Jayapura, Jubi – Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono bertemu pekan lalu di Sydney, Australia. Pertemuan ini membahas kerja sama dalam Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Australia, dengan fokus pada prioritas bersama kedua negara.
“Ini merupakan kunjungan resmi pertama Menteri Sugiono ke Australia sejak pengangkatannya pada Oktober 2024,” demikian keterangan pers yang diterima Jubi pada Selasa (25/3/2025) dari Public Affairs DFAT (Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia).
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyatakan bahwa kunjungan Menteri Sugiono, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, serta delegasi bisnis tingkat tinggi Indonesia ke Australia mencerminkan luasnya hubungan bilateral kedua negara.
“Kunjungan ini menunjukkan kerja sama yang erat dalam bidang politik dan strategis, kemitraan ekonomi, serta ikatan yang kuat antara masyarakat kita,” kata Penny Wong.
Ia menambahkan bahwa memperdalam keterlibatan ekonomi dengan Indonesia memiliki nilai besar bagi kedua negara.
“Ini merupakan bagian penting dari upaya Australia untuk mendiversifikasi ekonomi kita, terutama melalui pengembangan pasar di Asia Tenggara,” ujar Wong.
Dalam pertemuan tersebut, para menteri menyoroti kepercayaan strategis yang mendalam dan persahabatan yang kuat antara Indonesia dan Australia. Kedua negara berupaya memperkuat kesejahteraan ekonomi, memajukan prioritas pembangunan bersama, meningkatkan hubungan antarmasyarakat, serta memperdalam kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan regional.
Para menteri juga sepakat untuk memperbarui Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Australia periode 2025–2029 menjelang pertemuan tahunan para pemimpin kedua negara. Rencana ini akan menjadi panduan utama kerja sama ke depan.
“Kunjungan ini menandakan kemitraan yang kuat antara kedua negara, yang dibangun atas nilai-nilai bersama, saling menghormati kedaulatan, serta komitmen teguh untuk membina perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik dan panggung global,” kata Menlu Indonesia Sugiono.
Ia menegaskan bahwa Kemitraan Strategis Komprehensif akan terus ditingkatkan melalui kerja sama di berbagai bidang utama.
“Termasuk perdagangan dan investasi, mineral penting, produk kendaraan dan baterai listrik, pertanian dan ketahanan pangan, pendidikan, penelitian, pertahanan dan keamanan, serta kontak antarmasyarakat,” tambahnya.
Selain pertemuan tingkat menteri, delegasi bisnis Indonesia juga mengunjungi Sydney pekan ini. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari misi investor terbesar Australia ke Indonesia bulan lalu, yang merupakan bagian dari strategi ekonomi Australia di Asia Tenggara hingga 2040.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dianggap sebagai peluang besar bagi pebisnis dan investor Australia. Konsumen Indonesia menunjukkan minat tinggi terhadap sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta produk-produk konsumen dari Australia.
Sementara itu, investasi Indonesia di Australia juga terus meningkat.
Sebagai bagian dari kunjungannya, Menlu Sugiono juga menghadiri pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 antara tim nasional sepak bola putra Australia dan Indonesia pada Kamis (20/3/2025).
Pertandingan yang berlangsung di Sydney itu berakhir dengan kemenangan Australia 5-1 atas Indonesia.
Menlu Sugiono menyaksikan laga tersebut bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Dito Ariotedjo. (*)











Discussion about this post