Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Perajin Gerabah dari kampung Abar berhasil sekolahkan anak hingga sarjana

June 24, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Ratty Auparai - Editor: Edho Sinaga
kampung abar

Yemima Abalkoy saat menceritakan perjuangannya untuk menyekolahkan anak lelakinya bungsunya, kepada Jubi di rumahnya, Kampung Abar, Kabupaten, Jayapura, Sabtu (22/6/2024) -Jubi/Ratty Auparai

Sentani, Jubi – Pengalaman pahit untuk mengejar ketertinggalan di dunia pendidikan pernah dirasakan seorang pejuang keluarga dari Kampung Abar. Mama Yemima Abalkoy, seorang warga di Kampung Abar, Kabupaten Jayapura, Papua ini pernah ditolak pemerintah saat mengajukan bantuan dana pendidikan, beberapa tahun silam. Namun, bukannya hanya bersedih dan berdiam diri, ia tetap berjuang menyekolahkan anaknya hingga sarjana dari hasil penjualan gerabah.

Ditemui Jubi di rumahnya, Sabtu (22/06/2024) Mama Yemima Abalkoy bercerita, setelah suaminya meninggal dunia, ia memboyong ketujuh anaknya untuk pulang ke kampung halamannya di Abar, disitulah awal mula ia menekuni pembuatan gerabah.

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

“Saya didorong oleh kakak perempuan tertua saya, kakak Barbie suruh saya untuk belajar buat gerabah, kakak bilang gerabah itu bisa tolong perekonomian keluarga saya,” kata Abalkoy.

penjual gerabah
Pondok yang dulunya di tinggali keluarganya saat banjir bandang, sekarang dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan gerabah yang sudah jadi, dan siap di jual, Kampung Abar, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (22/6/2204) -Jubi/Ratty Auparai

Tidak hanya kehilangan suaminya, Abalkoy juga harus rela kehilangan kedua anak lelakinya lagi, namun dengan ketegaran hatinya ia tetap melangkah untuk mengerjakan gerabah, untuk menyekolahkan kelima anak-anaknya dan kebutuhan lainnya.

“Ini foto – foto waktu mama punya anak laki-laki bungsu wisuda, mama tidak ikut hadir, mama sedih sekali dan terharu, dengan kebaikan Tuhan, mama punya anak bisa wisuda tahun ini,” ujarnya.

Sambil menahan haru, mama Yemima Abalkoy juga mengatakan ia pernah ditolak pemerintah, saat mengurus beasiswa bagi anak lelaki bungsunya. Ia juga mengatakan mereka menolak, karena katanya ia memiliki usaha gerabah jadi tidak bisa dikasih bantuan beasiswa.

penjual gerabah
Pondok yang dulunya di tinggali keluarganya saat banjir bandang, sekarang dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan gerabah yang sudah jadi, dan siap di jual, Kampung Abar, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (22/6/2204) -Jubi/Ratty Auparai

“Untuk jual gerabah keluar kampung mama tidak pernah jual, biasa mama tunggu orang pesan dan itu kebanyakan dari luar kota, seperti Biak dan Timika,” ujarnya.

Untuk keuntungan, lanjutnya, ia jarang dapat pelanggan untuk beli gerabah, tapi kalau dapat pesanan dari luar kota ia bisa Merauke keuntungan sebesar Rp7 juta.

“Biaya hidup di kampung sini juga besar, semenjak orang-orang kenal uang, tidak sama kayak mama punya zaman dulu. Sekarang semua orang tidak saling menghargai, tidak baku tolong, zaman mama dulu kecil itu, setiap janda diperhatikan sama Ondoafi, ada lahan kebun yang masyarakat bersihkan untuk janda itu garap, tapi sekarang beda, mama harus berjuang sendiri,” ujarnya.

penjual gerabah
Pondok yang dulunya di tinggali keluarganya saat banjir bandang, sekarang dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan gerabah yang sudah jadi, dan siap di jual, Kampung Abar, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (22/6/2204) -Jubi/Ratty Auparai

Sementara untuk harga, Gerabah yang dijual harganya Rp50 ribu sampai Rp250 ribu, sesuai ukurannya. Untuk pemesanan kebanyakan pelanggan langsung mendatangi rumah mama Yemima Abalkoy.

“Mama tidak pernah jual gerabah keluar kampung karena biaya transportasinya sulit, jadi mama tunggu orang-orang yang biasa pesan gerabah, ini bukan barang yang cepat busuk jadi mama biasa buat saja terus kasih tinggal, tunggu orang datang beli,” ujarnya.

Mama Yemima Abalkoy juga berharap salah satu cucu-cucunya dapat meneruskan usaha yang sekarang digelutinya. (*)

Tags: Kabupaten Jayapurakampung abarMama-mamaPapuaPendidikanpenjual gerabahSarjana
ShareTweetSendShareShare
Reinardo Sinaga

Reinardo Sinaga

Related Posts

Uncen
Ekonomi

Mahasiswa Uncen olah pisang raja jadi ‘Royal Bananique’, belajar bisnis dari bangku kuliah

March 30, 2026
Hotel
Ekonomi

Restoran hotel di Jayapura ramai pengunjung selama Ramadan

March 20, 2026
Kebutuhan pokok
Ekonomi

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

March 19, 2026
kas Keliling
Ekonomi

BI Papua gelar tiga kali kas keliling ke wilayah 3T

March 13, 2026
TBc
Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Kasus TBC
Penkes

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara