda Papua

December 18, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel M Kaliele - Editor: Aries Munandar
Molotov

Aksi solidaritas menuntut pengungkapan kasus serangan bom molotov terhadap Kantor Redaksi Jubi, Selasa (17/12/2024). Jubi/Theo Kelen

Sorong, Jubi – Komite Keselamatan Jurnalis atau KKJ Indonesia mendesak Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Patrige Renwarin. Mereka menilai Polda Papua lamban dalam mengungkap pelaku pelemparan bom molotov terhadap Kantor Redaksi Jubi.

Koordinator KKJ Indonesia Erick Tanjung mengatakan Polda Papua seharusnya serius dalam mengungkap pelaku pengeboman. Apalagi, menurutnya, polisi telah mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan kepada sejumlah saksi.

RELATED POSTS

Dua mahasiswi USTJ magang di Redaksi Jubi

Koalisi minta polisi segera umumkan 2 terduga pelaku bom molotov di kantor Jubi

KKJ kecam keras persekusi dan intimidasi Kasat Reskrim Mimika dan Anggota Polisi terhadap empat jurnalis

“Mereka [penyelidik] sudah membuat sketsa wajah pelaku dan memeriksa saksi mata kejadian. Bukti petunjuk itu seharusnya menjadi modal untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif penyerangannya,” kata Erick, Rabu (18/12/2024).

Dia menyebut kinerja Polri terus mendapat sorotan publik sebab dinilai lamban dalam mengusut kasus-kasus besar dan penting. Karena itu, penanganan kasus bom molotov terhadap Jubi juga mempertaruhkan kredibilitas Polri di mata masyarakat Indonesia.

“Ini [pengungkapan kasus molotov] seharusnya menjadi momentum bagi polri untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Kalau ada [polisi] yang tidak profesional, harus ditindak tegas [oleh pimpinan Polri],” kata Erick.

Erick menegaskan serangan molotov terhadap Kantor Redaksi Jubi merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers di Indonesia. Karena itu, kasusnya harus diusut tuntas hingga ke pengadilan.

“Kami juga mendesak Presiden Prabowo Subianto memerhatikan ekosistem keamanan dan keselamatan, serta kebebasan pers di Tanah Papua. Salah satu [bentuk perhatian tersebut] ialah memuntaskan pengungkapan kasus bom molotov di Kantor Redaksi Jubi. Jangan ada impunitas bagi pelaku kekerasan terhadap jurnalis,” kata Erick.

Serangan bom molotov terhadap Kantor Redaksi Jubi terjadi pada Rabu dini hari (16/10/2024). Serangan tersebut mendapat kecaman keras dari berbagai komunitas pers serta pegiat demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia.

“Pengungkapannya sangat mudah. Saksi [ada] sembilan. Pelakunya, saya tidak sebut oknum, itu [diduga] dua orang dari TNI. Bukti lain, CCTV sudah mendukung,” kata Gustaf Kawer, anggota Tim Kuasa Hukum Jubi, saat aksi solidaritas, kemarin.

Kepala Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua Frits Ramandey mengatakan serangan bom molotov terhadap Kantor Redaksi Jubi dilakukan orang terlatih. Bukti awalnya sudah cukup menjadi petunjuk bagi penyelidik untuk menetapkan pelaku.

“Ini bukan persoalan Jubi saja. Ini soal teror yang menebarkan ketakutan [bagi masyarakat luas],” kata Ramandey.  (*)

Tags: bom molotovKantor Redaksi JubiKebebasan Perskekerasan terhadap jurnalis
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara