Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

Nelayan tak tahu dimana urus izin, Dinas Perikanan Papua Barat ke Bintuni

October 24, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
Nelayan

Manokwari, Jubi – Kepala Seksi pengendalian perizinan dan SPI di Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat Yosep mengatakan, hampir semua nelayan di Kabupaten Teluk Bintuni belum memiliki izin.

“Dinas Perikanan melalui bidang penangkapan mengawali dengan memberikan sosialisasi bagi nelayan di seluruh Papua Barat, hari ini digelar di Kampung Nelayan Teluk Bintuni,” kata Yosep di Teluk Bintuni, Kamis (23/10/2025).

RELATED POSTS

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

Dia mengatakan kelompok nelayan terlebih dahulu mengurus surat ukur,  kemudian Passing C sebab dalam kegiatan itu juga Dinas Perikanan Provinsi membawa perwakilan dari Ahli Ukur.

“Setelah nelayan memiliki surat ukur kemudian dilanjutkan dengan nomor induk berusaha NIB dan penertiban buku kapal serta surat izin usaha perikanan juga surat izin usaha penangkapan ikan,” kata Yosep.

“Kami berharap nelayan di Teluk Bintuni juga sama seperti nelayan di daerah atau provinsi lain yang memiliki surat izin,” ujarnya.

Sosialisasi tentang izin perikanan bagi nelayan dari Dinas Perikanan Provinsi Papua Barat ini merupakan respon dari permintaan Dinas Perikanan Kabupaten Teluk Bintuni.

Kepala seksi perikanan tangkap Dinas Perikanan Teluk Bintuni Sem Refideso mengatakan, sosialisasi tentang kesadaran memiliki izin usaha perikanan bagi nelayan di Kampung Nelayan Teluk Bintuni ini merupakan permintaan serta dia menyebut sebagai kebutuhan bagi para nelayan.

Sem menyebut bahwa pihaknya siap membantu serta mendampingi nelayan di Teluk Bintuni jika hendak mengurus izin.

“Terima kasih karena kegiatan ini banyak antusias dari warga nelayan, kedepan kami siap mendukung dan mendampingi nelayan mengurus izin izin pas dan izin penangkapan,” kata Sem Refideso.

Kelompok Nelayan di Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat mengaku tak mengetahui bahwa mereka harus mengurus perizinan dan dimana tempat mengurusnya. Selama ini mereka menjalankan saja aktivitas sebagai nelayan Ikan laut maupun nelayan kepiting dan udang.

Mama Rifa warga Kampung Nelayan di Teluk Bintuni mengaku, setelah Dinas Perikanan Provinsi dan Kabupaten Teluk Bintuni memberikan sosialisasi, Ia dan para nelayan lain baru tahu bahwa sebagai nelayan perlu memiliki izin.

“Selama ini kita sebagai nelayan tidak ada pengurusan izin bagi nelayan dan juga tidak tahu urus di mana,” kata Ibu Rumah Tangga yang juga merupakan Nelayan Kepiting.

Dengan mendapatkan sosialisasi ia berharap ke depan pengurusan izin dipermudah syarat serta aksesnya.

“Kita berharap tak hanya sosialisasi tetapi juga pengurusan izin serta syarat dipermudah,” kata Mama Rifa.(*)

 

Tags: Kabupaten Teluk BintuniProvinsi Papua Barat
ShareTweetSendShareShare
Angela Flassy

Angela Flassy

Related Posts

Migas
Bomberai

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026
anak
Bomberai

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026
Pemerhati anti korupsi di Tanah Papua, Yan C. Warinussy  - Jubi/IST
Bomberai

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026
fakfak
Bomberai

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026
fakfak
Bomberai

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026
BP Indonesia
Bomberai

BP Indonesia klaim telah sosialisasi eksplorasi seismik di Teluk Arguni

February 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara